Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kronologi Paskibra Kapanewon Gedangsari Meninggal Usai Latihan, Sempat Makan Mi Ayam dan Tetap Diberi Penghargaan

Kompas.com - 11/08/2023, 17:21 WIB
Maya Citra Rosa

Editor

KOMPAS.com - Siswi SMKN 2 Gedangsari bernama Tang Aulia Delfi Safitri (16) meninggal dunia usai latihan sebagai anggota pasukan pengibar bendera (paskibra) Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Rabu (9/8/2023).

"Iya pagi (Rabu 9 Agustus 2023) ikut latihan dan sore hari di rumahnya sakit mendadak dan meninggal dunia," kata Kapolsek Gedangsari AKP Suryanto, saat dihubungi melalui telepon, pada Kamis (10/8/2023).

Kronologi

AKP Suryanto mengatakan, Aulia merupakan siswi kelas XI SMKN 2 Gedangsari yang sudah menjadi anggota Paskibra Kapanewon Gedangsari selama dua tahun terakhir.

Baca juga: Anggota Paskibra Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul, Meninggal Dunia Setelah Latihan

Tahun lalu berjalan sukses dan lancar. Setiap hari, puluhan anggota paskibra menjalani latihan, di lapangan Hargomulyo, Gedangsari dan selesai pukul 11.00 WIB.

"Tidak ada keluhan, saya juga kaget dan kehilangan," kata dia.

Sebelum dinyatakan meninggal, Aulia sempat menyantap mi ayam seusai latihan paskibra. Namun dia mengeluh pusing dan dibawa ke puskesmas terdekat.

Suripto (50) relawan desa menceritakan, TA awalnya biasa-biasa saja.
Dia pun masih mengikuti latihan paskibra di wilayah kabupaten Gunung Kidul.

TA merupakan remaja yang tinggal di wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Gunung Kidul.

TA pun sekolah di SMK Gedangsari, yang masuk wilayah Kabupaten Gunung Kidul.

"Kemarin itu masih mengikuti (Latihan) terus pulang jam 14.00 atau jam 15.00 WIB, terus main sama temannya, beli Mi Ayam, makan di situ," katanya dilansir dari TribunJateng.com.

Posisi tidak diganti dan tetap dapat penghargaan

Baca juga: Paskibra Meninggal Tidak Diganti dan Tetap Diberi Penghargaan

Panewu Gedangsari Eko Krisdiyanto mengatakan, pihaknya tidak akan mengganti posisi Aulia sebagai anggota paskibra.

Selain itu, keluarga tetap akan diberikan piagam penghargaan keikutsertaan dalam paskibra.

"Belum koordinasi dengan instruktur, karena kalau diganti waktunya sudah mepet, Selasa depan sudah gladi bersih," kata Panewu Gedangsari Eko Krisdiyanto saat dihubungi Kompas.com melalui telepon Jumat (10/8/2023).

Dikatakannya, meski anggota paskibra berkurang 1 orang, namun hal itu tidak akan mengganggu. Hingga kini, para anggota paskibra yang lain tetap latihan seperti biasa.

Para pelajar ini mengikuti latihan Paskibra di lapangan Hargomulyo, Gedangsari, sejak pukul 07.00 WIB sampai selesai pukul 11.00 WIB.

"Nanti pasukan 45 ada yang ditarik ke pasukan 17, jadi tidak masalah," kata dia.

Baca juga: Melihat Latihan Paskibra di Pulau Enggano, Kelengkapan Seadanya Tanpa Kepastian Seragam di Hari Kemerdekaan

Eko mengatakan, Tang Aulia Delfi Safitri (16) pelajar SMKN 2 Gedangsari akan diberikan piagam. Aulia juga sudah dua kali mengikuti paskibra di Kapanewon Gedangsari.

"Tetap kita buatkan piagam dan akan diserahkan pada pihak keluarganya nanti. Kemarin kami juga forum pimpinan kapanewon juga ke rumah duka," kata dia.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Makan Mi Ayam Setelah Latihan Paskibraka, Siswi SMK Asal Klaten Meninggal, Keluhkan Pusing

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

 Mengenal Hewan Raja Kaya dan Maknanya dalam Kehidupan Masyarakat Jawa

Mengenal Hewan Raja Kaya dan Maknanya dalam Kehidupan Masyarakat Jawa

Yogyakarta
Luncurkan Indonesia Heritage Agency, Nadiem: Jadikan Museum dan Cagar Budaya Tujuan Wisata Edukasi

Luncurkan Indonesia Heritage Agency, Nadiem: Jadikan Museum dan Cagar Budaya Tujuan Wisata Edukasi

Yogyakarta
Dipecat dan Tak Diberi Uang Layak, Pria di Kulon Progo Curi Rp 35 Juta Uang Kantor

Dipecat dan Tak Diberi Uang Layak, Pria di Kulon Progo Curi Rp 35 Juta Uang Kantor

Yogyakarta
Sleman Masih Kekurangan Ribuan Hewan Kurban untuk Idul Adha

Sleman Masih Kekurangan Ribuan Hewan Kurban untuk Idul Adha

Yogyakarta
Keluarga Jadi Korban Keracunan Massal di Gunungkidul, Adrian: Makan Mi dan Daging

Keluarga Jadi Korban Keracunan Massal di Gunungkidul, Adrian: Makan Mi dan Daging

Yogyakarta
Optimalisasi Pembenahan Museum dan Cagar Budaya Melalui Indonesia Heritage Agency

Optimalisasi Pembenahan Museum dan Cagar Budaya Melalui Indonesia Heritage Agency

Yogyakarta
Diare Massal di Gunungkidul, 89 Warga Diduga Keracunan Makanan di Acara 1.000 Hari Orang Meninggal

Diare Massal di Gunungkidul, 89 Warga Diduga Keracunan Makanan di Acara 1.000 Hari Orang Meninggal

Yogyakarta
Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Siapkan Layanan Wisata Malam, Ini Jadwal dan Perinciannya...

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Siapkan Layanan Wisata Malam, Ini Jadwal dan Perinciannya...

Yogyakarta
Pelajar di Sleman Dipukuli Saat Berangkat Sekolah, Polisi Sebut Pelaku Sudah Ditangkap

Pelajar di Sleman Dipukuli Saat Berangkat Sekolah, Polisi Sebut Pelaku Sudah Ditangkap

Yogyakarta
Wacana Pembongkaran Separator di Ring Road Yogyakarta Batal, Ini Alasannya

Wacana Pembongkaran Separator di Ring Road Yogyakarta Batal, Ini Alasannya

Yogyakarta
Mengenal Apa Itu Indonesia Heritage Agency yang Akan Diluncurkan Nadiem Makarim di Yogyakarta

Mengenal Apa Itu Indonesia Heritage Agency yang Akan Diluncurkan Nadiem Makarim di Yogyakarta

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 16 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 16 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 16 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 16 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Seorang Pemuda Kuras Tabungan Pensiunan Guru Senilai Rp 74,7 Juta, Modusnya Pura-pura Jadi Pegawai Bank

Seorang Pemuda Kuras Tabungan Pensiunan Guru Senilai Rp 74,7 Juta, Modusnya Pura-pura Jadi Pegawai Bank

Yogyakarta
Penyu Lekang Ditemukan Mati di Bantul, Diduga akibat Makan Sampah Plastik

Penyu Lekang Ditemukan Mati di Bantul, Diduga akibat Makan Sampah Plastik

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com