Pemuda Asal Klaten Tewas Usai Tembak Dadanya Pakai Senpi, Tinggalkan Pesan Ini untuk Mantan Pacar

Kompas.com - 30/05/2022, 17:48 WIB

KOMPAS.com - Pesan haru terungkap dari pria yang diduga tewas bunuh diri di kuburan Kampung Bareng, Klaten, Jawa Tengah.

Korban berinisial TY (25) ternyata sempat mengirimkan pesan terakhir kepada mantan kekasihnya melalui direct message (DM).

Dari penyelidikan sementara, TY nekat bunuh diri menggunakan senjata api untuk berburu karena masalah asmara.

Baca juga: Petani di NTT Diduga Hendak Bunuh Diri Saat Naik Bus, Pukul Kepala Sendiri dengan Batu

"Selain itu diperoleh keterangan dari mantan pacarnya dari komunikasi terakhir pelaku menyampaikan, 'kalau kamu baca DM (direct message) bahwa saya sudah tidak ada'," kata Kanit 1 Resmob Satreskrim Polres Klaten Iptu Ari Widodo, dilansir dari TribunSolo.com. Senin (30/5/2022).

Baca juga: Ingin Bunuh Diri Bersama, Ibu di Grobogan Campur Racun Tikus ke Sarapan Anaknya

Tembak dada pakai senjata api

Sementara itu, menuurt KBO Satreskrim Polres Klaten Iptu Eko Pujiyanto TY diduga tewas setelah menembak dadanya sendiri dengan senjata api untuk berburu di tempat pemakaman umum (TPU) Tegal Binangun, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klaten Utara, pada Minggu (29/5/2022).

Dugaan bunuh diri itu diperkuat dengan barang bukti berupa senjata api di tanah dengan jarak tak jauh dari posisi korban.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Kasus Kejahatan Jalanan yang Tewaskan Siswa SMA di Yogyakarta Berlanjut

Sidang Kasus Kejahatan Jalanan yang Tewaskan Siswa SMA di Yogyakarta Berlanjut

Yogyakarta
Resmikan MPP Kota Yogyakarta, Menpan-RB: 'Kata Presiden Birokrasi Itu Jangan Mbulet'

Resmikan MPP Kota Yogyakarta, Menpan-RB: "Kata Presiden Birokrasi Itu Jangan Mbulet"

Yogyakarta
Menpan-RB Siapkan 3 Skenario Pemindahan ASN ke IKN Nusantara

Menpan-RB Siapkan 3 Skenario Pemindahan ASN ke IKN Nusantara

Yogyakarta
Sejumlah Kader Keluar Usai Anies Jadi Bakal Capres, DPW Nasdem DIY: Dia Tidak Sesuai Demokrasi

Sejumlah Kader Keluar Usai Anies Jadi Bakal Capres, DPW Nasdem DIY: Dia Tidak Sesuai Demokrasi

Yogyakarta
LBH Yogyakarta Sebut Intimidasi Polemik Seragam Sudah Dimulai Sejak Pelibatan Satpol PP Kulon Progo

LBH Yogyakarta Sebut Intimidasi Polemik Seragam Sudah Dimulai Sejak Pelibatan Satpol PP Kulon Progo

Yogyakarta
Ditinggal Shalat di Masjid, Uang Rp 60 Juta Raib

Ditinggal Shalat di Masjid, Uang Rp 60 Juta Raib

Yogyakarta
Komnas HAM Sebut Ada Pelanggaran HAM dalam Tragedi Kanjuruhan, Dalami Penggunaan Gas Air Mata

Komnas HAM Sebut Ada Pelanggaran HAM dalam Tragedi Kanjuruhan, Dalami Penggunaan Gas Air Mata

Yogyakarta
Mengenal Kreteg Pegat Grojogan Sewu Tawangmangu dan Mitos Asmara Kandas di Baliknya

Mengenal Kreteg Pegat Grojogan Sewu Tawangmangu dan Mitos Asmara Kandas di Baliknya

Yogyakarta
Aliansi Rakyat Bergerak Gelar Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan di Depan Mapolda DI Yogyakarta

Aliansi Rakyat Bergerak Gelar Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan di Depan Mapolda DI Yogyakarta

Yogyakarta
Ketua Seknas Ganjar Kabupaten Purworejo: Partai Kalau Tidak Mendengarkan Suara Rakyat Akan Ditinggal Pemilihnya

Ketua Seknas Ganjar Kabupaten Purworejo: Partai Kalau Tidak Mendengarkan Suara Rakyat Akan Ditinggal Pemilihnya

Yogyakarta
Wali Murid SMAN 1 Wates Diduga Disekap karena Pertanyakan Seragam Sekolah, Banyak Pihak Berharap Berakhir Damai

Wali Murid SMAN 1 Wates Diduga Disekap karena Pertanyakan Seragam Sekolah, Banyak Pihak Berharap Berakhir Damai

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 6 Oktober 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 6 Oktober 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Sultan Minta Perdamaian Antar-suporter Sepak Bola Dibuktikan Nyata

Sultan Minta Perdamaian Antar-suporter Sepak Bola Dibuktikan Nyata

Yogyakarta
Haedar Nashir Minta Pemerintah Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Secara Objektif, Terbuka, dan Transparan

Haedar Nashir Minta Pemerintah Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Secara Objektif, Terbuka, dan Transparan

Yogyakarta
Mengenal Gamelan Sekaten Keraton Yogyakarta, Kyai Guntur Madu dan Kyai Nogo Wilogo

Mengenal Gamelan Sekaten Keraton Yogyakarta, Kyai Guntur Madu dan Kyai Nogo Wilogo

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.