Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Libur Panjang, Persewaan iPhone di Gunungkidul Laris Diburu Anak Muda

Kompas.com - 10/05/2024, 09:58 WIB
Markus Yuwono,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Tren media sosial menggunakan telepon genggam iPhone tampaknya sedang digemari anak muda saat ini. Meski demikian, tidak semua memiliki gawai besutan perusahaan Apple itu.

Hal ini membuka peluang bagi Riyan Andi Setiyawan, untuk menyewakan iPhone miliknya. Pemilik persewaan 'Ras Kamera' yang beralamat di Nogosari III, Kalurahan Bandung, Kapanewon Playen, Gunungkidul, DI Yogyakarta itu, menekuni persewaan telepon genggam sejak beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Pria Ini Curi iPhone 11 dan Minyak Angin untuk Biaya Persalinan Istrinya

Hampir setiap akhir pekan atau saat hari raya, belasan unit iPhone-nya laris disewa oleh berbagai kalangan untuk mengabadikan momen.

"Lebaran kemarin itu sampai habis, total ada 10 unit. Bahkan yang menanyakan masih banyak saat itu," kata Riyan ditemui di tokonya akhir pekan lalu.

Dikatakannya, sebagian besar peminjamnya anak muda. Mereka biasanya menyewa iPhone untuk berlibur atau saat pertemuan keluarga.

"Sebagian penyewanya langganan kamera dulunya, sempat tuh tren menggunakan kamera. Sekarang ada yang beralih ke iPhone," ucap dia.

Riyan mematok sewa iPhone berdasarkan jenisnya. Dirinya memiliki berbagai model mulai XR hingga 13 Pro Max.

Per-harinya dipatok harga mulai Rp 100.000 hingga Rp 350.000. Bagi yang menyewa melengkapi admistrasi seperti KTP.

"Paling laris itu yang iPhone 11, karena harga sewanya murah. Untuk foto juga sudah bagus," kata dia.

Dikatakannya, untuk persewaan gawai yang ditemukan oleh Steve Jobs ini, meningkat saat akhir pekan atau libur panjang.

"Akhir pekan, atau libur panjang banyak biasanya. Ada yang wisatawan mau ke pantai, anak muda yang mau berlibur," kata dia.

"Tapi ya tidak sebanyak pas Lebaran," kata

Meski laris, Riyan mengaku pernah kehilangan iPhone saat melayani sewa. Saat itu, ada beberapa orang yang menyewa, dan dirinya kurang memperhatikan situasi.

"Ya jadi pembelajaran untuk berhati-hati," kata dia. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Truk Terguling hingga Masuk Jurang di Bantul, Obat Nyamuk Bakar Berhamburan di Jalanan

Truk Terguling hingga Masuk Jurang di Bantul, Obat Nyamuk Bakar Berhamburan di Jalanan

Yogyakarta
Kemenlu Sebut 165 WNI Terancam Hukuman Mati, Terbanyak di Malaysia dengan Kasus Narkoba

Kemenlu Sebut 165 WNI Terancam Hukuman Mati, Terbanyak di Malaysia dengan Kasus Narkoba

Yogyakarta
Sakit Hati Difitnah Curi Ayam, Pria di Gunungkidul Bunuh Nenek Tetangganya Sendiri

Sakit Hati Difitnah Curi Ayam, Pria di Gunungkidul Bunuh Nenek Tetangganya Sendiri

Yogyakarta
Curi Sepeda Motor, Pria Asal Sukoharjo 'Didor' Polisi di Gunungkidul

Curi Sepeda Motor, Pria Asal Sukoharjo "Didor" Polisi di Gunungkidul

Yogyakarta
Pelaku Pembunuhan Nenek di Gunungkidul Ditangkap, Motif Sakit Hati Difitnah

Pelaku Pembunuhan Nenek di Gunungkidul Ditangkap, Motif Sakit Hati Difitnah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Diskominfo Pati Kesulitan Ubah Cap Negatif Sukolilo di Google Maps, Ini Alasannya

Diskominfo Pati Kesulitan Ubah Cap Negatif Sukolilo di Google Maps, Ini Alasannya

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Pilkada 2024, Bupati Bantul Bantah Pecah Kongsi dengan Wakilnya

Pilkada 2024, Bupati Bantul Bantah Pecah Kongsi dengan Wakilnya

Yogyakarta
Alami Kecelakaan Tunggal, Pengendara Motor di Bantul Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan

Alami Kecelakaan Tunggal, Pengendara Motor di Bantul Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan

Yogyakarta
Mengenal Blondo, Kuliner Lawas dari Sisa Pembuatan Minyak Kelapa

Mengenal Blondo, Kuliner Lawas dari Sisa Pembuatan Minyak Kelapa

Yogyakarta
Usai Tabrak Lari Anggota DPRD Terpilih Asmat, Pelaku Sempat Jalan-jalan ke Malioboro

Usai Tabrak Lari Anggota DPRD Terpilih Asmat, Pelaku Sempat Jalan-jalan ke Malioboro

Yogyakarta
Tabrak Lari Anggota DPRD Terpilih Asmat, Pelaku Sempat Konsumsi Sabu

Tabrak Lari Anggota DPRD Terpilih Asmat, Pelaku Sempat Konsumsi Sabu

Yogyakarta
Lagi, Sampah Menumpuk di Jalanan Kota Yogyakarta

Lagi, Sampah Menumpuk di Jalanan Kota Yogyakarta

Yogyakarta
4 Jemaah Haji Asal DIY Meninggal Dunia di Tanah Suci, Apa Penyebabnya?

4 Jemaah Haji Asal DIY Meninggal Dunia di Tanah Suci, Apa Penyebabnya?

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com