Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Maju Independen di Pilkada Yogyakarta, Bakal Calon Harus Kantongi 27.000 Dukungan

Kompas.com - 19/04/2024, 13:36 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta telah membuka pendaftaran bagi calon Wali Kota Yogyakarta, hingga pertengahan Agustus 2024.

"Sekarang sudah mulai dibuka untuk pendaftaran pencalonan perseorangan hingga nanti pertengahan agustus 2024, nanti minggu ketiga agustus 2024 mulai pendaftaran untuk calon yang diusung oleh parpol di Kota Yogyakarta," ujar Ketua KPU Kota Yogyakarta, Noor Harsya saat ditemui di Balai Kota Yogyakarta, Jumat (19/4/2024).

Baca juga: Pilkada Kota Makassar, Bakal Calon Perseorangan Harus Kumpulkan Minimal 67.402 Dukungan

Harsya menambahkan, pendaftaran bakal calon wali kota dari parpol dilakukan setelah penetapan hasil perolehan kursi dan anggota legislatif di Kota Yogyakarta.

Dia menjelaskan untuk calon perseorangan atau independen harus memenuhi beberapa syarat. Salah satunya adalah mengantongi dukungan minimal sebanyak 8,5 persen dari jumlah DPT pemilu 2024.

Harsya menjelaskan, jumlah DPT pilpres 2024 di Kota Yogyakarta sebanyak 321.645. Sedangkan syarat untuk maju melalui jalur perseorangan independen 8,5 persen dari 321.645.

"Syaratnya kan 8,5 persen dari jumlah DPT pemilu 2024. (Sehingga) 321.645 dikali 8,5 persen jadinya sekitar 27.000 sekian," ungkapnya.

Dia mengatakan, hingga saat ini belum ada calon independen yang berkonsultasi formal kepada KPU Kota Yogyakarta.

"Meja pelayanan publik terkait dengan pencalonan perseorangan hingga sekarang belum ada yang berkomunikasi secara formal di Kota Yogyakarta," ujarnya.

Dia menambahkan pendaftaran dari jalur independen juga harus dilakukan dengan berpasangan. Artinya harus ada bakal calon wali kota dan wakil wali kota.

"Tentunya berpasangan kalau sendiri tidak bisa. WNI memiliki hak pilih dan dipilih (syarat)," ucap Harsya.

Di sisi lain, KPU juga telah menegaskan bahwa para calon anggota legislatif (caleg) terpilih harus mundur jika maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

“Calon anggota terpilih yang dilantik wajib mengundurkan diri pada saat dicalonkan menjadi bapaslon (bakal pasangan calon) kepala daerah dan wakil kepala daerah,” kata Koordinator Divisi Teknis KPU RI Idham Holik kepada wartawan, Kamis (18/4/2024).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Gempar, Penemuan Mayat Wanita di Kamar Kos Parangtritis Bantul, Mulut Tersumpal Tisu

Gempar, Penemuan Mayat Wanita di Kamar Kos Parangtritis Bantul, Mulut Tersumpal Tisu

Yogyakarta
Penodong Perempuan di JJLS Bantul Dibekuk, Motor dan HP Diamankan

Penodong Perempuan di JJLS Bantul Dibekuk, Motor dan HP Diamankan

Yogyakarta
Lagi, DLH Gunungkidul Tutup Lokasi Pembuangan Sampah Ilegal

Lagi, DLH Gunungkidul Tutup Lokasi Pembuangan Sampah Ilegal

Yogyakarta
Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Kulon Progo

Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Kulon Progo

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang Berawan

Yogyakarta
Persoalan Sampah Jadi PR Pj Wali Kota Yogyakarta yang Baru

Persoalan Sampah Jadi PR Pj Wali Kota Yogyakarta yang Baru

Yogyakarta
Tanjakan Bibis, Titik Rawan Kecelakaan di Kulon Progo yang Harus Diwaspadai Wisatawan

Tanjakan Bibis, Titik Rawan Kecelakaan di Kulon Progo yang Harus Diwaspadai Wisatawan

Yogyakarta
8 Warga Binaan Lapas Cebongan Sleman Diduga Terlibat Pungli

8 Warga Binaan Lapas Cebongan Sleman Diduga Terlibat Pungli

Yogyakarta
Dugaan Pungli di Lapas Cebongan, Polisi Temukan Buku Rekening Berisi Miliaran Rupiah

Dugaan Pungli di Lapas Cebongan, Polisi Temukan Buku Rekening Berisi Miliaran Rupiah

Yogyakarta
Alami Gangguan Pengereman, KA Fajar Utama Yogyakarta Telat 2 Jam

Alami Gangguan Pengereman, KA Fajar Utama Yogyakarta Telat 2 Jam

Yogyakarta
Jadwal PPDB SMA/SMK di Yogyakarta 2024

Jadwal PPDB SMA/SMK di Yogyakarta 2024

Yogyakarta
Lantik Dua Pj Kepala Daerah, Sultan Singgung Masalah Sampah dan Bandara YIA

Lantik Dua Pj Kepala Daerah, Sultan Singgung Masalah Sampah dan Bandara YIA

Yogyakarta
Mahfud MD Sebut Demokrasi Indonesia Mirip seperti Saat Nazisme dan Fasisme Lahir

Mahfud MD Sebut Demokrasi Indonesia Mirip seperti Saat Nazisme dan Fasisme Lahir

Yogyakarta
Kustini Terima Rekomendasi sebagai Bakal Calon Bupati Sleman dari DPP PAN

Kustini Terima Rekomendasi sebagai Bakal Calon Bupati Sleman dari DPP PAN

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com