Kompas.com - 12/03/2022, 16:58 WIB

KULON PROGO, KOMPAS.com – Satu orang tewas tertabrak Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (KA Bandara) di perlintasan kereta yang ada di Pedukuhan Siwalan, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Korban adalah Yuliyanta (41), warga Pedukuhan Gembongan, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo.

Korban tewas dengan luka berat pada kepala, kaki, dan tangan.

Baca juga: 2 Truk Tertabrak Kereta Api di Lamongan, Masinis Terluka, Lokomotif Ringsek

"Kepolisian Sektor Sentolo melaporkan adanya orang tertabrak kereta api dan mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Nengah Jeffry Prana Widyana melalui pesan singkat, Sabtu (12/3/2022).

Kecelakaan terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, kereta melintas di lokasi kejadian dalam perjalanan menuju Stasiun Tugu di Yogyakarta.

Polisi Sentolo mendatangi lokasi usai menerima laporan warga tewas akibat tertabrak kereta. PMI juga tiba di sana untuk mengevakuasi korban.

Polisi memastikan bahwa korban bernama Yuliyanta, warga Gembongan yang tidak jauh dari lokasi ia ditemukan. Hal ini diketahui dari KTP yang ada pada korban dan keterangan saudara korban.

Karena korban mengalami luka berat akibat tertabrak kereta, Palang Merah Indonesia (PMI) harus melakukan pencarian dan mengumpulkan tubuh korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Nyi Ageng Serang (RSUD NAS).

Proses evakuasi menjadi tontonan warga dari pinggir perlintasan kereta hingga atas jembatan flyover yang tidak jauh dari sana.

Baca juga: Berkendara Sambil Menelepon, Remaja di Blitar Tewas Tertabrak Kereta Api

Polisi juga mengumpulkan berbagai keterangan dari berbagai pihak.

Keterangan dari PT KAI stasiun Sentolo, diduga korban tertabrak KA Bandara YIA jurusan Jogja yang melintas di TKP pukul 10.30 WIB.

Polisi juga menggali informasi dari pihak keluarga korban. Berdasarkan keterangan beberapa saksi, korban mengalami depresi karena permasalahan keluarga

"Jasad korban langsung dievakuasi oleh PMI Kulon Progo ke rumah sakit," kata Jeffry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Jalan Prambanan-Wonosari Ditargetkan Selesai Tahun 2024, Sultan Sebut Terhubung dengan Tol Yogyakarta-Solo

Jalan Prambanan-Wonosari Ditargetkan Selesai Tahun 2024, Sultan Sebut Terhubung dengan Tol Yogyakarta-Solo

Yogyakarta
Populasi Rentan HIV/AIDS Tambah 500 Persen, KPA Kulon Progo: Paling Banyak di Pekerja Seks dan Laki-laki Suka Laki-laki

Populasi Rentan HIV/AIDS Tambah 500 Persen, KPA Kulon Progo: Paling Banyak di Pekerja Seks dan Laki-laki Suka Laki-laki

Yogyakarta
Terjerat Utang, Bapak dan Anak Kompak Curi Helm hingga 6 Buah Setiap Beraksi

Terjerat Utang, Bapak dan Anak Kompak Curi Helm hingga 6 Buah Setiap Beraksi

Yogyakarta
Aniaya Warga Yogyakarta dan Coba Tarik Kendaraannya, Debt Collector Ditangkap Polisi

Aniaya Warga Yogyakarta dan Coba Tarik Kendaraannya, Debt Collector Ditangkap Polisi

Yogyakarta
'Dulu, 3 Anggota Keluarganya Intens Merawat DDS Selama 3 Bulan di RS, tapi Sekarang Dia Membalasnya dengan Menghabisi Mereka'

"Dulu, 3 Anggota Keluarganya Intens Merawat DDS Selama 3 Bulan di RS, tapi Sekarang Dia Membalasnya dengan Menghabisi Mereka"

Yogyakarta
DDS yang Racuni Orangtua dan Kakaknya Disebut Polisi Punya Kejiwaan Kokoh

DDS yang Racuni Orangtua dan Kakaknya Disebut Polisi Punya Kejiwaan Kokoh

Yogyakarta
DDS Bunuh Keluarganya Belajar dari Kasus Munir, Kopi Sianida Mirna dan Sate Sianida Bantul

DDS Bunuh Keluarganya Belajar dari Kasus Munir, Kopi Sianida Mirna dan Sate Sianida Bantul

Yogyakarta
Siap-siap, Siaran TV Analog di DIY Dimatikan Tengah Malam Nanti

Siap-siap, Siaran TV Analog di DIY Dimatikan Tengah Malam Nanti

Yogyakarta
Diumumkan 7 Desember, UMK Gunungkidul 2023 Sudah Diterima Semua Pihak

Diumumkan 7 Desember, UMK Gunungkidul 2023 Sudah Diterima Semua Pihak

Yogyakarta
Belum Siapkan Kado untuk Kaesang dan Erina, Sultan: Lha Wong Undangane Urung

Belum Siapkan Kado untuk Kaesang dan Erina, Sultan: Lha Wong Undangane Urung

Yogyakarta
Pemerintah DI Yogyakarta Segera Bantu Mahasiswa Asal Cianjur, Sultan: Jangan Sampai Mereka Drop Out

Pemerintah DI Yogyakarta Segera Bantu Mahasiswa Asal Cianjur, Sultan: Jangan Sampai Mereka Drop Out

Yogyakarta
Sultan Apresiasi Siswa SMA dan SMK yang Berikan Bantuan Korban Gempa Cianjur

Sultan Apresiasi Siswa SMA dan SMK yang Berikan Bantuan Korban Gempa Cianjur

Yogyakarta
Masih banyak Diskriminasi kepada Penderita HIV/AIDS

Masih banyak Diskriminasi kepada Penderita HIV/AIDS

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 2 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 2 Desember 2022: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.