Pemerintah DI Yogyakarta Manfaatkan Event G20 untuk Promosi Ekspor Pertanian

Kompas.com - 17/03/2022, 10:43 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menjadi salah satu lokasi perhelatan G20, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memanfaatkannya sebagai ajang promosi potensi ekspor pertanian.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, untuk menjadi tuan rumah pada G20 Indonesia harus menunggu cukup lama karena untuk menjadi tuan rumah harus bergiliran dengan negara-negara lainnya.

"Jadi tuan rumah harus bisa dimanfaatkan dengan baik karena kalau mau jadi tuan rumah lagi jaraknya jauh karenakan ini bergiliran," katanya Rabu (16/3/2022).

Baca juga: Sambut Baik G20, Kadin Solo Optimistis Dongkrak Ekonomi di Masa Pandemi

"Dimanfaatkan promosi ekspor maupun pariwisata," imbuh dia.

DI Yogyakarta memiliki beberapa potensi ekspor yang bisa bersaing dengan negara lain contohnya pertanian.

"Potensi di DIY ekspor pertanian menarik seperti gula semut salak cukup bagus," kata dia.

Tidak hanya dalam bidang pertanian saja potensi ekspor DIY. Yogyakarta yang dikenal memiliki potensi di ekonomi kreatif produknya juga dapat bersaing dengan negara lain.

"Kalau yang lain seperti souvenir, batik, pakaian jadi cukup baik ekrafnya," imbuh Aji.

Ia menambahkan, G20 di Yogyakarta dilaksanakan dengan blended atau campuran, ada delegasi yang datang langsung dan ada yang mengikuti melalui daring.

Baca juga: Menaker Minta Kadin Dukung Presidensi G20: Wadah Para Pengusaha Dorong Daya Saing

"Mengingat situasi yang ada sebagian delegasi hadir secara virtual. Yang hadir fisik 27 dari kapital masing-masing dan perwakilan asing di Jakarta," katanya.

Aji menyampaikan, kedatangan sebanyak 27 tamu di Yogyakarta sudah berjalan dengan lancar. Peserta yang datang berasal dadi anggota G20 maupun organisasi internasional yang berkantor di Indonesia.

Dia berujar, hari pertama ini G20 akan membahas bidang pendidikan. Pada Maret, ini digelar beberapa acara G20 yang membahas pendidikan, dan tenaga kerja.

"Hari ini di Ambarrukmo untuk pendidikan, lalu ada si Hotel Tentrem, dan Hyatt. Di bulan Marey ini ada 3 atau 4 membahas tenaga kerja, pendidikan, lainnya lali aku (lupa aku)," kata dia.

Dia menambahkan fokus dari G20 bidang pendidikan membicarakan tentang pelaksanaan pendidikan serta tukar menukar pengalaman di antara anggota G20.

"Total delegasi yang ikut G20 khusus pembahasan pendidikan sebanyak 200 orang," pungkas dia.

Baca juga: Tiga Isu Prioritas yang Diangkat Kemenkominfo pada DEWG G20

Sebelumnya, rangkaian pertemuan G20 akan mulai berlangsung di Kota Yogyakarta pada Rabu (16/3/2022).

Rencananya ada sekitar 200 delegasi yang bakal hadir untuk membahas sejumlah isu terkait pendidikan internasional.

Sekretaris Daerah (Sekda) Daerah Istimewa Yogyakarta Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, dalam pelaksanaan G20 ini dengan menggunakan sistem bubble. 

"Jadi pada intinya kan pemerintah itu sudah memeberikan izin untuk pelaksanaan G20 di Yogyakarta. Kan sudah diantisipasi pelaksanaannya itu dengan sistem bubble," kata dia, Selasa (15/3/2022).

Baca juga: Kick Off Meeting DEWG G20, Ini Tiga Isu Prioritas Digitalisasi yang Akan Dibahas

Aji menjelaskan sistem bubble adalah sistem yang membatasi aktivitas dari para peserta G20.Mereka juga akan diperiksa dengan swab PCR sebelum acara digelar.

