Asal-usul Baturraden, dari Legenda Suta Pejaga Kuda Raja hingga Kebun Raya yang Diinisiasi oleh Megawati

Kompas.com - 09/03/2021, 13:53 WIB
Kondisi puncak Gunung Slamet melalui jalur pendakian Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jum'at (9/8/2019) sekitar pukul 12.30 WIB. Dokumentasi Perhutani KPH Banyumas TimurKondisi puncak Gunung Slamet melalui jalur pendakian Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jum'at (9/8/2019) sekitar pukul 12.30 WIB.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Baturaden adalah salah satu kebun raya yang ada di Pulau Jawa tepatnya di Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas.

Kebun raya Baturraden berada dekat dengan lokawisata Baturraden dan Bumi Perkemahan Baturraden yang sudah ada leih dahulu.

Dukutip dari lipi.go.id, pembangunan Kebun Raya Baturraden dirintis sejak tahun 2001.

Dijelaskan jika kebun raya di Baturraden tersebut adalah wujud inspirasi dari Megawati Soekarno Putri yang saat itu menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.

Baca juga: Syarat Masuk Wisata Baturraden Saat Libur Akhir Tahun, Apa Saja?

Kala itu sekitar tahun 2000, Megawati berkunjung untuk menutup acara Jambore Nasional di Baturraden.

Kepada Gubernur Jawa Tengah yang dijabat oleh H Mardiyanto, Megawati mengingatkan jika Jawa Tengah adalah satu-satunya provinsi di Pulau Jawa yang belum memiliki kebun raya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

AKhirnya Kebun Raya Baturraden pun mulai dirintis. Total keseluruhan Kebun Raya Baturraden seluas 143,5 hektar dan terletak di kawasa Wana Wisata Perum Perhutani.

Di kawasan tersebut terdapat perkebunan pinus, damar, rasamala, serta beberapa jenis rotan seperti sisipan.

Selain itu, Kebun Raya Baturraden juga telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi ex situ untuk flora pegunungan Jawa.

Baca juga: Banyumas Tak Lagi Zona Merah, Tempat Wisata Baturraden Kembali Dibuka

Legenda Suta penjaga kuda yang jatuh cinta pada putri raja

Salah satu wahana di Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa TengahKOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Salah satu wahana di Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
Nama Baturraden yang dikenal oleh masyarakat berasal dari sebuah legenda.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Tabrak Lari di Sleman yang Tewaskan Pengendara Motor Wanita

Kronologi Tabrak Lari di Sleman yang Tewaskan Pengendara Motor Wanita

Yogyakarta
Saat Aparat Polda Jabar dan DIY Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Sleman, Ini Temuan Polisi

Saat Aparat Polda Jabar dan DIY Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Sleman, Ini Temuan Polisi

Yogyakarta
Scoopy Ditabrak Pikap di Kulon Progo, 2 Orang Tewas, Polisi Ungkap Kronologinya

Scoopy Ditabrak Pikap di Kulon Progo, 2 Orang Tewas, Polisi Ungkap Kronologinya

Yogyakarta
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 Saat Libur Nataru di Jateng, Ini Langkah Ganjar Pranowo

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 Saat Libur Nataru di Jateng, Ini Langkah Ganjar Pranowo

Yogyakarta
Saat Akun YouTube Dalang Cilik Asal Yogyakarta Di-subscribe Sandiaga Uno…

Saat Akun YouTube Dalang Cilik Asal Yogyakarta Di-subscribe Sandiaga Uno…

Yogyakarta
Satpol PP DIY Sebut Ada Wisatawan yang Gunakan Jasa Ilegal untuk Lolos Penyekatan

Satpol PP DIY Sebut Ada Wisatawan yang Gunakan Jasa Ilegal untuk Lolos Penyekatan

Yogyakarta
Cerita Ibu Hamil 7 Bulan Asal Semarang Rela Antre sejak Pagi Ikut Tes CPNS di Salatiga

Cerita Ibu Hamil 7 Bulan Asal Semarang Rela Antre sejak Pagi Ikut Tes CPNS di Salatiga

Yogyakarta
Lewat “World Mosquito Program”, Profesor UGM Adi Utarini Masuk Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia 2021

Lewat “World Mosquito Program”, Profesor UGM Adi Utarini Masuk Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh di Dunia 2021

Yogyakarta
Wisatawan Tebing Breksi Sleman Banyak yang Putar Balik, Ini Penyebabnya

Wisatawan Tebing Breksi Sleman Banyak yang Putar Balik, Ini Penyebabnya

Yogyakarta
Uji Coba Buka Wisata Hutan Pinus Mangunan Bantul Temui Kendala, Ini Salah Satunya

Uji Coba Buka Wisata Hutan Pinus Mangunan Bantul Temui Kendala, Ini Salah Satunya

Yogyakarta
Sejarah Malioboro, Jalan yang Dihiasi Untaian Bunga

Sejarah Malioboro, Jalan yang Dihiasi Untaian Bunga

Yogyakarta
Miris, Warga Sleman Temukan Jasad Bayi di Kardus, Polisi: Diduga Baru Saja Dilahirkan

Miris, Warga Sleman Temukan Jasad Bayi di Kardus, Polisi: Diduga Baru Saja Dilahirkan

Yogyakarta
Ini Cara Warga Kampung Miliarder Sleman Habiskan Uang Miliaran Rupiah Hasil Ganti Rugi Tol Yogya-Bawen

Ini Cara Warga Kampung Miliarder Sleman Habiskan Uang Miliaran Rupiah Hasil Ganti Rugi Tol Yogya-Bawen

Yogyakarta
Cerita Warga Kampung Miliarder Sleman, Dulu Pontang-panting Cari Biaya Kuliah Anak, Kini Bisa Beli 3 Mobil

Cerita Warga Kampung Miliarder Sleman, Dulu Pontang-panting Cari Biaya Kuliah Anak, Kini Bisa Beli 3 Mobil

Yogyakarta
Gara-gara Saling Tatap, Siswa SMK di Kulon Progo Babak Belur Dianiaya 4 Orang, Ini Ceritanya

Gara-gara Saling Tatap, Siswa SMK di Kulon Progo Babak Belur Dianiaya 4 Orang, Ini Ceritanya

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.