Kompas.com - 29/12/2021, 13:48 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seorang anggota polisi di Polres Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diberhentikan secara tidak hormat karena mangkir dari tugas untuk berbisnis.

Wakapolres Gunungkidul, Kompol Widya Mustikaningrum menyampaikan, anggota polisi itu berinisial A, berpangkat Aipda dan bertugas di salah satu Polsek di bawah jajaran Polres Gunungkidul.

Aipda A diberhentikan secara tidak hormat dalam upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) pada 7 Desember 2021 lalu.

Saat itu, Aipda A sudah bolos berbulan-bulan. Yaitu sejak 1 Juni sampai Oktober 2021.

Baca juga: Kopral Dua DA Penabrak Sejoli Nagreg Asli Gunungkidul, Dukuh: Panther Hitam Beberapa Kali Dibawa

Widya mengatakan, anggota polisi yang meninggalkan tugas selama 30 hari berturut-turut sudah bisa disanksi dengan pemberhatian secara tidak hormat. 

Menurutnya, selama mangkir dari tugas, Aipda A menjadi sulit dihubungi. Keluarganya juga ditelantarkan.

"Tidak masuk dinas, dihubungi melalui Whatsapp tidak mau menjawab. Hanya sekali sebulan itu pun tidak tentu komunikasi dengan orangtuanya, dan keluarga ditelantarkan," kata Widya saat ditemui di Wonosari, Rabu (29/12/2021).

Dijelaskannya, Aipda A merupakan salah satu pejabat di Polsek. Dia tidak memiliki riwayat kriminal atapun catatan kepolisian yang lainnya.

Baca juga: Sudah 6 Hari Nihil Kasus Baru Covid-19 di Gunungkidul, Kasus Aktif Tinggal 2

Sebelum diputuskan PTDH terhadap anggota polisi itu, pihaknya terlebih dahulu melakukan sidang disiplin sebanyak dua kali dan dilanjutkan dengan sidang kode etik.

"Untuk menghindari yang bersangkutan mencemarkan nama baik Polri, maka setelah melalui sidang disiplin dua kali, kemudian kami akhiri dengan sidang kode etik, maka diputuskan PTDH," kata Widya.

Widya mengatakan, sampai saat ini tidak diketahui keberadaan Aipda A karena terus berpindah lokasi.

 

Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah menyampaikan, pada tahun 2021 terdapat lima orang yang melanggar disiplin. Angka itu naik dari tahun sebelumnya yang hanya tiga orang.

Sedangkan yang melanggar kode etik profesi pada tahun 2021 hanya satu kasus. Angka ini turun dari tahun sebelumnya yang mencapai empat kasus.

"Pelanggaran kode etik profesi Polri tahun 2021 ini sebanyak satu kasus, turun 75 persen dari tahun sebelumnya empat kasus," kata Aditya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Peringati HUT- 77 RI, Sirine EWS di Lereng Merapi Akan Dibunyikan Serentak Pukul 10.00 WIB

Peringati HUT- 77 RI, Sirine EWS di Lereng Merapi Akan Dibunyikan Serentak Pukul 10.00 WIB

Yogyakarta
Kabel Puluhan Meter Dicuri dari Penggilingan Batu, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kabel Puluhan Meter Dicuri dari Penggilingan Batu, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Yogyakarta
Ghania Taufiqa Salma Wibowo, Paskibraka dari DI Yogyakarta Ingin Masuk Akpol Setelah Lulus Sekolah

Ghania Taufiqa Salma Wibowo, Paskibraka dari DI Yogyakarta Ingin Masuk Akpol Setelah Lulus Sekolah

Yogyakarta
Ghania, Perwakilan Paskibraka dari DI Yogyakarta, Ingin Jadi Pembawa Baki Bendera pada Upacara 17 Agustus di Istana Negara

Ghania, Perwakilan Paskibraka dari DI Yogyakarta, Ingin Jadi Pembawa Baki Bendera pada Upacara 17 Agustus di Istana Negara

Yogyakarta
HUT RI Ke-77, Puluhan Petani Lereng Merbabu Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Sawah

HUT RI Ke-77, Puluhan Petani Lereng Merbabu Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Sawah

Yogyakarta
Menyongsong HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berukuran Besar Dikibarkan di Bukit Klangon Sleman

Menyongsong HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berukuran Besar Dikibarkan di Bukit Klangon Sleman

Yogyakarta
Jogja International Heritage Festival Digelar pada 22 Agustus, Ini Tema yang Diusung

Jogja International Heritage Festival Digelar pada 22 Agustus, Ini Tema yang Diusung

Yogyakarta
Ini Alasan Bupati Pecat Oknum Dokter di Gunungkidul yang Selingkuh

Ini Alasan Bupati Pecat Oknum Dokter di Gunungkidul yang Selingkuh

Yogyakarta
Bupati Gunungkidul Pecat Oknum Dokter yang Tertangkap Warga Selingkuh

Bupati Gunungkidul Pecat Oknum Dokter yang Tertangkap Warga Selingkuh

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 16 Agustus 2022: Siang Hingga Sore Hujan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 16 Agustus 2022: Siang Hingga Sore Hujan

Yogyakarta
“Ilustrasiana Goes to Yogya”, Pameran Karya Seni yang Mengutamakan Kegembiraan

“Ilustrasiana Goes to Yogya”, Pameran Karya Seni yang Mengutamakan Kegembiraan

Yogyakarta
Kerangka Manusia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Gunungkidul

Kerangka Manusia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Gunungkidul

Yogyakarta
ORI Sarankan Pembagian Kelas di Sekolah di DIY Berperspektif Kebhinekaan

ORI Sarankan Pembagian Kelas di Sekolah di DIY Berperspektif Kebhinekaan

Yogyakarta
Perbaiki SD Negeri yang Terbakar, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran Rp 1,76 Miliar

Perbaiki SD Negeri yang Terbakar, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran Rp 1,76 Miliar

Yogyakarta
Jelang 17 Agustus, Hasil Karya Warga Binaan Lapas di Seluruh DIY Dipamerkan

Jelang 17 Agustus, Hasil Karya Warga Binaan Lapas di Seluruh DIY Dipamerkan

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.