Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Fakta Menarik Gunungkidul, Ada Kuliner Ekstrem Belalang Goreng hingga Mitos Pulung Gantung

Kompas.com - 14/02/2022, 13:52 WIB
Puspasari Setyaningrum

Penulis

KOMPAS.com - Gunungkidul adalah salah satu kabupaten yang terletak di bagian timur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pusat pemerintahan Kabupaten Gunungkidul berada di Kapanewon Wonosari.

Baca juga: Gunungkidul PPKM Level 3, Sejumlah Pembatasan Kembali Diterapkan

Asal nama Gunungkidul berasal dari bahasa Jawa karena wilayahnya berada di jajaran Gunung Sewu sebelah selatan (kidul).

Gunungkidul dikenal karena daerahnya yang tandus dan sering mengalami kekeringan di musim kemarau.

Baca juga: [POPULER YOGYAKARTA] Ganjar Minta Maaf ke Warga Wadas | 12 Warga Gunungkidul Positif Antraks

Walau begitu, daerah ini menyimpan berbagai fakta menarik yang bisa Anda simak.

1. Wilayahnya adalah Dasar Laut yang Terangkat

Gunung Sewu merupakan wilayah karst berupa perbukitan kapur yang membentang di tiga kabupaten di Jawa Timur, Yogyakarta, hingga Jawa Tengah.

Baca juga: 5 Pantai Tersembunyi di Gunungkidul dengan Keindahan yang Menawan

Perbukitan kapur ini membentang dari Kabupaten Gunungkidul, Wonogiri, hingga Pacitan.

Dari berbagai penelitian diamati bahwa kenampakan pegunungan kapur ini merupakan hasil pengangkatan dasar laut yang terjadi jutaan tahun lalu.

Menurut van Bemmelen dalam Husein, dkk (2007) pengangkatan di bagian pegunungan
selatan Jawa terjadi pada zaman Pleistosen atau sekitar 1,8 juta tahun yang lalu.

Bukti yang mendukung teori ini antara lain ditemukannya berbagai fosil binatang laut purba di batuan pada daerah perbukitan.

2. Pernah Dihuni Manusia Purba

Temuan para arkeolog membuktikan bahwa kawasan Gunungkidul diperkirakan telah dihuni oleh manusia (Homo sapiens) sejak 700 ribu tahun lalu.

Petunjuk adanya kehidupan manusia ditemukan pada beberapa gua dan ceruk di perbukitan karst Gunungkidul, terutama di Kecamatan Ponjong.

Kedatangan manusia di Gunungkidul diperkirakan ada sejak zaman Pleistosen di mana saat itu sebagian dataran rendah Yogyakarta masih digenangi air.

3. Daerah Tandus dan Sulit Air

Pada pertengahan tahun 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat 99.559 jiwa warga terdampak kekeringan.

Setiap tahun berbagai daerah di Gunungkidul memang rutin mendapat bantuan air bersih dengan menggunakan tangki air.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Untung Cahyono, Khatib yang Bahas Kecurangan Pemilu Saat Shalat Id, Minta Maaf

Untung Cahyono, Khatib yang Bahas Kecurangan Pemilu Saat Shalat Id, Minta Maaf

Yogyakarta
KAI Communter Catat Volume Penumpang dari Solo Menuju Yogya Capai 11.000 Per Hari Selama Libur Lebaran

KAI Communter Catat Volume Penumpang dari Solo Menuju Yogya Capai 11.000 Per Hari Selama Libur Lebaran

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 13 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Yogyakarta Capai 80 Persen

Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Yogyakarta Capai 80 Persen

Yogyakarta
Cerita Edik Marpada Mudik dengan Sepeda, Gowes 700 Km dari Cikarang ke Kulon Progo

Cerita Edik Marpada Mudik dengan Sepeda, Gowes 700 Km dari Cikarang ke Kulon Progo

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 12 April 2024, dan Besok : Malam Hujan Ringan

Yogyakarta
Hari Kedua Lebaran, 15.000 Wisatawan Kunjungi Candi Prambanan

Hari Kedua Lebaran, 15.000 Wisatawan Kunjungi Candi Prambanan

Yogyakarta
Libur Lebaran, Jip Wisata Lava Tour Lereng Merapi 'Diserbu' Wisatawan

Libur Lebaran, Jip Wisata Lava Tour Lereng Merapi "Diserbu" Wisatawan

Yogyakarta
Balon Udara Meledak di 2 Lokasi di Magelang, Suara seperti Bom, Rumah Rusak

Balon Udara Meledak di 2 Lokasi di Magelang, Suara seperti Bom, Rumah Rusak

Yogyakarta
Sama-sama Mabuk dan Berkelahi, Kuping Pemuda di Yogyakarta Sobek Dibacok Celurit

Sama-sama Mabuk dan Berkelahi, Kuping Pemuda di Yogyakarta Sobek Dibacok Celurit

Yogyakarta
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Opak Bantul

Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Opak Bantul

Yogyakarta
Mengaku Diusir Anak, Ibu Asal Temanggung Kehabisan Ongkos Saat Menuju Karanganyar

Mengaku Diusir Anak, Ibu Asal Temanggung Kehabisan Ongkos Saat Menuju Karanganyar

Yogyakarta
Volume Terbesar, Besok 150.000 Kendaraan Masuk Kota Yogyakarta

Volume Terbesar, Besok 150.000 Kendaraan Masuk Kota Yogyakarta

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com