Gubernur DIY Sultan HB X Izinkan Shalat Idul Fitri Berjemaah, Digelar di Alun-alun Selatan

Kompas.com - 25/04/2022, 16:10 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X (HB X) mengizinkan warganya menggelar shalat Idul Fitri berjemaah pada tahun ini.

Izin diberikan karena saat ini DIY diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

"Untuk Shalat Id ya boleh berjemaah saja, karena kita di level 2 ketentuan-ketentuan itu makin sedikit," kata HB X saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Senin (25/4/2022).

Baca juga: Sultan HB X soal Mudik Lebaran: Lebih Awal Lebih Baik

Pemerintah Provinsi DIY juga menggelar Shalat Idul Fitri berjemaah pada tahun ini.

Namun, lokasinya tidak berlangsung di Alun-alun Utara Yogyakarta seperti yang berlangsung pada tahun -tahun sebelumnya.

Pada tahun ini, Shalat Idul Fitri berjemaah akan berlangsung di Alun-alun Selatan Yogyakarta.

Walau shalat berjemaah diperbolehkan, Sultan tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Hanya kesadaran kita bagaimana tetap menggunakan masker sama prokes dijalankan itu saja," kata dia.

"Kami tidak bisa membatasi begini-begini dengan level 2 enggak bisa," imbuhnya.

Baca juga: Tak Mau Lepas Tanah Kasultanan untuk Tol, HB X: Pakai Saja seperti UGM

Sultan berharap dengan menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas ibadah, setelah libur Lebaran tidak terjadi peningkatan kasus penularan Covid-19.

"Kesadaran itu biasa dilakukan warga masyarakat sendiri karena sudah level 2. Semoga tidak naik lagi," tutur dia.

Sementara itu Takmir Masjid Masjid Gede Kauman Azman Latif mengatakan Shalat Idul Fitri dilakukan di halaman masjid.

Pasalnya, Alun-alun Utara Yogyakarta sedang direnovasi.

"Kemarin PHBI juga sudah mengirim surat, untuk pinjam. Tetapi karena ada renovasi tidak diizinkan," kata dia.

Baca juga: Warga Solo Sudah Boleh Gelar Shalat Id di Masjid, Lapangan, dan Jalan Umum

Karena shalat digelar di pelataran masjid, tidak ada pembatasan jumlah jemaah.

"Sekarang tidak bisa membatasi. Tapi, kami tetap mengupayakan menerapkan prokes," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER YOGYAKARTA] Nama Anggota Bawaslu dan PNS Dicatut Parpol | Kuda Andong Lepas Kendali karena Kaget Dengar Klakson

[POPULER YOGYAKARTA] Nama Anggota Bawaslu dan PNS Dicatut Parpol | Kuda Andong Lepas Kendali karena Kaget Dengar Klakson

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 20 Agustus 2022: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 20 Agustus 2022: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
3 Parpol Ajukan Sengketa ke Bawaslu, KPU: Kami Belum Mengeluarkan Keputusan

3 Parpol Ajukan Sengketa ke Bawaslu, KPU: Kami Belum Mengeluarkan Keputusan

Yogyakarta
KPU dan Pemerintah DIY Tandatangani Nota Kesepahaman Pemilu Pastikan Pelajar Tidak Kehilangan Hak Suara

KPU dan Pemerintah DIY Tandatangani Nota Kesepahaman Pemilu Pastikan Pelajar Tidak Kehilangan Hak Suara

Yogyakarta
Menabrak Kereta Api di Yogyakarta, Orang yang Belum Diketahui Identitasnya Tewas

Menabrak Kereta Api di Yogyakarta, Orang yang Belum Diketahui Identitasnya Tewas

Yogyakarta
Bank Sampah di Kulon Progo ini Suplai Plastik Kresek untuk Bikin Aspal

Bank Sampah di Kulon Progo ini Suplai Plastik Kresek untuk Bikin Aspal

Yogyakarta
Terbanyak untuk Honor, Perkiraan Anggaran Pilkada 2024 Gunungkidul Naik 2 Kali Lipat Dibandingkan 2020

Terbanyak untuk Honor, Perkiraan Anggaran Pilkada 2024 Gunungkidul Naik 2 Kali Lipat Dibandingkan 2020

Yogyakarta
2 Nama Anggota Bawaslu dan 1 PNS di Bantul Dicatut Parpol, Ketua KPU RI Klaim Sipol Berjalan Efektif

2 Nama Anggota Bawaslu dan 1 PNS di Bantul Dicatut Parpol, Ketua KPU RI Klaim Sipol Berjalan Efektif

Yogyakarta
Video Viral Andong Lepas Kendali karena Kaget Dengar Klakson Bus

Video Viral Andong Lepas Kendali karena Kaget Dengar Klakson Bus

Yogyakarta
[POPULER YOGYAKARTA] Kepsek dan Guru Disanksi Buntut Kasus Siswi Diduga Dipaksa Berjilbab | Kisah Lagu 'Ojo Dibandingke'

[POPULER YOGYAKARTA] Kepsek dan Guru Disanksi Buntut Kasus Siswi Diduga Dipaksa Berjilbab | Kisah Lagu "Ojo Dibandingke"

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 19 Agustus 2022: Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 19 Agustus 2022: Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Warga Bantul Olah Sampah Plastik Jadi Bahan Bangunan

Warga Bantul Olah Sampah Plastik Jadi Bahan Bangunan

Yogyakarta
12 Anak dari SSB Baturetno Bantul Wakili Indonesia Berlaga di Kuala Lumpur Cup Malaysia

12 Anak dari SSB Baturetno Bantul Wakili Indonesia Berlaga di Kuala Lumpur Cup Malaysia

Yogyakarta
Kisah di Balik Lagu 'Ojo Dibandingke', Ternyata Terinspirasi dari Kejadian Nyata Getirnya Asmara

Kisah di Balik Lagu "Ojo Dibandingke", Ternyata Terinspirasi dari Kejadian Nyata Getirnya Asmara

Yogyakarta
Air Sungai di Kota Yogyakarta Tercemar E-coli, Ini Dampaknya bagi Warga

Air Sungai di Kota Yogyakarta Tercemar E-coli, Ini Dampaknya bagi Warga

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.