Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aksi Pembobolan Mesin ATM di Sleman Digagalkan, Pelaku Belum Sempat Ambil Uangnya

Kompas.com - 24/05/2024, 23:36 WIB
Wijaya Kusuma,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Aksi pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di sekitar Ringroad Jalan Padjajaran, Pogung, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman pada Jumat (24/05/2024) dini hari berhasil digagalkan. 

Saat dikonfirmasi, Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi membenarkan terkait penangkapan pelaku pembobolan ATM.

"(Penangkapan) Dini hari lah, jam 1-an," ujar Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi, Jumat (24/05/2024).

Baca juga: Pembobol Kartu ATM di NTT Ternyata Oknum Satpam Rumah Sakit

Endriadi menyampaikan awalnya petugas keamanan mendapatkan informasi adanya pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Ringroad Jalan Padjajaran, Pogung, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.

Setelah itu, dilakukan pengecekan ke lokasi bersama anggota Polisi. Ternyata di lokasi memang didapati ada orang yang melakukan pembobolan.

"Didapati ada pelaku dengan membawa obeng, di lokasi. Kemudian pelaku tersebut, bersama barang buktinya dibawa ke piket Reskrimum," ucapnya.

Endriadi menuturkan, pelaku yang ditangkap berjumlah satu orang. Pelaku berinisial DA (25), warga Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman.

"Yang ketangkep sendiri, tapi kan ada CCTV juga nanti kita teliti. Sementara satu orang (yang ditangkap)," tuturnya.

Pelaku, lanjut Endriadi, sudah merusak mesin ATM. Namun, pelaku belum sempat berhasil mengambil uang yang ada di dalam mesin ATM.

"Sudah merusak, barang bukti sudah ada, alat merusaknya juga sudah ada. Belum (sempat mengambil uang) hanya merusak, belum berhasil ambil uangnya," bebernya.

Endriadi mengungkapkan ada sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan. Salah satunya kendaraan sepeda motor yang digunakan oleh pelaku.

"Ada sepeda motor, untuk alat transportasi yang bersangkutan ke TKP. Terus bukti ATM tempat uang yang keluar," urainya.

Sampai saat ini Polisi masih melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut. Termasuk memeriksa rekaman CCTV.

"Kita masih lakukan pemeriksaan penelitian dan penyidikan," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Mengamuk, Sapi Jantan di Klaten Ditenangkan dengan Sapi Betina

Mengamuk, Sapi Jantan di Klaten Ditenangkan dengan Sapi Betina

Yogyakarta
Variasi Olahan Daging Kurban, Warga Gunungkidul Serbu Penggilingan Daging

Variasi Olahan Daging Kurban, Warga Gunungkidul Serbu Penggilingan Daging

Yogyakarta
Rumah Terdampak Tambang Urug di Gunungkidul Tidak Direlokasi

Rumah Terdampak Tambang Urug di Gunungkidul Tidak Direlokasi

Yogyakarta
Keraton Yogyakarta Gelar Grebeg Besar Peringati Idul Adha, Warga 'Nyandhong' Gunungan

Keraton Yogyakarta Gelar Grebeg Besar Peringati Idul Adha, Warga "Nyandhong" Gunungan

Yogyakarta
Anggota DPRD Terpilih Asal Papua Meninggal Dunia Setelah Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta

Anggota DPRD Terpilih Asal Papua Meninggal Dunia Setelah Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta

Yogyakarta
Cerita Pemilik Rumah Terdampak Tambang Urug Tol Gunungkidul, Diliputi Rasa Waswas

Cerita Pemilik Rumah Terdampak Tambang Urug Tol Gunungkidul, Diliputi Rasa Waswas

Yogyakarta
Viral, Video Tambang Mepet Rumah Warga di Gunungkidul, Dikeruk untuk Tol

Viral, Video Tambang Mepet Rumah Warga di Gunungkidul, Dikeruk untuk Tol

Yogyakarta
Kronologi Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Truk di Tol Pemalang-Batang, 2 Tewas

Kronologi Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Truk di Tol Pemalang-Batang, 2 Tewas

Yogyakarta
Sapi dari Presiden Jokowi Dibagikan untuk 515 Keluarga di 5 Dusun Kulon Progo

Sapi dari Presiden Jokowi Dibagikan untuk 515 Keluarga di 5 Dusun Kulon Progo

Yogyakarta
Terjerat Tali, Sapi untuk Kurban Malah Mati di Gunungkidul

Terjerat Tali, Sapi untuk Kurban Malah Mati di Gunungkidul

Yogyakarta
Geram: Pemain Judi 'Online' Sama dengan Pemakai Narkoba

Geram: Pemain Judi "Online" Sama dengan Pemakai Narkoba

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Selasa 18 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Polisi Masih Periksa 3 Orang Pemilik Puluhan Kendaraan Bodong di Pati

Polisi Masih Periksa 3 Orang Pemilik Puluhan Kendaraan Bodong di Pati

Yogyakarta
Sapi Kurban di Gunungkidul Lari 20 Km Keluar Masuk Gang, Butuh 3 Jam untuk Menangkap

Sapi Kurban di Gunungkidul Lari 20 Km Keluar Masuk Gang, Butuh 3 Jam untuk Menangkap

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com