Rumah di Sleman Hancur Diduga karena Petasan, Ketua RT: Ada Tiga Ledakan, Paling Keras yang Kedua

Kompas.com - 22/04/2022, 11:58 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Satu rumah di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta hacur diduga karena ledakan petasan.

Rumah milik Munadi tersebut tersebut berada di RT 022 RW 009 Plosokuning, Minomartani, Kecamatan Ngaglik.

Ketua RT setempat, Iwan Triantoro mengatakan ada tiga ledakan yang terdengar.

Ledakan pertama terdengar sekitar pukul 07.45 WIB. Ssaat itu ia keluar rumah dan melihat kepulan asap dari salah satu bangunan rumah.

"Ledakan pertama, saya langsung keluar rumah," ujar Iwan saat ditemui di lokasi, pada Jumat (22/4/2022).

Baca juga: Tiga Ledakan Hancurkan Rumah di Sleman, 8 Lainnya Rusak, Diduga akibat Petasan

Tak berselang lama, disusul ledakan kedua. Menurutnya saat ledakan pertama, rumah masih berdiri.

"Ada tiga kali ledakan. Yang suara ledakan paling keras yang kedua," ungkap dia.

Saat ledakan kedua, rumah tersebut langsung roboh. Iwan mengaku melihat atas rumah beterbangan hingga ke ruang tamu di rumah sebelahnya.

"Ledakan kedua itu material (atap) rumah beterbangan, kayu usuk sampai terangkat ke nembus ruang tamu rumah sebelah. Ada genteng-genteng, seng berapa lembar masih di atas pohon," ucap dia.

Menurut Iwan saat kejadian, rumah milik Munadi itu dalam kondisi kosong.

Baca juga: Pemuda yang Ledakkan Petasan di Anus Kucing Ditangkap, Ini Motifnya

Namun dia tak tahu jika rumah tersebut digunakan untuk menyimpan petasan.

Dari informasi yang ia dapat, ada sekitar 3 kilogram bahan peledak serta mercon renteng berukuran panjang yang disimpan di rumah itu.

"Saya enggak tahu mulai pembuatanya, berapa banyak bahanya saya tidak tahu. Cuma dari rekan-rekan pemuda saya tadi minta informasi sejujur-jujurnya ada yang menyampaikan 3 kilo, terus ada mercon renteng berapa meter masih simpang siur," tutur dia.

Dari data sementara, Iwan mengatakan ada delapan rumah yang rusak akibat ledakan tersebut.

Baca juga: Motif Pemuda Sumbawa Ledakkan Petasan di Anus Kucing, Kesal karena Sering Buang Air Besar Sembarangan

Ada yang kaca rumahnya pecah hingga plafon rumah ambrol. Namun yang terparah adalah rumah yang digunakan untuk menyimpan petasan.

"Rumah yang paling parah ya yang tempat penyimpanan, enggak ada bangunan yang berdiri," kata Iwan.

"Yang lumayan parah itu rumah yang lokasinya di selatan rumah yang digunakan untuk menyimpan (mercon) ini. Plafonya ambrol, temboknya pada retak," tambah dia.

Iwan mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebyt Sebab, saat terjadi ledakan, rumah dalam keadaan kosong.

Baca juga: Kucing yang Jadi Korban Ledakan Petasan di Sumbawa Ditemukan, Begini Kondisinya...

Selama ini menurut Iwan, warga di Plosokuning memiliki rutinitas menyalakan petasan saat Lebaran.

Sementara itu saksi mata lain, Musatafa mengatakan suara ledakan dari rumah tersebut terdengar hingga radius lebih dari satu kilometer.

Akibat ledakan tersebut rumah permanen milik Munadi ambruk rata dengan tanah.

Ia mengatakan rumah tersebut terdiri dari dua bangunan. Bagian depan digunakan istri Munadi sebagai toko untuk berjualan.

"Rumah yang hancur adalah bangunan yang ada di belakang," kata dia.

