Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ratusan Wisatawan di Malioboro Kena Tegur Jogobaran Selama Libur Lebaran, Mengapa?

Kompas.com - 17/04/2024, 16:35 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan wisatawan di kawasan Malioboro ditegur oleh petugas Jogobaran karena merokok.

Untuk diketahui kawasan Malioboro merupakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Yogyakarta, Budi Santoso, mengatakan, selama libur lebaran mulai dari 8-15 April 2024, Jogobaran melakukan patroli rutin untuk menjaga rasa aman, nyaman, dan tentram bagi wisatawan.

"Jumlah pelanggaran yang kita berikan peringatan sebanyak 1.211 pelanggar. Merokok 793, pedagang 239, otopet peringatan ke 61 pengusaha, pengemis 19, parkir tidak pada tempatnya 91, buang sampah sembarangan 2 pelanggar," ujarnya saat dihubungi, Rabu (17/4/2024).

Baca juga: Bawa Sajam di Pagi Hari, Pemuda di Yogyakarta Diamankan Polisi


Tidak mengetahui Malioboro merupakan kawasan tanpa rokok

Selain itu lanjut Budi, pihaknya juga membantu orangtua menemukan anaknya yang terpisah, dan membantu menemukan kunci motor yang hilang.

"Paling banyak yang merokok," kata dia.

Sementara ini, para pelanggar hanya ditegur dan belum dikenakan sanksi.

"Tugas kita hanya memberi imbauan saja, Malioboro merupakan KTR, mohon dimatikan rokoknya, dibuang di tempat yang sudah disediakan," imbuh dia.

Baca juga: Mulai November 2019 Malioboro Steril dari Rokok?

Budi mengatakan, kebanyakan wisatawan mengaku tidak mengetahui bahwa kawasan Malioboro merupakan KTR.

"Kami selalu mengimbau, petugas Jogobaran selalu diwanti-wanti harus lakukan kegiatan ini secara persuasif, humanis, karena kita melayani masyarakat," paparnya.

Ia menambahkan, teguran paling banyak diberikan usai Lebaran, di mana pada saat itu banyak wisatawan yang berkunjung ke Malioboro.

"Setelah lebaran saat pengunjung banyak, pelanggaranya juga banyak. Misalnya, Jumat kita bisa imbau 251 pelanggar, senin 267 pelanggar," pungkasnya.

Baca juga: Asal-Usul Nama Malioboro, Benarkah dari Marlborough atau Malyabhara?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

MTA di Gunungkidul Gelar Shalat Idul Adha Hari Ini, Penyembelihan Hewan Besok

MTA di Gunungkidul Gelar Shalat Idul Adha Hari Ini, Penyembelihan Hewan Besok

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Pagi Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Pagi Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 16 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Jelang Pilkada, Khatib di Gunungkidul Diimbau Tak Ceramah Politik Saat Shalat Idul Adha

Jelang Pilkada, Khatib di Gunungkidul Diimbau Tak Ceramah Politik Saat Shalat Idul Adha

Yogyakarta
Ada Normalisasi Tanjakan Clongop Gunungkidul, Pengendara Masih Bisa Melalui

Ada Normalisasi Tanjakan Clongop Gunungkidul, Pengendara Masih Bisa Melalui

Yogyakarta
Perayaan Hari Besar Sering Beda, Jemaah Aolia Idul Adha Bareng Pemerintah

Perayaan Hari Besar Sering Beda, Jemaah Aolia Idul Adha Bareng Pemerintah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Ringan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 15 Juni 2024, dan Besok : Malam ini Berawan

Yogyakarta
PPDB Sleman, Ini Jumlah Kursi yang Tersedia

PPDB Sleman, Ini Jumlah Kursi yang Tersedia

Yogyakarta
Pilkada Sleman, Gerindra Klaim Koalisi dengan Empat Parpol

Pilkada Sleman, Gerindra Klaim Koalisi dengan Empat Parpol

Yogyakarta
Lurah di Kulon Progo yang Tersangkut Kasus Narkoba Dinonaktifkan, Camat Siapkan Pengganti

Lurah di Kulon Progo yang Tersangkut Kasus Narkoba Dinonaktifkan, Camat Siapkan Pengganti

Yogyakarta
Wabup Sleman Minta Distribusi Daging Kurban Pakai Kemasan Ramah Lingkungan

Wabup Sleman Minta Distribusi Daging Kurban Pakai Kemasan Ramah Lingkungan

Yogyakarta
Lurah di Kulon Progo Ditangkap Kasus Peredaran Sabu

Lurah di Kulon Progo Ditangkap Kasus Peredaran Sabu

Yogyakarta
Jokowi Beli 2 Sapi dari Karanganyar, Total Bobotnya Capai 1,6 Ton

Jokowi Beli 2 Sapi dari Karanganyar, Total Bobotnya Capai 1,6 Ton

Yogyakarta
Saat Judi Online Jadi Salah Satu Pemicu Perceraian di Sleman Yogyakarta...

Saat Judi Online Jadi Salah Satu Pemicu Perceraian di Sleman Yogyakarta...

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com