Kompas.com - 30/05/2022, 22:36 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Sebuah mobil Daihatsu Grand Max masuk ke Embung Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (30/5/2022) petang.

Kasi Ops SAR DIY Distrik Bantul Bondan Supriyanto menyampaikan, mobil pikap putih itu digunakan belajar menyetir oleh Utama (50) dan Oky (20) warga Pati, Jawa Tengah.

Akibat kejadian ini, Oky meninggal karena tenggelam setelah terimpit bagian bekalang mobil.

"Untuk korban (Oky) kita temukan sudah posisi henti nafas atau meninggal dunia," kata Bondan saat ditemui wartawan Senin malam.

Baca juga: Kisah Naharuddin dan Karung Kerupuk yang Menyelamatkannya 30 Jam Mengapung Usai KM Ladang Pertiwi Tenggelam

"Korban posisi tergenjet pintu belakang mobil, karena posisi mobil terbalik," ucap dia.

Korban langsung dibawa ke Rumah sakit Bhayangkara Polda DIY.

Sementara untuk mobil sudah dievakuasi dari embung Baturetno oleh tim SAR dan relawan.

Lurah Baturetno, Sarjoko menyampaikan peristiwa itu terjadi sore hari sekitar sehabis shalat Maghrib.

"Saya merapat ke sini teman yang ada bisa renang ke sini turun membantu," kata Sarjoko

Baca juga: Mencuci dan Mandi di Embung, Perempuan di NTT Tewas Tenggelam

Kronologi yang didapatkannya, anak berniat untuk mengajari bapaknya menyetir mobil.

Namun ternyata mobil tidak terkendali, menabrak pembatas embung dan jatuh ke dalam embung.

"Bapaknya nyetir dilatih anaknya. Yang meninggal anaknya," kata Sarjoko.

Panewu Banguntapan I Nyoman Gunarsa menyampaikan akan membuat rambu larangan berlatih mobil di kawasan embung.

Sepengetahuannya, selama ini kawasan embung itu juga tidak pernah digunakan untuk latihan menyetir mobil.

Selama ini kawasan embung digunakan bermain anak, dan dimanfaatkan lahan parkir jika ada kegiatan.

Baca juga: 2 Permukiman Tertua di Kawasan IKN Ini Nikmati Air dari Sungai dan Embung

Baru kali ini ada orang yang berlatih menyetir mobil di area tersebut, apalagi korban memang bukan warga Banguntapan.

"Keduanya (bapak dan anak) sama-sama bekerja di sini (bekerja dalam pembangunan bangunan milik warga). Yang meninggal 1 anaknya sekarang di Rumah Sakit Bhayangkara," kata Nyoman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Jalan Prambanan-Wonosari Ditargetkan Selesai Tahun 2024, Sultan Sebut Terhubung dengan Tol Yogyakarta-Solo

Jalan Prambanan-Wonosari Ditargetkan Selesai Tahun 2024, Sultan Sebut Terhubung dengan Tol Yogyakarta-Solo

Yogyakarta
Populasi Rentan HIV/AIDS Tambah 500 Persen, KPA Kulon Progo: Paling Banyak di Pekerja Seks dan Laki-laki Suka Laki-laki

Populasi Rentan HIV/AIDS Tambah 500 Persen, KPA Kulon Progo: Paling Banyak di Pekerja Seks dan Laki-laki Suka Laki-laki

Yogyakarta
Terjerat Utang, Bapak dan Anak Kompak Curi Helm hingga 6 Buah Setiap Beraksi

Terjerat Utang, Bapak dan Anak Kompak Curi Helm hingga 6 Buah Setiap Beraksi

Yogyakarta
Aniaya Warga Yogyakarta dan Coba Tarik Kendaraannya, Debt Collector Ditangkap Polisi

Aniaya Warga Yogyakarta dan Coba Tarik Kendaraannya, Debt Collector Ditangkap Polisi

Yogyakarta
'Dulu, 3 Anggota Keluarganya Intens Merawat DDS Selama 3 Bulan di RS, tapi Sekarang Dia Membalasnya dengan Menghabisi Mereka'

"Dulu, 3 Anggota Keluarganya Intens Merawat DDS Selama 3 Bulan di RS, tapi Sekarang Dia Membalasnya dengan Menghabisi Mereka"

Yogyakarta
DDS yang Racuni Orangtua dan Kakaknya Disebut Polisi Punya Kejiwaan Kokoh

DDS yang Racuni Orangtua dan Kakaknya Disebut Polisi Punya Kejiwaan Kokoh

Yogyakarta
DDS Bunuh Keluarganya Belajar dari Kasus Munir, Kopi Sianida Mirna dan Sate Sianida Bantul

DDS Bunuh Keluarganya Belajar dari Kasus Munir, Kopi Sianida Mirna dan Sate Sianida Bantul

Yogyakarta
Siap-siap, Siaran TV Analog di DIY Dimatikan Tengah Malam Nanti

Siap-siap, Siaran TV Analog di DIY Dimatikan Tengah Malam Nanti

Yogyakarta
Diumumkan 7 Desember, UMK Gunungkidul 2023 Sudah Diterima Semua Pihak

Diumumkan 7 Desember, UMK Gunungkidul 2023 Sudah Diterima Semua Pihak

Yogyakarta
Belum Siapkan Kado untuk Kaesang dan Erina, Sultan: Lha Wong Undangane Urung

Belum Siapkan Kado untuk Kaesang dan Erina, Sultan: Lha Wong Undangane Urung

Yogyakarta
Pemerintah DI Yogyakarta Segera Bantu Mahasiswa Asal Cianjur, Sultan: Jangan Sampai Mereka Drop Out

Pemerintah DI Yogyakarta Segera Bantu Mahasiswa Asal Cianjur, Sultan: Jangan Sampai Mereka Drop Out

Yogyakarta
Sultan Apresiasi Siswa SMA dan SMK yang Berikan Bantuan Korban Gempa Cianjur

Sultan Apresiasi Siswa SMA dan SMK yang Berikan Bantuan Korban Gempa Cianjur

Yogyakarta
Masih banyak Diskriminasi kepada Penderita HIV/AIDS

Masih banyak Diskriminasi kepada Penderita HIV/AIDS

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 2 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 2 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.