Dari pengamantan Kompas.com, di lokasi kejadian sudah dipasang garis polisi dan dipenuhi warga yang ingin melihat. Tampak pula anggota Gegana Brimob Polda DIY datang dan langsung memeriksa lokasi kejadian.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Wijaya Kusuma | Editor : Robertus Belarminus), Antara

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER YOGYAKARTA] Nama Anggota Bawaslu dan PNS Dicatut Parpol | Kuda Andong Lepas Kendali karena Kaget Dengar Klakson

[POPULER YOGYAKARTA] Nama Anggota Bawaslu dan PNS Dicatut Parpol | Kuda Andong Lepas Kendali karena Kaget Dengar Klakson

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 20 Agustus 2022: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 20 Agustus 2022: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
3 Parpol Ajukan Sengketa ke Bawaslu, KPU: Kami Belum Mengeluarkan Keputusan

3 Parpol Ajukan Sengketa ke Bawaslu, KPU: Kami Belum Mengeluarkan Keputusan

Yogyakarta
KPU dan Pemerintah DIY Tandatangani Nota Kesepahaman Pemilu Pastikan Pelajar Tidak Kehilangan Hak Suara

KPU dan Pemerintah DIY Tandatangani Nota Kesepahaman Pemilu Pastikan Pelajar Tidak Kehilangan Hak Suara

Yogyakarta
Menabrak Kereta Api di Yogyakarta, Orang yang Belum Diketahui Identitasnya Tewas

Menabrak Kereta Api di Yogyakarta, Orang yang Belum Diketahui Identitasnya Tewas

Yogyakarta
Bank Sampah di Kulon Progo ini Suplai Plastik Kresek untuk Bikin Aspal

Bank Sampah di Kulon Progo ini Suplai Plastik Kresek untuk Bikin Aspal

Yogyakarta
Terbanyak untuk Honor, Perkiraan Anggaran Pilkada 2024 Gunungkidul Naik 2 Kali Lipat Dibandingkan 2020

Terbanyak untuk Honor, Perkiraan Anggaran Pilkada 2024 Gunungkidul Naik 2 Kali Lipat Dibandingkan 2020

Yogyakarta
2 Nama Anggota Bawaslu dan 1 PNS di Bantul Dicatut Parpol, Ketua KPU RI Klaim Sipol Berjalan Efektif

2 Nama Anggota Bawaslu dan 1 PNS di Bantul Dicatut Parpol, Ketua KPU RI Klaim Sipol Berjalan Efektif

Yogyakarta
Video Viral Andong Lepas Kendali karena Kaget Dengar Klakson Bus

Video Viral Andong Lepas Kendali karena Kaget Dengar Klakson Bus

Yogyakarta
[POPULER YOGYAKARTA] Kepsek dan Guru Disanksi Buntut Kasus Siswi Diduga Dipaksa Berjilbab | Kisah Lagu 'Ojo Dibandingke'

[POPULER YOGYAKARTA] Kepsek dan Guru Disanksi Buntut Kasus Siswi Diduga Dipaksa Berjilbab | Kisah Lagu "Ojo Dibandingke"

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 19 Agustus 2022: Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 19 Agustus 2022: Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Warga Bantul Olah Sampah Plastik Jadi Bahan Bangunan

Warga Bantul Olah Sampah Plastik Jadi Bahan Bangunan

Yogyakarta
12 Anak dari SSB Baturetno Bantul Wakili Indonesia Berlaga di Kuala Lumpur Cup Malaysia

12 Anak dari SSB Baturetno Bantul Wakili Indonesia Berlaga di Kuala Lumpur Cup Malaysia

Yogyakarta
Kisah di Balik Lagu 'Ojo Dibandingke', Ternyata Terinspirasi dari Kejadian Nyata Getirnya Asmara

Kisah di Balik Lagu "Ojo Dibandingke", Ternyata Terinspirasi dari Kejadian Nyata Getirnya Asmara

Yogyakarta
Air Sungai di Kota Yogyakarta Tercemar E-coli, Ini Dampaknya bagi Warga

Air Sungai di Kota Yogyakarta Tercemar E-coli, Ini Dampaknya bagi Warga

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.