Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Acara Midodareni Kaesang-Erina Dimulai, Ini Maknanya

Kompas.com - 09/12/2022, 19:34 WIB
Wijaya Kusuma,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Rombongan keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) memasuki kediaman Erina Gudono untuk mengikuti upacara adat midodareni.

Tampak rombongan terdiri antara lain Presiden Joko Widodo, Iriana Joko Widodo,
Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. Kedatangan keluarga Joko Widodo disambut oleh keluarga Erina Gudono.

Keluarga Erina Gudono yang menyambut antara lain Ibunda Erina yakni Sofiatun Gudono dan Allen Adam Rinaldy Gudono. Kedua keluarga mengenakan baju adat jawa berwarna putih.

Baca juga: Jokowi Tiba di Rumah Erina untuk Midodareni, Kaesang Bawa Bunga

Sebagai perwakilan keluarga Joko Widodo adalah Gibran Rakabuming Raka yang menyampaikan maksud kedatangan kepada keluarga Erina Gudono. Sedangkan perwakilan keluarga Erina Gudono adalah Abdul Muhaimin.

Diberitakan sebelumnya Kaesang Pangarep akan menghadiri acara midodareni di kediaman calon istri Erina Gudono di Purwosari RT 003 RW 059, Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman. Kaesang hadir untuk menjalani upacara Nyantrik.

Owner Wedding Organizer Pengantin Production Wigung Wratsangka mengatakan midodareni itu dari kata widodari.

"Artinya cantik lahir batin. Doanya mudah-mudahan mempelai putri mempunyai kecantikan lahir batin. Kalau dulu dimaknai turunya bidadari dan sebagainya, nampaknya arti seperti itu sulit diterima untuk anak-anak sekarang," ujar Owner Wedding Organizer Pengantin Production Wigung Wratsangka usai memimpin gladi di kediaman Erina Gudono, Rabu (7/12/2022).

Wigung Wratsangka menuturkan di dalam paugeran atau aturan kuno calon mempelai putra datang tanpa orangtuanya. Sekarang dalam perkembanganya sudah lazim, calon mempelai putra dihadirkan bersama orang tuanya.

Karenanya diagendakan calon mempelai putra yakni Kaesang Pangarep akan hadir bersama kedua orang tuanya serta keluarga besarnya.

"Mengantarkan ke kediaman ini menjalani upacara yang namanya Nyantri atau Nyantrik. Nyantri dari kata santri, Nyantrik dari kata cantrik yaitu orang yang sedang berguru, mencari ilmu agama dan ilmu untuk menjadi imam bagi keluarga," tuturnya.

Di upacara ini calon mempelai putra akan disuguhi air yang disebut Tirto Wening. Tirto adalah air yang melambangkan ilmu pengetahuan. Selain itu air juga lambang kehidupan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pedagang Pasar Terban Keluhkan Pelanggan Menurun Sejak Pindah ke Shelter

Pedagang Pasar Terban Keluhkan Pelanggan Menurun Sejak Pindah ke Shelter

Yogyakarta
Golkar dan PDI-P Buka Peluang Koalisi di Pilkada Sleman dan Kulon Progo

Golkar dan PDI-P Buka Peluang Koalisi di Pilkada Sleman dan Kulon Progo

Yogyakarta
Bupati Petahana Bantul Abdul Halim Ambil Formulir Pilkada PDI-P dan Golkar

Bupati Petahana Bantul Abdul Halim Ambil Formulir Pilkada PDI-P dan Golkar

Yogyakarta
Kronologi Penangkapan 2 Pembunuh Karyawati Toko di Polokarto, Sukoharjo

Kronologi Penangkapan 2 Pembunuh Karyawati Toko di Polokarto, Sukoharjo

Yogyakarta
Dorong Hak Angket Usai Putusan MK, Pakar Hukum UGM: Yang Merusak Demokrasi Harus Bertanggungjawab

Dorong Hak Angket Usai Putusan MK, Pakar Hukum UGM: Yang Merusak Demokrasi Harus Bertanggungjawab

Yogyakarta
Ketum PP Muhammadiyah Menghargai Sikap Kenegarawanan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud soal Putusan MK

Ketum PP Muhammadiyah Menghargai Sikap Kenegarawanan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud soal Putusan MK

Yogyakarta
Singgih Raharjo Terancam Gagal Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Yogyakarta Melalui Golkar

Singgih Raharjo Terancam Gagal Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Yogyakarta Melalui Golkar

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Selasa 23 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Yogyakarta
Pelaku UMKM Wajib Urus Sertifikasi Halal Sebelum 18 Oktober, Sanksi Tunggu Regulasi

Pelaku UMKM Wajib Urus Sertifikasi Halal Sebelum 18 Oktober, Sanksi Tunggu Regulasi

Yogyakarta
Kecelakaan Bus Wisatawan di Bantul, Uji KIR Mati Sejak 2020

Kecelakaan Bus Wisatawan di Bantul, Uji KIR Mati Sejak 2020

Yogyakarta
Nyamuk Wolbachia di Kota Yogyakarta Diklaim Turunkan Kasus DBD 77 Persen

Nyamuk Wolbachia di Kota Yogyakarta Diklaim Turunkan Kasus DBD 77 Persen

Yogyakarta
Gempa Pacitan Dirasakan Warga Gunungkidul dan Bantul

Gempa Pacitan Dirasakan Warga Gunungkidul dan Bantul

Yogyakarta
9 Kasus Flu Singapura Ditemukan di Kota Yogyakarta, Ini Imbauan Dinkes

9 Kasus Flu Singapura Ditemukan di Kota Yogyakarta, Ini Imbauan Dinkes

Yogyakarta
Nekat Lewati Jalur Jip Lava Tour Merapi, Mobil Wisatawan Terjebak Satu Jam di Kali Kuning

Nekat Lewati Jalur Jip Lava Tour Merapi, Mobil Wisatawan Terjebak Satu Jam di Kali Kuning

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com