Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemkot Yogyakarta Gelontorkan Rp 84 juta untuk BPJS Ketenagakerjaan Ketua RT, RW, dan LPMK

Kompas.com - 13/11/2023, 19:07 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta siapkan anggaran sebesar Rp 84 juta untuk berikan jaminan perlindungan kecelakaan kerja bagi ketua RT, RW, maupun Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMK).

Jaminan perlindungan kecelakaan kerja ini melingkupi berbagai hal seperti menjadi korban kejahatan jalanan atau sering disebut klitih saat melakukan jaga malam.

Baca juga: Pemprov Jatim Surati Kemenkes Minta Penyesuaian Reimburse BPJS

"Selama ada hubungan dengan pekerjaan, itu masuk dalam perlindungan. Ya masuk, tugas RT, RW (ketua) bisa 24 jam. Saat ada panggilan tugas sewaktu-waktu bisa berangkat," ujar Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Wilayah DIY Teguh Wiyono, Senin (13/11/2023).

Teguh menambahkan selain kecelakaan kerja, lingkup lainnya yang dilindungi adalah kematian sehingga ketua RT, RW, maupun LPMK tak perlu cemas lagi dalam menjalankan tugasnya.

"Lingkup dari kecelakaaan dan kematian. Jadi dalam menjalankan tugas tidak merasa cemas lagi. Karena Pemkot Yogyakarta sudah menjaminkan beliau-beliau pada program BPJS ketenagakerjaan," kata dia.

Teguh menambahkan, dengan pemberian jaminan kecelakaan kerja diharapkan adanya peningkatan produktivitas dalam membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo menjelaskan pihaknya menganggarkan untuk dua bulan dan bakal dilanjutkan lagi pada 2024 mendatang.

"Nah ini bentuk komitmen Pemkot untuk memberikan perlindungan kerja bagi perangkat kampung. Karena mereka yang sangat dekat dengan masyarkat, kepanjangan tangan dari pemerintah dalam memberikan layanan," kata dia.

Baca juga: Cara Klaim Jaminan Kecelakaan Kerja BPJS Ketenagakerjaan, Ini Syarat dan Prosedurnya

Terkait anggaran Singgih membeberkan Pemkot menyediakan Rp 84 juta yang bersumber dari APBD, yang menyasar 3.276 ketua RT, RW, maupun LPMK.

"Iuran ditanggung APBD, Rp 84 juta (total). Untuk 3.276 selama dua bulan kedepan," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pj Gubernur Jateng Minta Masyarakat Berhenti Sebut Sukolilo 'Kampung Bandit'

Pj Gubernur Jateng Minta Masyarakat Berhenti Sebut Sukolilo "Kampung Bandit"

Yogyakarta
Puluhan Wisatawan di Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Puluhan Wisatawan di Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Yogyakarta
Diduga Telilit Utang, 1 Warga Magelang Gantung Diri di Teras Rumah

Diduga Telilit Utang, 1 Warga Magelang Gantung Diri di Teras Rumah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Sisa Makanan Jadi Sampah Terbanyak di Yogyakarta

Sisa Makanan Jadi Sampah Terbanyak di Yogyakarta

Yogyakarta
Lansia Penyadap Nira di Kulon Progo Tewas akibat Jatuh dari Pohon Kelapa

Lansia Penyadap Nira di Kulon Progo Tewas akibat Jatuh dari Pohon Kelapa

Yogyakarta
Depo Sampah di Mandala Krida Penuh, Pedagang Keluhkan Omzet Anjlok dan Ganggu Kesehatan

Depo Sampah di Mandala Krida Penuh, Pedagang Keluhkan Omzet Anjlok dan Ganggu Kesehatan

Yogyakarta
Truk Tangki Terguling di Tanjakan, Jalan Raya Kulon Progo Banjir Minyak Jelantah

Truk Tangki Terguling di Tanjakan, Jalan Raya Kulon Progo Banjir Minyak Jelantah

Yogyakarta
Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya Bantul Yogyakarta

Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya Bantul Yogyakarta

Yogyakarta
Api Lahap Tanah Kas Desa dan Lahan Warga di Kulon Progo, Penyebab Belum Diketahui

Api Lahap Tanah Kas Desa dan Lahan Warga di Kulon Progo, Penyebab Belum Diketahui

Yogyakarta
Uang Sumbangan Salah Satu MAN di Yogya Dinilai Terlalu Besar, Orangtua Siswa Mengadu ke Ombudsman

Uang Sumbangan Salah Satu MAN di Yogya Dinilai Terlalu Besar, Orangtua Siswa Mengadu ke Ombudsman

Yogyakarta
Musim Kemarau, BPBD Ungkap Daerah Rawan Kekeringan dan Kebakaran Hutan di Yogyakarta

Musim Kemarau, BPBD Ungkap Daerah Rawan Kekeringan dan Kebakaran Hutan di Yogyakarta

Yogyakarta
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY, Daerah Mana Saja?

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY, Daerah Mana Saja?

Yogyakarta
Ledakan di Bantul, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi tapi Pemilik Petasan Masih Misteri

Ledakan di Bantul, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi tapi Pemilik Petasan Masih Misteri

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com