Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Erick Thohir: Pembinaan Sepak Bola Harus dari Usia Dini

Kompas.com - 03/09/2023, 09:49 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Andi Hartik

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menekankan pentingnya pembinaan atlet sepak bola sejak usia dini. Menurutnya, tim nasional sepak bola tidak bisa dibentuk dengan instan.

"Memang pembinaan sepak bola kan harus dari usia dini sejak 9 tahun. Kalau kita sekarang persiapkan U-17 nanti juga jadi U-20," ujar Erick saat ditemui dalam event Grassroot Football Festival di Lapangan Kenari, Kota Yogyakarta, Minggu (3/9/2023).

Erick menambahkan, pembinaan usia dini pada sepak bola sangat krusial lantaran usia dini menjadi pondasi dalam membuat sebuah tim nasional yang kuat.

"Tidak mungkin kita membangun sepak bola kita timnas secara instan," kata dia.

Baca juga: Kericuhan Suporter PSIS Semarang Vs Persib, Exco PSSI: Kita Masih Masa Transisi

Erick menambahkan, pengembangan usia dini juga sudah dilakukan oleh negara-negara lain dengan hasil yang memuaskan. Sehingga, pihaknya akan membenahi pengembangan atlet sepak bola usia dini ke depannya.

"Lihat bagaimana bangsa lain membangun sepak bolanya semua dari usia bawah. Nah, ini yang harus kita perbaiki di mana-mana untuk Asprov yang serius pasti ada berkahnya dan PSSI kita bantu pendanaan memang tidak pernah cukup tapi paling enggak kita harus kolaborasi saling peduli," ucapnya.

Baca juga: Ketum PSSI: Ernando adalah Pahlawan, Bisa Jadi Kiper Terbaik Indonesia

Pada 2038 nanti, PSSI menargetkan tim nasional dapat lolos dalam ajang piala dunia tanpa melalui jalur tuan rumah.

"Kita harapkan ke depan lolos bukan sebagai tuan rumah saja, itu kan derajat yang lebih tinggi," kata dia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 13 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Sapi Kurban Presiden Jokowi dari Bantul akan Dikirim ke Kulon Progo

Sapi Kurban Presiden Jokowi dari Bantul akan Dikirim ke Kulon Progo

Yogyakarta
Pantai Pandansari di Yogyakarta: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Pantai Pandansari di Yogyakarta: Daya Tarik, Aktivitas, dan Rute

Yogyakarta
Warga Jagalan Gelar Aksi Damai Tolak TPS3R Karangmiri

Warga Jagalan Gelar Aksi Damai Tolak TPS3R Karangmiri

Yogyakarta
2 PNS di Sleman Dijatuhi Sanksi Disiplin karena Perselingkuhan

2 PNS di Sleman Dijatuhi Sanksi Disiplin karena Perselingkuhan

Yogyakarta
Detik-detik Warga di Gunungkidul Meninggal Ditendang Sapi Kurban Berat 1 Ton

Detik-detik Warga di Gunungkidul Meninggal Ditendang Sapi Kurban Berat 1 Ton

Yogyakarta
Soal Beach Club Raffi Ahmad, Bupati Gunungkidul Bantah Ada Peletakan Batu Pertama

Soal Beach Club Raffi Ahmad, Bupati Gunungkidul Bantah Ada Peletakan Batu Pertama

Yogyakarta
Soal Judi 'Online', Menko PMK: Membahayakan Ketahanan Nasional

Soal Judi "Online", Menko PMK: Membahayakan Ketahanan Nasional

Yogyakarta
Warga Jagalan Tolak TPS3R Karangmiri, Pemkot Yogyakarta Bakal Konsolidasi Ulang

Warga Jagalan Tolak TPS3R Karangmiri, Pemkot Yogyakarta Bakal Konsolidasi Ulang

Yogyakarta
Waspada Leptospirosis, 20 Kasus di Sleman, 3 Meninggal

Waspada Leptospirosis, 20 Kasus di Sleman, 3 Meninggal

Yogyakarta
Begini Penampakan Lokasi Rencana Pembangunan Beach Club Raffi Ahmad

Begini Penampakan Lokasi Rencana Pembangunan Beach Club Raffi Ahmad

Yogyakarta
Soal Polemik Beach Club Raffi Ahmad di Gunungkidul, Pemerintah DIY Bilang Begini

Soal Polemik Beach Club Raffi Ahmad di Gunungkidul, Pemerintah DIY Bilang Begini

Yogyakarta
Kasus Pemukulan Mahasiswa Demo, CCTV di DPRD DIY Mati Saat Kejadian

Kasus Pemukulan Mahasiswa Demo, CCTV di DPRD DIY Mati Saat Kejadian

Yogyakarta
Mengenal 'Cempuro' dan 'Semar', Mangga Keraton Yogyakarta yang Saat Matang Warnanya Tetap Hijau

Mengenal "Cempuro" dan "Semar", Mangga Keraton Yogyakarta yang Saat Matang Warnanya Tetap Hijau

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com