Ia menyampaikan pada agenda pertama berlangsung di Hotel Ambarrukmo.

"Ini sudah pada hadir untuk pelaksanaannya penyelenggaranya. Kalau pesertanya hadirnya mungkin nanti malam," ujar dia.

Hyatt Regency Yogyakarta dan Hotel Tentrem Yogyakarta juga bakal jadi lokasi pertemuan internasional ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Peringati HUT- 77 RI, Sirine EWS di Lereng Merapi Akan Dibunyikan Serentak Pukul 10.00 WIB

Peringati HUT- 77 RI, Sirine EWS di Lereng Merapi Akan Dibunyikan Serentak Pukul 10.00 WIB

Yogyakarta
Kabel Puluhan Meter Dicuri dari Penggilingan Batu, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kabel Puluhan Meter Dicuri dari Penggilingan Batu, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Yogyakarta
Ghania Taufiqa Salma Wibowo, Paskibraka dari DI Yogyakarta Ingin Masuk Akpol Setelah Lulus Sekolah

Ghania Taufiqa Salma Wibowo, Paskibraka dari DI Yogyakarta Ingin Masuk Akpol Setelah Lulus Sekolah

Yogyakarta
Ghania, Perwakilan Paskibraka dari DI Yogyakarta, Ingin Jadi Pembawa Baki Bendera pada Upacara 17 Agustus di Istana Negara

Ghania, Perwakilan Paskibraka dari DI Yogyakarta, Ingin Jadi Pembawa Baki Bendera pada Upacara 17 Agustus di Istana Negara

Yogyakarta
HUT RI Ke-77, Puluhan Petani Lereng Merbabu Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Sawah

HUT RI Ke-77, Puluhan Petani Lereng Merbabu Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Sawah

Yogyakarta
Menyongsong HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berukuran Besar Dikibarkan di Bukit Klangon Sleman

Menyongsong HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berukuran Besar Dikibarkan di Bukit Klangon Sleman

Yogyakarta
Jogja International Heritage Festival Digelar pada 22 Agustus, Ini Tema yang Diusung

Jogja International Heritage Festival Digelar pada 22 Agustus, Ini Tema yang Diusung

Yogyakarta
Ini Alasan Bupati Pecat Oknum Dokter di Gunungkidul yang Selingkuh

Ini Alasan Bupati Pecat Oknum Dokter di Gunungkidul yang Selingkuh

Yogyakarta
Bupati Gunungkidul Pecat Oknum Dokter yang Tertangkap Warga Selingkuh

Bupati Gunungkidul Pecat Oknum Dokter yang Tertangkap Warga Selingkuh

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 16 Agustus 2022: Siang Hingga Sore Hujan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 16 Agustus 2022: Siang Hingga Sore Hujan

Yogyakarta
“Ilustrasiana Goes to Yogya”, Pameran Karya Seni yang Mengutamakan Kegembiraan

“Ilustrasiana Goes to Yogya”, Pameran Karya Seni yang Mengutamakan Kegembiraan

Yogyakarta
Kerangka Manusia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Gunungkidul

Kerangka Manusia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Gunungkidul

Yogyakarta
ORI Sarankan Pembagian Kelas di Sekolah di DIY Berperspektif Kebhinekaan

ORI Sarankan Pembagian Kelas di Sekolah di DIY Berperspektif Kebhinekaan

Yogyakarta
Perbaiki SD Negeri yang Terbakar, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran Rp 1,76 Miliar

Perbaiki SD Negeri yang Terbakar, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran Rp 1,76 Miliar

Yogyakarta
Jelang 17 Agustus, Hasil Karya Warga Binaan Lapas di Seluruh DIY Dipamerkan

Jelang 17 Agustus, Hasil Karya Warga Binaan Lapas di Seluruh DIY Dipamerkan

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.