Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hujan, Pencarian Pekerja Tertimbun Longsor Dinding Talud di Sleman Dihentikan

Kompas.com - 02/01/2023, 23:43 WIB
Wijaya Kusuma,
Khairina

Tim Redaksi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Proses pencarian satu orang pekerja atas nama Surya (32) warga Klaten, Jawa Tengah yang tertimbun longsoran tanah dinding galian talud proyek perumahan di daerah Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman dihentikan sementara.

Proses pencarian dihentikan karena di lokasi turun hujan.

"Pencarian satu orang tertimbun longsoron pada malam ini belum bisa ditemukan," ujar Dedi Prasetya Komandan Tim Lapangan Basarnas Yogyakarta saat ditemui di lokasi, Senin (2/1/2023).

Baca juga: Empat Pekerja Tertimbun Longsoran Saat Bikin Talud di Proyek Perumahan, Ini Identitas Korban

Dedi menyampaikan proses pencarian terhadap satu korban diputuskan untuk dihentikan sementara. Keputusan ini diambil mengingat faktor cuaca di lokasi yang turun hujan.

"Beberapa faktor terutama dari tanah sendiri masih labil dan ini turun hujan jadi kita putuskan operasi SAR dihentikan sementara dan akan kita lanjutkan besok pagi," jelasnya.

Baca juga: 4 Pekerja di Sleman Tertimbun Longsoran Galian Proyek Perumahan, 1 Korban Masih Dicari

Proses pencarian, lanjut Dedi, melibatkan anjing pelacak dari Polda DIY. Rencananya, pada esok pagi pencarian akan kembali menurunkan anjing pelacak

"Tadi kita memaksimalkan anjing pelacak K9 Polda DIY untuk penyisiran. Besok akan kita turunkan juga," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, 4 orang pekerja tertimbun longsoran tanah dinding galian talud proyek perumahaan di daerah Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman.

Tiga orang berhasil dievakuasi, sementara satu orang masih dalam pencarian.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Penodong Perempuan di JJLS Bantul Dibekuk, Motor dan HP Diamankan

Penodong Perempuan di JJLS Bantul Dibekuk, Motor dan HP Diamankan

Yogyakarta
Lagi, DLH Gunungkidul Tutup Lokasi Pembuangan Sampah Ilegal

Lagi, DLH Gunungkidul Tutup Lokasi Pembuangan Sampah Ilegal

Yogyakarta
Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Kulon Progo

Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Kulon Progo

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang Berawan

Yogyakarta
Persoalan Sampah Jadi PR Pj Wali Kota Yogyakarta yang Baru

Persoalan Sampah Jadi PR Pj Wali Kota Yogyakarta yang Baru

Yogyakarta
Tanjakan Bibis, Titik Rawan Kecelakaan di Kulon Progo yang Harus Diwaspadai Wisatawan

Tanjakan Bibis, Titik Rawan Kecelakaan di Kulon Progo yang Harus Diwaspadai Wisatawan

Yogyakarta
8 Warga Binaan Lapas Cebongan Sleman Diduga Terlibat Pungli

8 Warga Binaan Lapas Cebongan Sleman Diduga Terlibat Pungli

Yogyakarta
Dugaan Pungli di Lapas Cebongan, Polisi Temukan Buku Rekening Berisi Miliaran Rupiah

Dugaan Pungli di Lapas Cebongan, Polisi Temukan Buku Rekening Berisi Miliaran Rupiah

Yogyakarta
Alami Gangguan Pengereman, KA Fajar Utama Yogyakarta Telat 2 Jam

Alami Gangguan Pengereman, KA Fajar Utama Yogyakarta Telat 2 Jam

Yogyakarta
Jadwal PPDB SMA/SMK di Yogyakarta 2024

Jadwal PPDB SMA/SMK di Yogyakarta 2024

Yogyakarta
Lantik Dua Pj Kepala Daerah, Sultan Singgung Masalah Sampah dan Bandara YIA

Lantik Dua Pj Kepala Daerah, Sultan Singgung Masalah Sampah dan Bandara YIA

Yogyakarta
Mahfud MD Sebut Demokrasi Indonesia Mirip seperti Saat Nazisme dan Fasisme Lahir

Mahfud MD Sebut Demokrasi Indonesia Mirip seperti Saat Nazisme dan Fasisme Lahir

Yogyakarta
Kustini Terima Rekomendasi sebagai Bakal Calon Bupati Sleman dari DPP PAN

Kustini Terima Rekomendasi sebagai Bakal Calon Bupati Sleman dari DPP PAN

Yogyakarta
Dihantam Gelombang, Perahu Nelayan Gunungkidul Karam

Dihantam Gelombang, Perahu Nelayan Gunungkidul Karam

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com