Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Surat Wasiat Jadi Petunjuk Polisi Ungkap Mayat Bayi yang Dibuang Mahasiswi di Bantul

Kompas.com - 16/02/2022, 18:12 WIB
Markus Yuwono,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di DI Yogyakarta berinisial AU (21) tega membuang mayat bayi hasil hubungan gelapnya di sebuah serambi masjid di Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, pada 22 Januari 2022

Sepucuk surat yang pelaku tinggalkan, jadi petunjuk polisi menangkap AU.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula adanya temuan kardus yang diletakkan di serambi masjid.

Warga yang curiga lantas melaporkan penemuan ini ke pihak Kepolisian, dan setelah diperiksa di TKP di dalam kardus ditemukan orok berjenis kelamin perempuan berusia 5 bulan kandungan.

Baca juga: Wanita di Bantul Gugurkan Janin dalam Kandungannya dengan Minum Obat hingga 16 Butir

"Kami berkoordinasi dengan RS Bhayangkara untuk identifikasi bersama tim inafis," kata Ihsan, di Mapolres Bantul, pada Rabu (16/2/2022).

Dalam kardus ditemukan sepucuk surat wasiat dari pelaku menjadi petunjuk untuk pengungkapan awal.

"Jadi, dari sini pengungkapan awal. Karena terdapat surat wasiat kalau istilahnya," kata Ihsan.

Satreskrim Polres Bantul kemudian melakukan penyelidikan saat itu juga.

Berbekal surat yang ada di lokasi, petugas mengamankan AU di indekosnya di Tamantirto, Kasihan, Bantul, pukul 23.00 WIB atau tak lama setelah penemuan jenazah itu.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Remaja di Bantul Tewas Kecelakaan Sehari Sebelum Ulang Tahun

Remaja di Bantul Tewas Kecelakaan Sehari Sebelum Ulang Tahun

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Pantarlih Pilkada Bantul Kurang 229 Petugas

Pantarlih Pilkada Bantul Kurang 229 Petugas

Yogyakarta
Buat Onar di Gunungkidul, Pria Asal Yogyakarta Dikeroyok Warga

Buat Onar di Gunungkidul, Pria Asal Yogyakarta Dikeroyok Warga

Yogyakarta
SDN Nglarang Sleman Terdampak Tol Yogya-Solo, Pembangunan Gedung Baru Ditargetkan Selesai 6 Bulan

SDN Nglarang Sleman Terdampak Tol Yogya-Solo, Pembangunan Gedung Baru Ditargetkan Selesai 6 Bulan

Yogyakarta
Judi Online Makan Korban Lagi, Pemerintah Diminta Gerak Cepat

Judi Online Makan Korban Lagi, Pemerintah Diminta Gerak Cepat

Yogyakarta
Keributan di Depan Klinik Kecantikan Yogyakarta, Polisi Sebut Pelaku dan Korban Saling Kenal

Keributan di Depan Klinik Kecantikan Yogyakarta, Polisi Sebut Pelaku dan Korban Saling Kenal

Yogyakarta
Truk Terguling hingga Masuk Jurang di Bantul, Obat Nyamuk Bakar Berhamburan di Jalanan

Truk Terguling hingga Masuk Jurang di Bantul, Obat Nyamuk Bakar Berhamburan di Jalanan

Yogyakarta
Kemenlu Sebut 165 WNI Terancam Hukuman Mati, Terbanyak di Malaysia dengan Kasus Narkoba

Kemenlu Sebut 165 WNI Terancam Hukuman Mati, Terbanyak di Malaysia dengan Kasus Narkoba

Yogyakarta
Sakit Hati Difitnah Curi Ayam, Pria di Gunungkidul Bunuh Nenek Tetangganya Sendiri

Sakit Hati Difitnah Curi Ayam, Pria di Gunungkidul Bunuh Nenek Tetangganya Sendiri

Yogyakarta
Curi Sepeda Motor, Pria Asal Sukoharjo 'Didor' Polisi di Gunungkidul

Curi Sepeda Motor, Pria Asal Sukoharjo "Didor" Polisi di Gunungkidul

Yogyakarta
Pelaku Pembunuhan Nenek di Gunungkidul Ditangkap, Motif Sakit Hati Difitnah

Pelaku Pembunuhan Nenek di Gunungkidul Ditangkap, Motif Sakit Hati Difitnah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Diskominfo Pati Kesulitan Ubah Cap Negatif Sukolilo di Google Maps, Ini Alasannya

Diskominfo Pati Kesulitan Ubah Cap Negatif Sukolilo di Google Maps, Ini Alasannya

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com