Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Kota Yogyakarta Bayar Denda Buang Sampah Pakai Uang Koin Tabungannya

Kompas.com - 13/09/2023, 13:44 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Khairina

Tim Redaksi

 

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta melakukan sidang terhadap 8 warga yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) membuang sampah sembarangan. OTT dilakukan oleh pihak Satpol PP Kota Yogyakarta.

Sidang dipimpin oleh Hakim Tunggal Partono ini memberikan putusan denda kepada 8 terdakwa sebesar Rp 50.000.

Menariknya salah satu terdakwa yakni Hartinah (66) warga Jalan Glagahsari, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta membayar denda dengan uang koin yang disimpan pada sebuah toples berukuran kecil.

Baca juga: Sukses Kelola Sampah, Banyumas Jadi Tuan Rumah Smart Green ASEAN Cities UNCDF

Hartinah mengatakan bahwa uang yang disimpan pada sebuah toples tersebut merupakan uang tabungan hasil berjualan makanan ringan dan mainan anak-anak di sekolah-sekolah.

“Ini tabungan 2 bulan, kan kalau jualan enggak mesti laku. Jualan mainan anak sama jualan cilok, cilor,” katanya saat ditemui di PN Yogyakarta, Rabu (13/9/2023).

“Uang ini hasil dari sisa dagang, kalau sisa Rp 3 ribu saya masukkan ke toples,” kata dia.

Saat dihitung tabungan yang dia bawa sebanyak Rp 80 ribu, dan digunakan sebanyak Rp 50 ribu untuk membayar denda.

“Sisa Rp 30.000 ini untuk beli beras, kan hari ini saya enggak jualan,” ucapnya.

Ia diketahui membuang sampah oleh Satpol PP di Jalan Gajah, Kota Yogyakarta. Dia mengaku bahwa dia membuang sampah di sekitar jalan tersebut karena ikut-ikutan dengan warga lainnya.

“Ikut-ikutan karena kan sudah banyak tumpukan. Ada tulisan larangan buang sampah di situ,” kata dia.

Baca juga: Muncul Spanduk Berisi Ancaman Sanksi Bagi Pembuang Sampah Sembarangan di Yogyakarta

Sementara itu Hakim Tunggal Partono saat sidang mengatakan bahwa sanksi yang diberikan kepada 8 pelanggar Perda no 10 tahun 2012 ini bukanlah fokus dalam besarannya. Tetapi diharapkan setelah diberikannya sanksi membuat efek jera kepada oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

“Yang terpenting bukan denda kalau saya, yang penting itu bagi saya adalah Bapak Ibu tidak mengulangi lagi,” kata dia.

Dalam amar putusannya Hakim Tunggal Partono memberikan denda dengan besaran yang sama kepada 8 terdakwa yang mengikuti sidang kali ini.

“Terbukti melakukan tindak pidana membuang sampah di tempat yang bukan peruntukannya. Dijatuhkan pidana dengan pidana denda masing-masing sebesar Rp 50 ribu, apabila tidak membayar maka diganti pidana penjara selama 3 bulan,” kata Hakim dalam putusannya.

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ditemukan Selamat, 2 Nelayan Gunungkidul Disambut Tangis Haru Keluarga

Ditemukan Selamat, 2 Nelayan Gunungkidul Disambut Tangis Haru Keluarga

Yogyakarta
Hilang 2 Hari, Nelayan Ditemukan Terombang-ambing karena Mesin Kapal Rusak

Hilang 2 Hari, Nelayan Ditemukan Terombang-ambing karena Mesin Kapal Rusak

Yogyakarta
Kapal Karam, Nelayan di Gunungkidul Kirim Video kepada Petugas Minta Pertolongan

Kapal Karam, Nelayan di Gunungkidul Kirim Video kepada Petugas Minta Pertolongan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Pagi hingga Siang Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Pagi hingga Siang Cerah Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Dua Nelayan Hilang Kontak di Perairan Gunungkidul, Hasil Pencarian Masih Nihil

Dua Nelayan Hilang Kontak di Perairan Gunungkidul, Hasil Pencarian Masih Nihil

Yogyakarta
Tolak Larangan Study Tour, PHRI DIY: Awasi Kelayakan Kendaraan

Tolak Larangan Study Tour, PHRI DIY: Awasi Kelayakan Kendaraan

Yogyakarta
Jokowi Diminta Tetap Berpolitik Usai Tidak Jadi Presiden, Projo: Rakyat Masih Butuh Bapak

Jokowi Diminta Tetap Berpolitik Usai Tidak Jadi Presiden, Projo: Rakyat Masih Butuh Bapak

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok : Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok : Malam Cerah Berawan

Yogyakarta
Bantul dan Yogyakarta Kerja Sama Olah Sampah, Sultan: Semoga UMKM Tumbuh

Bantul dan Yogyakarta Kerja Sama Olah Sampah, Sultan: Semoga UMKM Tumbuh

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok :Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok :Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Mahasiswa FH UGM Hendak Tabrak Mahasiswa Lain Pakai Mobil, Ini Penyebabnya

Mahasiswa FH UGM Hendak Tabrak Mahasiswa Lain Pakai Mobil, Ini Penyebabnya

Yogyakarta
Duet Kustini-Danang di Pilkada Sleman Masih Terbuka, meski Sama-sama Daftar Bakal Calon Bupati

Duet Kustini-Danang di Pilkada Sleman Masih Terbuka, meski Sama-sama Daftar Bakal Calon Bupati

Yogyakarta
Pemkot Yogyakarta Bakal Kirim Sampah ke Bantul untuk Diolah

Pemkot Yogyakarta Bakal Kirim Sampah ke Bantul untuk Diolah

Yogyakarta
Kantornya Digeruduk Warga Gara-gara Penumpukan Sampah, Ini Respons DLH Yogyakarta

Kantornya Digeruduk Warga Gara-gara Penumpukan Sampah, Ini Respons DLH Yogyakarta

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com