Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dua Pelaku Mutilasi Mahasiswa UMY Dihukum Mati

Kompas.com - 29/02/2024, 14:01 WIB
Wijaya Kusuma,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dua pelaku mutilasi mahasiswa Universitas Muhammadiya Yogyakarta (UMY), Redho Tri Agustian (20), yakni Waliyin (29) serta Ridduan (38) dijatuhi hukuman mati.

Sidang vonis pelaku pembunuhan mahasiswa asal Bangka Belitung itu digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Kamis (29/2/2024). Sidang pembacaan putusan dipimpin oleh hakim ketua Cahyono. Kemudian untuk hakim anggota yakni Edy Antonno dan Hernawan.

Hakim ketua Cahyono dalam pembacaan putusan majelis hakim menyatakan terdakwa Waliyin dan terdakwa Ridduan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan pembunuhan berencana.

Baca juga: Dua Pelaku Mutilasi Mahasiswa UMY Akan Jalani Sidang Vonis Besok

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Waliyin dan terdakwa Ridduan oleh karena itu masing-masing dengan pidana mati," kata Hakim ketua Cahyono. 

Di dalam putusanya majelis hakim menyebutkan keadaan yang memberatkan kedua terdakwa.

Keadaan yang memberatkan adalah perbuatan kedua terdakwa telah mengakibatkan matinya korban. Perbuatan kedua terdakwa mengakibatkan duka yang mendalam bagi keluarga korban.

Para terdakwa dalam melakukan pembunuhan secara keji, tidak manusiawi dan tidak beradab dengan cara dimutilasi sehingga meresahkan masyarakat.

Di sisi lain tak ada keadaan yang meringankan kedua terdakwa. 

"Untuk keadaan yang meringankan tidak ditemukan oleh majelis hakim," tutur Hakim ketua Cahyono saat membacakan putusan majelis hakim.

Di dalam putusan disebutkan para terdakwa dan keluarganya telah meminta maaf kepada keluarga korban. Namun dari keluarga korban tidak memaafkan.

"Dari perwakilan keluarga korban tidak memaafkanya dan menuntut agar para terdakwa dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya karena telah melakukan pembunuhan secara sadis dan tidak manusiawi terhadap korban Redho Tri Agustian," kata Cahyono.

Majelis hakim juga memerintahkan kedua terdakwa tetap ditahan sebelum dijatuhi eksekusi hukuman mati. Selain itu majelis hakim juga menetapkan barang bukti dirampas untuk dimusnahkan.

"Barang bukti sepeda motor dirampas untuk negara. Biaya perkara masing-masing sebesar Rp 2.000 dibebankan kepada negara," tutur Hakim ketua Cahyono saat membacakan putusan majelis hakim.

Usai membacakan putusan, Hakim ketua Cahyono memberikan kesempatan kepada kedua terdakwa Waliyin dan Ridduan untuk berdiskusi dengan penasihat hukum terdakwa.

Usai berdiskusi, penasehat hukum kedua terdakwa menyatakan pikir-pikir.

Halaman:


Terkini Lainnya

Jalur dan Rute Bus Trans Jogja 2024

Jalur dan Rute Bus Trans Jogja 2024

Yogyakarta
Nekat Main Air di Palung Parangtritis, 3 Wisatawan Asal Jakarta Berhasil Diselamatkan

Nekat Main Air di Palung Parangtritis, 3 Wisatawan Asal Jakarta Berhasil Diselamatkan

Yogyakarta
Pantai Delegan di Gresik: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Pantai Delegan di Gresik: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Yogyakarta
Pasar Wates Kulon Progo Heboh, Penjahit Meninggal di Kiosnya

Pasar Wates Kulon Progo Heboh, Penjahit Meninggal di Kiosnya

Yogyakarta
Pantai Mbuluk di Yogyakarta: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Mbuluk di Yogyakarta: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Yogyakarta
Kasus KDRT di Semarang Masih Tinggi, Korban Diminta Tidak Takut Lapor

Kasus KDRT di Semarang Masih Tinggi, Korban Diminta Tidak Takut Lapor

Yogyakarta
Sopir Ngantuk, Truk Angkut Kayu Tabrak Pohon, Satu Orang Luka Berat

Sopir Ngantuk, Truk Angkut Kayu Tabrak Pohon, Satu Orang Luka Berat

Yogyakarta
Presiden Jokowi Ajak Cucu Naik ke Candi Borobudur, Gibran Mengikuti

Presiden Jokowi Ajak Cucu Naik ke Candi Borobudur, Gibran Mengikuti

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 25 Mei 2024, dan Besok : Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Aksi Pembobolan Mesin ATM di Sleman Digagalkan, Pelaku Belum Sempat Ambil Uangnya

Aksi Pembobolan Mesin ATM di Sleman Digagalkan, Pelaku Belum Sempat Ambil Uangnya

Yogyakarta
Pantai Cangkring di Yogyakarta: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Cangkring di Yogyakarta: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Yogyakarta
Senangnya Warga Yogyakarta Dapat Sembako dari Presiden Jokowi di Gedung Agung

Senangnya Warga Yogyakarta Dapat Sembako dari Presiden Jokowi di Gedung Agung

Yogyakarta
Remaja Asal Bantul yang Hilang di Sungai Progo Ditemukan Meninggal Dunia, Coba Selamatkan Temannya

Remaja Asal Bantul yang Hilang di Sungai Progo Ditemukan Meninggal Dunia, Coba Selamatkan Temannya

Yogyakarta
Pendaftaran Panwas Kalurahan di Gunungkidul Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Pendaftaran Panwas Kalurahan di Gunungkidul Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com