Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bagian Kompleks Candi Prambanan: Pelataran, Candi, Arca, dan Relief

Kompas.com - 18/10/2023, 07:11 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

2. Bangunan Candi Prambanan

Menurut model arsitektur rekonstruksi kompleks Candi Prambanan, sebenarnya terdapat 240 candi yang berdiri di kompleks percandian ini.

Pertama adalah tiga Candi Trimurti, yaitu di utara adalah Candi Wisnu, di tengah adalah Candi Syiwa, dan di selatan adalah Candi Brahma.

Candi Siwa adalah candi utama adalah bangunan terbesar sekaligus tertinggi di kompleks ini yang berukuran tinggi 47 meter dan lebar 34 meter.

Sementara ukuran Candi Brahma dan Candi Brahma Wisnu adalah sama, yaitu memiliki lebar 20 meter dan tinggi 33 meter.

Di depannya ada Candi Wahana atau candi yang dibangun sebagai simbol kendaraan para dewa yaitu Candi Nandi (kendaraan Siwa), Candi Garuda (kendaraan Wisnu), dan Candi Angsa (kendaraan Brahma).

Kemudian ada Candi Apit yang terletak antara barisan candi-candi Trimurti dan candi-candi Wahana di sisi utara dan selatan.

Ada juga empat buah Candi Kelir di empat penjuru mata angin tepat di balik pintu masuk halaman dalam atau zona inti.

Tak hanya itu, terdapat empat Candi Patok di empat sudut halaman dalam atau zona inti.

Berikutnya ada 224 Candi Perwara yang tersusun dalam empat barisan konsentris, dengan jumlah candi dari tiap barisan terdalam hingga terluar adalah 44, 52, 60, dan 68.

Namun pengunjung Candi Prambanan saat ini hanya dapat melihat 18 candi saja, yaitu delapan candi utama dan delapan candi kecil di zona inti serta dua candi perwara.

3. Arca Candi Prambanan

Candi Prambanan juga memiliki beberapa arca yang terletak di beberapa tempat.

Pertama adalah arca yang terdapat di Candi Siwa yang didalamnya terdiri dari lima ruangan.

Pada ruangan timur Candi Siwa tempat bersemayam sebuah arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter

Tiga ruang yang lebih kecil lainnya menyimpan arca-arca yang ukuran lebih kecil yang berkaitan dengan Siwa.

Di dalam ruang selatan terdapat arca Resi Agastya, di ruang barat terdapat arca Ganesha putra Siwa, dan di ruang utara terdapat arca sakti atau istri Siwa, Durga Mahisasuramardini.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok : Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok : Malam Cerah Berawan

Yogyakarta
Bantul dan Yogyakarta Kerja Sama Olah Sampah, Sultan: Semoga UMKM Tumbuh

Bantul dan Yogyakarta Kerja Sama Olah Sampah, Sultan: Semoga UMKM Tumbuh

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok :Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok :Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Mahasiswa FH UGM Hendak Tabrak Mahasiswa Lain Pakai Mobil, Ini Penyebabnya

Mahasiswa FH UGM Hendak Tabrak Mahasiswa Lain Pakai Mobil, Ini Penyebabnya

Yogyakarta
Duet Kustini-Danang di Pilkada Sleman Masih Terbuka, meski Sama-sama Daftar Bakal Calon Bupati

Duet Kustini-Danang di Pilkada Sleman Masih Terbuka, meski Sama-sama Daftar Bakal Calon Bupati

Yogyakarta
Pemkot Yogyakarta Bakal Kirim Sampah ke Bantul untuk Diolah

Pemkot Yogyakarta Bakal Kirim Sampah ke Bantul untuk Diolah

Yogyakarta
Kantornya Digeruduk Warga Gara-gara Penumpukan Sampah, Ini Respons DLH Yogyakarta

Kantornya Digeruduk Warga Gara-gara Penumpukan Sampah, Ini Respons DLH Yogyakarta

Yogyakarta
Bupati Sleman Kustini Mendaftar Maju Pilkada lewat PDI-P

Bupati Sleman Kustini Mendaftar Maju Pilkada lewat PDI-P

Yogyakarta
Tumpukan Sampah di Depo Pengok Yogyakarta, Ekonomi Warga Terdampak

Tumpukan Sampah di Depo Pengok Yogyakarta, Ekonomi Warga Terdampak

Yogyakarta
Bau Sampah Tercium hingga Radius 1 Km, Warga Kampung Pengok Geruduk Kantor DLH Kota Yogyakarta

Bau Sampah Tercium hingga Radius 1 Km, Warga Kampung Pengok Geruduk Kantor DLH Kota Yogyakarta

Yogyakarta
Sayangkan Larangan 'Study Tour' di Sejumlah Daerah, PHRI Gunungkidul: Bisa Berdampak Luas

Sayangkan Larangan "Study Tour" di Sejumlah Daerah, PHRI Gunungkidul: Bisa Berdampak Luas

Yogyakarta
Beberapa Daerah Larang 'Study Tour', PHRI DIY: Apa Bedanya dengan Kunker?

Beberapa Daerah Larang "Study Tour", PHRI DIY: Apa Bedanya dengan Kunker?

Yogyakarta
Pegawai K2 Gunungkidul Minta Diangkat Jadi ASN, Sudah Mengabdi dan Sebagian Akan Pensiun

Pegawai K2 Gunungkidul Minta Diangkat Jadi ASN, Sudah Mengabdi dan Sebagian Akan Pensiun

Yogyakarta
Sumbu Filosofi Yogyakarta Miliki Potensi Bencana, Apa Saja?

Sumbu Filosofi Yogyakarta Miliki Potensi Bencana, Apa Saja?

Yogyakarta
 Mengenal Hewan Raja Kaya dan Maknanya dalam Kehidupan Masyarakat Jawa

Mengenal Hewan Raja Kaya dan Maknanya dalam Kehidupan Masyarakat Jawa

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com