Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pakai Jasa SPG, Penjual Hewan Kurban di Bantul Berhasil Jual Ratusan Ekor Kambing

Kompas.com - 21/05/2024, 04:53 WIB
Markus Yuwono,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Adi Karnadi (31), penjual hewan kurban di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, bisa menjual ratusan ekor kambing dalam beberapa hari. Hal ini lantaran Adi menggunakan jasa Sales Promotion Girl (SPG)

Adi menjual kambing kurban menggunakan SPG di Godegan RT 10, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Sejak Minggu (12/5/2024) hingga Senin (20/5/2024), Adi sudah menjual 196 ekor kambing.

Baca juga: Sumsel Siapkan 29.000 Sapi dan 45.000 Kambing untuk Hewan Kurban

"Sudah tembus 196 ekor kambing yang terjual, sangat signifikan sekali. Jadi target 300 ekor mungkin bisa tercapai," kata Adi saat dihubungi wartawan melalui telepon Senin petang.

Dia mengaku menggunakan jasa SPG karena memiliki kemampuan berbicara untuk meyakinkan konsumen. Sehingga mampu menarik pembeli untuk datang.

Total ada tiga SPG yang disiapkan untuk membantu menjelaskan kepada konsumen.

"Berpenampilan menarik dan itu bisa menarik konsumen. SPG saya ada tiga, Mbak Rahma, Mbak Kiki dan Mbak Riris. Mereka sangat luar biasa membantu penjualan kambing saya," ucap dia.

Adi mengakui banyak kritikan yang diterima, terutama dari warganet di media sosial. Namun, pihaknya akan tetap menjalankan sesuai dengan apa yang dilakukan saat ini.

"Untuk masukan yang masuk akan saya tampung. Karena saya juga manusia biasa, yang banyak salah dan tidak selamanya benar dan salah," ucap dia.

Adi mengatakan, selain menggunakan jasa SPG, pihaknya memberikan tawaran harga kambing yang bersaing. Adapun harga mulai dari Rp 2,5 juta hingga Rp 7 juta.

Adapun jenis kambing yang paling laris di harga Rp 2,5 juta sampai Rp 3,5 juta. Untuk membeli, bisa menghubungi terlebih dahulu. Selain itu, pembeli bisa langsung datang ke tempat jualan kambing di Godegan, Tamantirto, Kasihan.

"Ketika pembeli deal membeli kambing bisa mendapatkan gratis makan sate kambing baik di tempat penjualan atau di warung makan," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Remaja di Bantul Tewas Kecelakaan Sehari Sebelum Ulang Tahun

Remaja di Bantul Tewas Kecelakaan Sehari Sebelum Ulang Tahun

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Malam Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Pantarlih Pilkada Bantul Kurang 229 Petugas

Pantarlih Pilkada Bantul Kurang 229 Petugas

Yogyakarta
Buat Onar di Gunungkidul, Pria Asal Yogyakarta Dikeroyok Warga

Buat Onar di Gunungkidul, Pria Asal Yogyakarta Dikeroyok Warga

Yogyakarta
SDN Nglarang Sleman Terdampak Tol Yogya-Solo, Pembangunan Gedung Baru Ditargetkan Selesai 6 Bulan

SDN Nglarang Sleman Terdampak Tol Yogya-Solo, Pembangunan Gedung Baru Ditargetkan Selesai 6 Bulan

Yogyakarta
Judi Online Makan Korban Lagi, Pemerintah Diminta Gerak Cepat

Judi Online Makan Korban Lagi, Pemerintah Diminta Gerak Cepat

Yogyakarta
Keributan di Depan Klinik Kecantikan Yogyakarta, Polisi Sebut Pelaku dan Korban Saling Kenal

Keributan di Depan Klinik Kecantikan Yogyakarta, Polisi Sebut Pelaku dan Korban Saling Kenal

Yogyakarta
Truk Terguling hingga Masuk Jurang di Bantul, Obat Nyamuk Bakar Berhamburan di Jalanan

Truk Terguling hingga Masuk Jurang di Bantul, Obat Nyamuk Bakar Berhamburan di Jalanan

Yogyakarta
Kemenlu Sebut 165 WNI Terancam Hukuman Mati, Terbanyak di Malaysia dengan Kasus Narkoba

Kemenlu Sebut 165 WNI Terancam Hukuman Mati, Terbanyak di Malaysia dengan Kasus Narkoba

Yogyakarta
Sakit Hati Difitnah Curi Ayam, Pria di Gunungkidul Bunuh Nenek Tetangganya Sendiri

Sakit Hati Difitnah Curi Ayam, Pria di Gunungkidul Bunuh Nenek Tetangganya Sendiri

Yogyakarta
Curi Sepeda Motor, Pria Asal Sukoharjo 'Didor' Polisi di Gunungkidul

Curi Sepeda Motor, Pria Asal Sukoharjo "Didor" Polisi di Gunungkidul

Yogyakarta
Pelaku Pembunuhan Nenek di Gunungkidul Ditangkap, Motif Sakit Hati Difitnah

Pelaku Pembunuhan Nenek di Gunungkidul Ditangkap, Motif Sakit Hati Difitnah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Diskominfo Pati Kesulitan Ubah Cap Negatif Sukolilo di Google Maps, Ini Alasannya

Diskominfo Pati Kesulitan Ubah Cap Negatif Sukolilo di Google Maps, Ini Alasannya

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com