Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mahasiswa FH UGM Hendak Tabrak Mahasiswa Lain Pakai Mobil, Ini Penyebabnya

Kompas.com - 18/05/2024, 04:27 WIB
Wijaya Kusuma,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Ramai di media sosial, seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) hendak menabrak mahasiswa lainya dengan mobilnya. 

Kapolsek Bulaksumur AKP Ngadi menjelaskan insiden mahasiswa mengejar mahasiswa lain dengan mengendarai mobil tersebut terjadi pada Kamis (17/05/2024) sore.

"Anaknya agak depresi terus tadi koordinasi dengan orangtuanya. Terus kita serahkan orang tuanya untuk berobat," ungkapnya, Jumat (17/5/2024). 

Kondisi riwayat kejiwaan mahasiswa tersebut diketahui berdasarkan keterangan dari orang tuanya.

"Nggih depresi. Orang tuanya juga mengatakan seperti itu, jadi kita serahkan ke orang tuanya untuk dilakukan pengobatan," tandasnya.

Ngadi menuturkan dari insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

"Tidak ada korban yang merasa sakit atau dirugikan atau apa, enggak ada," tuturnya.

Baca juga: Sopir Diduga Ngantuk, Bus Tabrak 2 Pejalan Kaki hingga Tewas di Toba

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Hukum UGM, Jaka Triyana membenarkan hal tersebut terjadi di kampusnya. Dia juga menyebut bahwa mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Hukum UGM.

"Ya, di dalam lingkungan itu tetapi tidak ugal-ugalan itu enggak. Wong itu jaraknya cuma sekitar 50 meter," ujar Wakil Dekan Fakultas Hukum UGM Jaka Triyana, Jumat (17/05/2024).

Meski tidak menjelaskan kronologisnya secara gamblang, Jaka menegaskan jika insiden tersebut hanyalah miskomunikasi.

"Jadi kalau dari sisi kronologi memang itu ada beberapa insiden sebelumnya yang memang ini kita hati-hati, yang terjadi itu adalah miskomunikasi. Sehingga terjadi halusinasi sehingga kejadian-kejadiannya seperti ini," urainya.

Baca juga: Honda Civic Berkecepatan Tinggi Tabrak Rumah di Kota Batu, Pengemudi Perempuan Tewas

Diungkapkan Jaka, mahasiswa tersebut hendak menabrak sesama mahasiswa Fakultas Hukum lainnya.  Saat insiden terjadi, mahasiswa tersebut tidak dalam pengaruh minuman keras.

"Dalam bahasa kami adalah yang bersangkutan sedang dalam kondisi kurang mampu bertanggungjawab sehingga terjadi insiden-insiden semacam ini. Kami juga sebagai orangtuanya itu berusaha secara objektif dan menjaga semuanya," bebernya.

Dikatakan Jaka, insiden tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa ataupun korban luka. Pihaknya pun sudah mengambil langkah-langkah yang memang dirasa perlu untuk mendinginkan, menormalisasi suasana.

"Koordinasi dan kerja sama dengan orang tua juga, kami lakukan internal kami juga melakukan langkah - langkah agar nanti tidak terulang lagi," bebernya.

Jaka menyampaikan peristiwa tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kami selesaikan secara kekeluargaan, dengan melihat sisi objektif dari kejadian dan kami berorientasi untuk kepentingan terbaik dari anak-anak kami ke depannya," tuturnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mengamuk, Sapi Jantan di Klaten Ditenangkan dengan Sapi Betina

Mengamuk, Sapi Jantan di Klaten Ditenangkan dengan Sapi Betina

Yogyakarta
Variasi Olahan Daging Kurban, Warga Gunungkidul Serbu Penggilingan Daging

Variasi Olahan Daging Kurban, Warga Gunungkidul Serbu Penggilingan Daging

Yogyakarta
Rumah Terdampak Tambang Urug di Gunungkidul Tidak Direlokasi

Rumah Terdampak Tambang Urug di Gunungkidul Tidak Direlokasi

Yogyakarta
Keraton Yogyakarta Gelar Grebeg Besar Peringati Idul Adha, Warga 'Nyandhong' Gunungan

Keraton Yogyakarta Gelar Grebeg Besar Peringati Idul Adha, Warga "Nyandhong" Gunungan

Yogyakarta
Anggota DPRD Terpilih Asal Papua Meninggal Dunia Setelah Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta

Anggota DPRD Terpilih Asal Papua Meninggal Dunia Setelah Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta

Yogyakarta
Cerita Pemilik Rumah Terdampak Tambang Urug Tol Gunungkidul, Diliputi Rasa Waswas

Cerita Pemilik Rumah Terdampak Tambang Urug Tol Gunungkidul, Diliputi Rasa Waswas

Yogyakarta
Viral, Video Tambang Mepet Rumah Warga di Gunungkidul, Dikeruk untuk Tol

Viral, Video Tambang Mepet Rumah Warga di Gunungkidul, Dikeruk untuk Tol

Yogyakarta
Kronologi Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Truk di Tol Pemalang-Batang, 2 Tewas

Kronologi Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Truk di Tol Pemalang-Batang, 2 Tewas

Yogyakarta
Sapi dari Presiden Jokowi Dibagikan untuk 515 Keluarga di 5 Dusun Kulon Progo

Sapi dari Presiden Jokowi Dibagikan untuk 515 Keluarga di 5 Dusun Kulon Progo

Yogyakarta
Terjerat Tali, Sapi untuk Kurban Malah Mati di Gunungkidul

Terjerat Tali, Sapi untuk Kurban Malah Mati di Gunungkidul

Yogyakarta
Geram: Pemain Judi 'Online' Sama dengan Pemakai Narkoba

Geram: Pemain Judi "Online" Sama dengan Pemakai Narkoba

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Polisi Masih Periksa 3 Orang Pemilik Puluhan Kendaraan Bodong di Pati

Polisi Masih Periksa 3 Orang Pemilik Puluhan Kendaraan Bodong di Pati

Yogyakarta
Sapi Kurban di Gunungkidul Lari 20 Km Keluar Masuk Gang, Butuh 3 Jam untuk Menangkap

Sapi Kurban di Gunungkidul Lari 20 Km Keluar Masuk Gang, Butuh 3 Jam untuk Menangkap

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com