Kompas.com - 06/02/2022, 18:53 WIB

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan, saksi mata melihat bus pariwisata yang naas, saat naik sempat tak kuat menanjak sebelum terjadinya kecelakaan.

"Keterangan dari saksi beberapa kita diperiksa, pada saat menanjak tidak kuat sehingga beberapa penumpang turun," kata Ihsan ditemui Bukit Bego, Padukuhan Kedungbueng, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (6/2/2022) petang.

"Kemudian setelah (bus) bisa naik kembali, penumpangnya naik.(hal itu) Saat (bus di) tanjakan, (saat) turunan kendaraan oleng," kata Ihsan.

Baca juga: Bus Pariwisata dari Solo Tabrak Tebing di Imogiri Bantul, Data Sementara 4 Orang Tewas

Namun demikian, pihaknya akan memeriksa dan olah TKP kasus peristiwa, termasuk cek rem, dan Uji KIR kendaraan.

Bus pariwisata ini mengangkut 40 orang warga Solo, Jawa Tengah, dari kawasan Kapanewon Dlingo diduga mau ke Pantai Parangtritis.

"Intinya kami masih melakukan olah TKP," kata Ihsan.

Baca juga: Kecelakaan di Bantul, Bus Pariwisata Remuk Setelah Tabrak Tebing di Imogiri, Puluhan Korban Dievakusi

Disinggung mengenai informasi 13 orang yang meninggal, pihaknya belum bisa memastikan.

"Laporan awal yang meninggal masih 4 orang, ini sementara ya kemungkinan masih bisa bertambah," kata dia.

Perlu diketahui jalur Imogiri-Dlingo merupakan tanjakan curam dan banyak tikungan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Penjual Sate Padang Mirip Penyanyi Anji

Viral Penjual Sate Padang Mirip Penyanyi Anji

Yogyakarta
Cerita Pahlawan Revolusi Kolonel Sugiyono yang Larang Keponakannya Jadi Tentara

Cerita Pahlawan Revolusi Kolonel Sugiyono yang Larang Keponakannya Jadi Tentara

Yogyakarta
Air Terjun Sri Gethuk di Gunung Kidul: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Air Terjun Sri Gethuk di Gunung Kidul: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Yogyakarta
Jadi Dosen di UGM, Prilly Latuconsina Mengaku Tak Dapat 'Privilege'

Jadi Dosen di UGM, Prilly Latuconsina Mengaku Tak Dapat "Privilege"

Yogyakarta
Melihat 'Lubang Buaya' Yogyakarta, Lokasi Ditemukannya Jenazah 2 Pahlawan Revolusi

Melihat "Lubang Buaya" Yogyakarta, Lokasi Ditemukannya Jenazah 2 Pahlawan Revolusi

Yogyakarta
Prilly Latuconsina Jadi Dosen di UGM, Mahasiswa Mengaku Dapat 'Insight' Baru

Prilly Latuconsina Jadi Dosen di UGM, Mahasiswa Mengaku Dapat "Insight" Baru

Yogyakarta
Belasan Kambing di Gunungkidul Mati Diserang Hewan Liar, Dinas Imbau Buat Kandang Panggung

Belasan Kambing di Gunungkidul Mati Diserang Hewan Liar, Dinas Imbau Buat Kandang Panggung

Yogyakarta
Awas Ratusan Nama Dicatut Parpol, Masyarakat Diminta Proaktif Cek Laman Info Pemilu, Ini Caranya

Awas Ratusan Nama Dicatut Parpol, Masyarakat Diminta Proaktif Cek Laman Info Pemilu, Ini Caranya

Yogyakarta
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Dam Kali Progo Yogyakarta

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Dam Kali Progo Yogyakarta

Yogyakarta
Tepergok Warga, Pencuri di Semarang Nekat Duel dan Tusuk Seorang Kadus, Ini Kronologinya

Tepergok Warga, Pencuri di Semarang Nekat Duel dan Tusuk Seorang Kadus, Ini Kronologinya

Yogyakarta
Ada Praktik Jual Seragam Sekolah hingga Untung Rp 10 Miliar, Sultan Tegaskan Begini

Ada Praktik Jual Seragam Sekolah hingga Untung Rp 10 Miliar, Sultan Tegaskan Begini

Yogyakarta
Sejarah Kelam ‘Lubang Buaya’ di Monumen Pahlawan Pancasila Yogyakarta

Sejarah Kelam ‘Lubang Buaya’ di Monumen Pahlawan Pancasila Yogyakarta

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 29 September 2022: Cerah dan Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 29 September 2022: Cerah dan Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Mengenal Rasulan, Tradisi Pasca Panen di Gunung Kidul

Mengenal Rasulan, Tradisi Pasca Panen di Gunung Kidul

Yogyakarta
Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto Minta Kepala Daerah di Yogyakarta Gebuk Mafia Tanah

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto Minta Kepala Daerah di Yogyakarta Gebuk Mafia Tanah

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.