Kompas.com - 18/11/2022, 14:16 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah DI Yogyakarta (DIY) menyatakan, pengumuman penentuan Upah Minumum Provinsi (UMP) 2023 dan Upah Minimum Kabupaten atau Kota (UMK) mundur menjadi 28 November dan 7 Desember 2022.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, pihaknya telah melakukan rapat bersama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Dalam rapat tersebut disampaikan adanya perubahan formula cara menghitung UMP maupun UMK.

"Ada banyak masukan kepada kementerian, dengan PP Nomor 36 Tahun 2021 itu tidak bisa menggambarkan kondisi yang sesungguhnya. Oleh karena itu, akan ada Permenaker baru," ujar Aji, Jumat (18/11/2022).

Baca juga: Upah Rendah, Pekerja Yogyakarta Hanya Bisa Mimpi Beli Rumah

Dengan adanya Permenaker baru nanti, menurut Aji, akan ada formula baru untuk menentukan UMP dan UMK kecuali, pertimbangan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

"Ada koefisien sendiri. Kalau dulu di PP Nomor 36 itu kan bunyinya UMP dan UMK ditentukan salah satu dari pertumbuhan ekonomi atau inflasi yang lebih tinggi yang mana," kata dia.

Adanya perubahan formula ini, Pemerintah DI Yogyakarta segera akan melakukan pertemuan kembali dan sosialisasi yang bersama dengan dewan pengupahan, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), serta serikat buruh yang ada di provinsi maupun kota serta kabupaten.

"Jadi itu nanti akan jadi dasar kita untuk bisa melakukan penentuan. Kalo kita lihat dari PP 36 2021, kita mestinya hari Senin besok mengumumkan UMP. Tapi tadi sudah disampaikan diberi waktu untuk bisa berembug bersama. UMP ditentukan 28 November, UMK itu kita diberi waktu sampai dengan tanggal 6 atau 7 Desember," kata Aji.

Aji mengaku saat ini dirinya belum mengetahui seara pasti berapa besaran UMP dan UMK untuk Yogyakarta pada 2023 mendatang, karena masih akan membahas dengan berbagai pihak terlebih dahulu.

"Kita harus berembug dulu koefisien yang dipakai seperti apa," ucapnya.

Disinggung soal permintaan serikat buruh untuk menaikkan UMP hingga Rp 4 juta, dia juga masih belum bisa menjawabnya. "Kita belum tahu, angkanya kita belum bisa," ucap Aji.

Sementara itu, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan pemerintah provinsi telah melakukan rapat dengan Kemenaker, dan diputuskan untuk mengundur jadwal pengumuman UMP dan UMK.

"Kemarin ada rapat melalui Zoom, diundur, komponennya apa belum berproses. Untuk UMR (UMP) tanggal 28 November, untuk UMK tanggal 7 Desember," ucapnya.

Baca juga: Pekerja di DIY Menjerit Sulit Beli Rumah, Pemerintah DIY Sebut Tak Ada Program Rumah Murah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pernikahan Kaesang, Warga di DIY Kerja Bakti dan Pasang Spanduk Turut Berbahagia

Jelang Pernikahan Kaesang, Warga di DIY Kerja Bakti dan Pasang Spanduk Turut Berbahagia

Yogyakarta
Jip Wisata dari Bantul Masuk Jurang di Gunungkidul, 1 Penumpang Tewas

Jip Wisata dari Bantul Masuk Jurang di Gunungkidul, 1 Penumpang Tewas

Yogyakarta
Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Warga Pasang Spanduk 'Ndherek Mangayubagyo' dan Selamat Datang Jokowi di Yogyakarta

Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Warga Pasang Spanduk "Ndherek Mangayubagyo" dan Selamat Datang Jokowi di Yogyakarta

Yogyakarta
H-6 Jelang Pernikahan, Erina Sebut Kaesang Pangarep Sudah Latihan Ijab Kabul Sejak 6 Bulan Lalu

H-6 Jelang Pernikahan, Erina Sebut Kaesang Pangarep Sudah Latihan Ijab Kabul Sejak 6 Bulan Lalu

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Tangkap Komplotan Pencuri Kabel, Pelaku Tentukan Sasaran Lewat Google Maps

Tangkap Komplotan Pencuri Kabel, Pelaku Tentukan Sasaran Lewat Google Maps

Yogyakarta
Ibunda Erina Gudono Ungkap Kondisi Putrinya Jelang Pernikahan dengan Kaesang

Ibunda Erina Gudono Ungkap Kondisi Putrinya Jelang Pernikahan dengan Kaesang

Yogyakarta
Luhut ke Rumah Calon Besan Jokowi, Pakdhe Erina Gudono: Cuma Mengecek Saja

Luhut ke Rumah Calon Besan Jokowi, Pakdhe Erina Gudono: Cuma Mengecek Saja

Yogyakarta
Ada 5 Busana yang Disiapkan untuk Kakak Pertama Erina Gudono, Semua Rancangan Desainer

Ada 5 Busana yang Disiapkan untuk Kakak Pertama Erina Gudono, Semua Rancangan Desainer

Yogyakarta
Jadi Wali Nikah Adiknya dengan Kaesang Pangarep, Kakak Pertama Erina Gudono Persiapkan Ini

Jadi Wali Nikah Adiknya dengan Kaesang Pangarep, Kakak Pertama Erina Gudono Persiapkan Ini

Yogyakarta
Siaran TV Analog di DI Yogyakarta Dimatikan, Warga yang Kehabisan STB Pilih Puasa Nonton TV

Siaran TV Analog di DI Yogyakarta Dimatikan, Warga yang Kehabisan STB Pilih Puasa Nonton TV

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Jalan Prambanan-Wonosari Ditargetkan Selesai Tahun 2024, Sultan Sebut Terhubung dengan Tol Yogyakarta-Solo

Jalan Prambanan-Wonosari Ditargetkan Selesai Tahun 2024, Sultan Sebut Terhubung dengan Tol Yogyakarta-Solo

Yogyakarta
Populasi Rentan HIV/AIDS Tambah 500 Persen, KPA Kulon Progo: Paling Banyak di Pekerja Seks dan Laki-laki Suka Laki-laki

Populasi Rentan HIV/AIDS Tambah 500 Persen, KPA Kulon Progo: Paling Banyak di Pekerja Seks dan Laki-laki Suka Laki-laki

Yogyakarta
Terjerat Utang, Bapak dan Anak Kompak Curi Helm hingga 6 Buah Setiap Beraksi

Terjerat Utang, Bapak dan Anak Kompak Curi Helm hingga 6 Buah Setiap Beraksi

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.