Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Eks Direktur Perusahaan yang Jadi DPO Polda Jatim Berstatus Dosen UGM

Kompas.com - 18/04/2024, 21:59 WIB
Wijaya Kusuma,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Polda Jawa Timur menetapkan Yudi Utomo Imarjoko sebagai tersangka dalam kasus pengelapan dalam jabatan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebesar Rp 9,2 miliar.

Saat ini, Yudi Utomo yang merupakan Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sekretaris Universitas Gadjah Mada (UGM) Andi Sandi membenarkan Yudi Utomo Imarjoko merupakan dosen UGM.

Meski dosen UGM, Andi Sandi menegaskan kasus tersebut personal dan tidak ada kaitannya dengan kampus.

Baca juga: Eks Dirut Perusahaan Jadi Buronan Polda Jatim dalam Kasus Penggelapan dan TPPU Rp 9,2 M

"Kalau ditanya tentang case-nya, case-nya itu adalah personal tidak melibatkan atau mengikutsertakan UGM, jadi itu tindak personal," ujar Sekretaris Universitas Gadjah Mada (UGM) Andi Sandi, Kamis (18/04/2024).

Andi Sandi menyampaikan sampai dengan saat ini Yudi Utomo Imarjoko statusnya masih tercatat sebagai dosen di UGM. Namun aktivitasnya sekarang di kampus UGM tidak banyak.

"Yang bersangkutan memang masih dosen di Departemen Teknik Nuklir dan Fisika. Tapi kegiatannya itu tidak atas sepengetahuan UGM atau atas seizin UGM," ungkapnya.

Diungkapkan Andi Sandi Universitas Gadjah Mada (UGM) mendukung proses hukum yang berjalan. Pihaknya juga bersedia jika nantinya dibutuhkan keterangan terkait Yudi Utomo Imarjoko.

"Apabila pihak aparat penegak hukum itu ingin bertanya ke UGM, UGM akan membantu terkait dengan data yang bersangkutan. Tetapi karena kegiatannya itu tidak ada sangkut pautnya dengan UGM, jadi kita tidak akan masuk terlalu dalam karena ini kegiatan personal bukan kegiatan dalam lingkup perguruan tinggi," tandasnya.

Andi Sandi menegaskan terkait dengan sanksi, pihaknya masih menunggu adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap.

"Kalau dari aspek di UGM itu ada kode etik ya, dosen. Salah satunya tidak boleh melakukan tindak pidana, kalau melakukan ya ada sanksi akademik bahkan karena yang bersangkutan statusnya sampai saat ini PNS itu bisa kena disiplin kepegawaian," tandasnya.

Di sisi lain, meskipun kegiatan personal Andi Sandi menyayangkan kasus yang menjerat Yudi Utomo Imarjoko. Sebab dengan statusnya sebagai dosen UGM, berdampak pada institusi tempatnya mengajar.

"Kami menyayangkan betul karena ini kegiatannya personal akhirnya berdampak pada institusi," tegasnya.

Andi Sandi berpesan kepada seluruh sivitas akademika UGM agar berhati-hati dalam bertindak maupun mengikuti suatu program. Sehingga jangan sampai melanggar hukum dan akhirnya berdampak pada institusi.

"Pesan kami ke depan kepada seluruh sivitas akademika UGM itu berhati-hati dan juga dalam melakukan tindakan atau pun perbuatan atau pun program. Selalu mengingat bahwa yang bersangkutan masih bagian dari UGM. UGM nggak ngerti apa-apa, terus tiba-tiba namanya terimbas dengan case personal ini," pungkasnya.

Baca juga: Jokowi Ungkap Indikasi Pencucian Uang Lewat Aset Kripto Rp 139 Triliun

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Penodong Perempuan di JJLS Bantul Dibekuk, Motor dan HP Diamankan

Penodong Perempuan di JJLS Bantul Dibekuk, Motor dan HP Diamankan

Yogyakarta
Lagi, DLH Gunungkidul Tutup Lokasi Pembuangan Sampah Ilegal

Lagi, DLH Gunungkidul Tutup Lokasi Pembuangan Sampah Ilegal

Yogyakarta
Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Kulon Progo

Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Kulon Progo

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang Berawan

Yogyakarta
Persoalan Sampah Jadi PR Pj Wali Kota Yogyakarta yang Baru

Persoalan Sampah Jadi PR Pj Wali Kota Yogyakarta yang Baru

Yogyakarta
Tanjakan Bibis, Titik Rawan Kecelakaan di Kulon Progo yang Harus Diwaspadai Wisatawan

Tanjakan Bibis, Titik Rawan Kecelakaan di Kulon Progo yang Harus Diwaspadai Wisatawan

Yogyakarta
8 Warga Binaan Lapas Cebongan Sleman Diduga Terlibat Pungli

8 Warga Binaan Lapas Cebongan Sleman Diduga Terlibat Pungli

Yogyakarta
Dugaan Pungli di Lapas Cebongan, Polisi Temukan Buku Rekening Berisi Miliaran Rupiah

Dugaan Pungli di Lapas Cebongan, Polisi Temukan Buku Rekening Berisi Miliaran Rupiah

Yogyakarta
Alami Gangguan Pengereman, KA Fajar Utama Yogyakarta Telat 2 Jam

Alami Gangguan Pengereman, KA Fajar Utama Yogyakarta Telat 2 Jam

Yogyakarta
Jadwal PPDB SMA/SMK di Yogyakarta 2024

Jadwal PPDB SMA/SMK di Yogyakarta 2024

Yogyakarta
Lantik Dua Pj Kepala Daerah, Sultan Singgung Masalah Sampah dan Bandara YIA

Lantik Dua Pj Kepala Daerah, Sultan Singgung Masalah Sampah dan Bandara YIA

Yogyakarta
Mahfud MD Sebut Demokrasi Indonesia Mirip seperti Saat Nazisme dan Fasisme Lahir

Mahfud MD Sebut Demokrasi Indonesia Mirip seperti Saat Nazisme dan Fasisme Lahir

Yogyakarta
Kustini Terima Rekomendasi sebagai Bakal Calon Bupati Sleman dari DPP PAN

Kustini Terima Rekomendasi sebagai Bakal Calon Bupati Sleman dari DPP PAN

Yogyakarta
Dihantam Gelombang, Perahu Nelayan Gunungkidul Karam

Dihantam Gelombang, Perahu Nelayan Gunungkidul Karam

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com