Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Curi Emas 100 Gram Senilai Rp 100 Juta, Pelaku Sebut "Nemu" di Kolong Lemari

Kompas.com - 15/05/2024, 04:47 WIB
Dani Julius Zebua,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

KULON PROGO, KOMPAS.com – Polisi tangkap seorang cleaning servis atau tukang kebersihan karena mencuri emas pelanggannya di Padukuhan Botokan, Kalurahan Jatirejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Polisi menyita 100 Gram emas yang terdiri dari 11 bungkus perhiasan berupa gelang, kalung dan cincin. Polisi menjebloskan MH ke tahanan Polsek Lendah. 

Baca juga: Petugas Cleaning Service Kampus Negeri di Kulon Progo Curi Motor Berkali-kali untuk Karaoke

“Pelaku sedang didapati berada di rumahnya. Diintrogasi dan mengakui telah mencuri di rumah warga Jatirejo, Lendah,” kata AKP Tuhono, Kapolsek Lendah, Selasa (14/5/2024).

MH merupakan mantan office boy di sebuah rumah sakit ternama Sleman. Ia bekerja dua tahun di sana, namun berhenti karena rumah sakit menerapkan pengurangan pegawai. 

Dengan memanfaatkan pengalamannya, MH melakoni pekerjaan menjadi cleaning service panggilan. Ia mengiklankan diri lewat media sosial milik temannya, selama dua tahun belakangan. 

Ada saja warga yang memakai jasanya untuk membersihkan rumah. Salah satunya FL (39), perempuan asal Kapanewon Galur. Ia memakai jasa MH membersihkan rumah jelang hari Lebaran, pada 6-7 April 2024.

Di rumah FL, MH malah mencuri dompet berisi perhiasan emas, berupa gelang, kalung, cincin. Totalnya perhiassan yang dicuri seberat 100 gram emas yang senilai Rp 100 juta. 

Pemilik curiga perhiasannya hilang saat memeriksa lemari pada 16 April 2024. Ia mencurigai MH karena pernah membersihkan rumah sebelum Lebaran.  FL lantas melaporkan hal ini ke polisi beberapa hari kemudian.

Polisi mengumpulkan beberapa barang bukti. Polisi kemudian mencari MH dan menemukannya di rumah di Pajangan. Polisi menyita perhiasan tersebut dan menggiring MH ke Polsek Lendah. 

Polisi menjerat MH pakai pasal 364  dengan ancaman lima tahun penjara. 

MH menampik mencuri perhiasan milik majikannya itu. Ia mengaku menemukan dompet isi perhiasan di kolong lemari, mengambil, lalu membawa pergi.

Ia mengaku menyukai perhiasan itu sehingga tidak menjual atau memberikannya ke orang lain.

“Hanya karena saya senang saja,” kata MH.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Puluhan Wisatawan di Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Puluhan Wisatawan di Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Yogyakarta
Diduga Telilit Utang, 1 Warga Magelang Gantung Diri di Teras Rumah

Diduga Telilit Utang, 1 Warga Magelang Gantung Diri di Teras Rumah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Sisa Makanan Jadi Sampah Terbanyak di Yogyakarta

Sisa Makanan Jadi Sampah Terbanyak di Yogyakarta

Yogyakarta
Lansia Penyadap Nira di Kulon Progo Tewas akibat Jatuh dari Pohon Kelapa

Lansia Penyadap Nira di Kulon Progo Tewas akibat Jatuh dari Pohon Kelapa

Yogyakarta
Depo Sampah di Mandala Krida Penuh, Pedagang Keluhkan Omzet Anjlok dan Ganggu Kesehatan

Depo Sampah di Mandala Krida Penuh, Pedagang Keluhkan Omzet Anjlok dan Ganggu Kesehatan

Yogyakarta
Truk Tangki Terguling di Tanjakan, Jalan Raya Kulon Progo Banjir Minyak Jelantah

Truk Tangki Terguling di Tanjakan, Jalan Raya Kulon Progo Banjir Minyak Jelantah

Yogyakarta
Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya Bantul Yogyakarta

Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya Bantul Yogyakarta

Yogyakarta
Api Lahap Tanah Kas Desa dan Lahan Warga di Kulon Progo, Penyebab Belum Diketahui

Api Lahap Tanah Kas Desa dan Lahan Warga di Kulon Progo, Penyebab Belum Diketahui

Yogyakarta
Uang Sumbangan Salah Satu MAN di Yogya Dinilai Terlalu Besar, Orangtua Siswa Mengadu ke Ombudsman

Uang Sumbangan Salah Satu MAN di Yogya Dinilai Terlalu Besar, Orangtua Siswa Mengadu ke Ombudsman

Yogyakarta
Musim Kemarau, BPBD Ungkap Daerah Rawan Kekeringan dan Kebakaran Hutan di Yogyakarta

Musim Kemarau, BPBD Ungkap Daerah Rawan Kekeringan dan Kebakaran Hutan di Yogyakarta

Yogyakarta
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY, Daerah Mana Saja?

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY, Daerah Mana Saja?

Yogyakarta
Ledakan di Bantul, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi tapi Pemilik Petasan Masih Misteri

Ledakan di Bantul, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi tapi Pemilik Petasan Masih Misteri

Yogyakarta
Pemilik Rental Mobil di Yogyakarta 'Blacklist' Penyewa Ber-KTP Pati, Ada yang sejak 2020

Pemilik Rental Mobil di Yogyakarta "Blacklist" Penyewa Ber-KTP Pati, Ada yang sejak 2020

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com