“Ilustrasiana Goes to Yogya”, Pameran Karya Seni yang Mengutamakan Kegembiraan

Kompas.com - 16/08/2022, 02:25 WIB

KOMPAS.com – Pameran ilustrasi dengan tajuk “Ilustrasiana Goes to Yogya” digelar mulai tanggal 13 hingga 21 Agustus 2022 di Bentara Budaya Yogyakarta dari pukul 10.00-21.00 WIB. 

Kebanyakan orang mengenal ilustrasi melalui sampul atau cover buku. Hal ini wajar, mengingat pada waktu tertentu ilustrasi identik dengan dunia percetakan, terutama buku.

Ketika dunia cetak masih dominan dan belum ada digitalisasi, maka saat itu ilustrasi menjadi salah satu bagian seni rupa yang langsung berhadapan dengan masyarakat umum.Berbeda dengan jenis seni rupa lain seperti lukisan atau patung yang hanya hadir di galeri-galeri, ilustrasi tidak berada di ruang elite seni rupa. Mungkin hanya seni grafis yang memiliki posisi yang sama dengan ilustrasi karena langsung berhadapan dengan masyarakat.

Membaca ilustrasi sama seperti teks dalam bentuk gambar, simbol, atau tanda. Namun dalam perkembangannya ilustrasi harus berhadapan dengan berbagai pesoalan. Salah satunya, perkembangan teknologi informasi yang kemudian secara dominan mampu mengusur dunia cetak. Meski begitu, di sisi lain perkembangan teknologi informasi juga menjadikan ilustrasi memiliki daya jelajah lebih dari sekadar pemahaman awal tentang ilustrasi.

Baca juga: Gelaran Fesbujaton, Cara Warga Jawa Tondano Lestarikan Seni Tradisi Leluhur

Kini babak baru ilustrasi di Indonesia tentu memiliki nuansa yang berbeda. Dalam hal ini lebih didominasi dengan keriuhan teknologi informasi. Namun ada satu pertanyaan penting yang harus dijawab yakni mampukah ilustrasi di Indonesia memiliki inovasi baru dan melewati keriuhan tersebut, serta tetap hadir dengan wajah baru.

Ilustrasiana Goes to Yogya

Yogyakarta merupakan kota ketiga yang disinggahi dalam rangkaian pameran “Ilustrasiana” ini. Sebelumnya pameran ini telah dilaksanakan di Bogor dan Bandung.

Yogya merupakan bagian penting dan tak terpisahkan dari Bentara Budaya. Maka dari itu pameran ilustrasi telah menempatkan Yogya sebagai titik utama sejak rencana pameran ini digulirkan.

Yogya telah melahirkan banyak ilustrator yang meletakkan pencapaian atau milestone dalam sejarah seni gambar atau ilustrasi. Keunikan Yogya bukan pada keberadaan lembaga pendidikan seni yang melahirkan banyak ilustrator akademis, tapi pendidikan-pendidikan nonformal yang digerakkan oleh masyarakat akar rumput.

Dari dulu hingga kini seni hidup dalam keseharian masyarakat Yogya membentuk lingkungan sosio-kultur yang organik. Dunia seni visual di Yogya juga telah mapan dalam tradisi. Selain itu juga berkembang dalam kehidupan multikultur dengan banyaknya pendatang yang belajar dan menetap di Yogya.

Dari manapun asalnya jika sudah lama tinggal dan berkarya, maka akan disebut seniman Yogya. Gelar ini kemudian menjadi identitas. Hal ini terjadi juga di kota-kota lain karena lingkungan kota membentuk manusianya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Murid SMAN 1 Wates Diduga Disekap karena Pertanyakan Seragam Sekolah, Banyak Pihak Berharap Berakhir Damai

Wali Murid SMAN 1 Wates Diduga Disekap karena Pertanyakan Seragam Sekolah, Banyak Pihak Berharap Berakhir Damai

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 6 Oktober 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 6 Oktober 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Sultan Minta Perdamaian Antar-suporter Sepak Bola Dibuktikan Nyata

Sultan Minta Perdamaian Antar-suporter Sepak Bola Dibuktikan Nyata

Yogyakarta
Haedar Nashir Minta Pemerintah Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Secara Objektif, Terbuka, dan Transparan

Haedar Nashir Minta Pemerintah Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Secara Objektif, Terbuka, dan Transparan

Yogyakarta
Mengenal Gamelan Sekaten Keraton Yogyakarta, Kyai Guntur Madu dan Kyai Nogo Wilogo

Mengenal Gamelan Sekaten Keraton Yogyakarta, Kyai Guntur Madu dan Kyai Nogo Wilogo

Yogyakarta
Sejarah Hari Jadi Kota Yogyakarta yang Diperingati Tiap Tanggal 7 Oktober

Sejarah Hari Jadi Kota Yogyakarta yang Diperingati Tiap Tanggal 7 Oktober

Yogyakarta
Polemik Seragam Sekolah di Kulon Progo, Kasatpol PP DIY: Tunggu Proses Hukum, Buktikan Saja

Polemik Seragam Sekolah di Kulon Progo, Kasatpol PP DIY: Tunggu Proses Hukum, Buktikan Saja

Yogyakarta
Pemkab Kulon Progo Bantah Ada Penyekapan Orangtua Murid di Kantor Satpol PP, Akui Tensi Tinggi

Pemkab Kulon Progo Bantah Ada Penyekapan Orangtua Murid di Kantor Satpol PP, Akui Tensi Tinggi

Yogyakarta
Muhammadiyah Luncurkan Universitas Siber, Haedar: Muhammadiyah Masuki Era Baru

Muhammadiyah Luncurkan Universitas Siber, Haedar: Muhammadiyah Masuki Era Baru

Yogyakarta
Pelajar Seruduk Ibu-ibu yang Sedang Belok, Korban Tewas di Rumah Sakit

Pelajar Seruduk Ibu-ibu yang Sedang Belok, Korban Tewas di Rumah Sakit

Yogyakarta
Damai di Bumi Mataram, Rivalitas DI Yogyakarta-Solo Melebur di Stadion Mandala Krida Doakan Korban Kanjuruhan Malang

Damai di Bumi Mataram, Rivalitas DI Yogyakarta-Solo Melebur di Stadion Mandala Krida Doakan Korban Kanjuruhan Malang

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 5 Oktober 2022: Pagi Berawan, Sore Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 5 Oktober 2022: Pagi Berawan, Sore Hujan Lebat

Yogyakarta
Kenalan lewat Medsos, Pemuda Asal Grobogan Bawa Kabur Motor Mahasiswi

Kenalan lewat Medsos, Pemuda Asal Grobogan Bawa Kabur Motor Mahasiswi

Yogyakarta
Erina Gudono Ungkap Awalnya Temanan Biasa dengan Kaesang, tapi Ternyata Cocok

Erina Gudono Ungkap Awalnya Temanan Biasa dengan Kaesang, tapi Ternyata Cocok

Yogyakarta
Erina Gudono Kenakan Batik dari Malioboro dan Sepatu Lokal Saat Jadi Moderator di UGM

Erina Gudono Kenakan Batik dari Malioboro dan Sepatu Lokal Saat Jadi Moderator di UGM

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.