Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER YOGYAKARTA] Ditipu Lewat Telepon, Ibu Ini Kehilangan Rp 21,9 Juta | Lowongan Prajurit Baru Keraton Yogyakarta

Kompas.com - 24/08/2022, 06:35 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Seorang ibu di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jadi korban penipuan dan kehilangan uang Rp 21,9 juta.

Peristiwa itu terjadi usai korban menerima telepon yang mengabarkan anaknya jadi korban kecelakaan.

Sementara itu, berita soal seorang kakek di Sragen, Jawa Tengah, bernama Wardji (69), menjadi viral.

Wardji sempat dikira pengemis ketika hendak membeli mobil baru secara tunai.

Berikut ini berita populer Yogyakarta secara lengkap:

1. Terima telepon soal kecelakan, ibu ini kehilangan Rp 21,9 juta

Ilustrasi penipuan lewat teleponSHUTTERSTOCK/Adha Gazhali Ilustrasi penipuan lewat telepon

Polisi di Bantul mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan dengan modus menelepon yang berdalih ada kerabat menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

"Jadi korban (DP) menerima telepon dari pelaku mengatakan kalau anaknya menjadi korban kecelakaan dan tengah dirawat di RS," kata Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana saat dihubungi wartawan, Selasa (23/8/2022).

Jeffry menjelaskan, DP itu mendapatkan telepon dari seseorang yang mengaku dari pihak SD tempat anaknya bersekolah Senin (22/8/2022) pukul 08.49 WIB.

Baca berita selengkapnya: Ditelepon Anaknya Kecelakaan, Ibu di Bantul Kehilangan Uang Rp 21,9 Juta

2. Cerita kakek Wardji saat beli mobil baru tunai

Seorang kakek berumur 69 tahun, Wardji, dengan berpakaian apa adanya dan sempat dikira seorang pengemis, bisa membeli sebuah mobil secara cash yang dibawanya pakai karung.Dok. Sales Counter PT Mandiri Zirang Utama Sragen Dezy Ais Seorang kakek berumur 69 tahun, Wardji, dengan berpakaian apa adanya dan sempat dikira seorang pengemis, bisa membeli sebuah mobil secara cash yang dibawanya pakai karung.

Wardji dengna berpakaian apa adanya sempat dikira seorang pengemis saat diirnya hendak membeli sebuah mobil secara tunai.

Saat itu Wardji mengaku datang ke showroom mobil Daihatsu PT Mandiri Zirang Utama Sragen dengan berjalan kaki.

Hal itu dibenarkan oleh Sales counter, PT Mandiri Zirang Utama Sragen, Dezy Ais (35).

"Jadi saat datang ke counter saya, langsung saya layani sepenuh hati. Entah itu siapa pun yang datang langsung saya layani, kemudian lihat-lihat mobil juga minta brosur juga," ujarnya.

Baca berita selengkapnya: Sempat Dikira Pengemis, Kakek Asal Sragen Bawa Uang Sekarung Beli Mobil Tunai

3. Lowongan prajurit Keraton Yogyakarta

Pamflet Keraton Yogyakarta buka lowongan prajuritIST/Keraton Yogyakarta Pamflet Keraton Yogyakarta buka lowongan prajurit

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Judi Online Makan Korban Lagi, Pemerintah Diminta Gerak Cepat

Judi Online Makan Korban Lagi, Pemerintah Diminta Gerak Cepat

Yogyakarta
Keributan di Depan Klinik Kecantikan Yogyakarta, Polisi Sebut Pelaku dan Korban Saling Kenal

Keributan di Depan Klinik Kecantikan Yogyakarta, Polisi Sebut Pelaku dan Korban Saling Kenal

Yogyakarta
Truk Terguling hingga Masuk Jurang di Bantul, Obat Nyamuk Bakar Berhamburan di Jalanan

Truk Terguling hingga Masuk Jurang di Bantul, Obat Nyamuk Bakar Berhamburan di Jalanan

Yogyakarta
Kemenlu Sebut 165 WNI Terancam Hukuman Mati, Terbanyak di Malaysia dengan Kasus Narkoba

Kemenlu Sebut 165 WNI Terancam Hukuman Mati, Terbanyak di Malaysia dengan Kasus Narkoba

Yogyakarta
Sakit Hati Difitnah Curi Ayam, Pria di Gunungkidul Bunuh Nenek Tetangganya Sendiri

Sakit Hati Difitnah Curi Ayam, Pria di Gunungkidul Bunuh Nenek Tetangganya Sendiri

Yogyakarta
Curi Sepeda Motor, Pria Asal Sukoharjo 'Didor' Polisi di Gunungkidul

Curi Sepeda Motor, Pria Asal Sukoharjo "Didor" Polisi di Gunungkidul

Yogyakarta
Pelaku Pembunuhan Nenek di Gunungkidul Ditangkap, Motif Sakit Hati Difitnah

Pelaku Pembunuhan Nenek di Gunungkidul Ditangkap, Motif Sakit Hati Difitnah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Diskominfo Pati Kesulitan Ubah Cap Negatif Sukolilo di Google Maps, Ini Alasannya

Diskominfo Pati Kesulitan Ubah Cap Negatif Sukolilo di Google Maps, Ini Alasannya

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Pilkada 2024, Bupati Bantul Bantah Pecah Kongsi dengan Wakilnya

Pilkada 2024, Bupati Bantul Bantah Pecah Kongsi dengan Wakilnya

Yogyakarta
Alami Kecelakaan Tunggal, Pengendara Motor di Bantul Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan

Alami Kecelakaan Tunggal, Pengendara Motor di Bantul Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan

Yogyakarta
Mengenal Blondo, Kuliner Lawas dari Sisa Pembuatan Minyak Kelapa

Mengenal Blondo, Kuliner Lawas dari Sisa Pembuatan Minyak Kelapa

Yogyakarta
Usai Tabrak Lari Anggota DPRD Terpilih Asmat, Pelaku Sempat Jalan-jalan ke Malioboro

Usai Tabrak Lari Anggota DPRD Terpilih Asmat, Pelaku Sempat Jalan-jalan ke Malioboro

Yogyakarta
Tabrak Lari Anggota DPRD Terpilih Asmat, Pelaku Sempat Konsumsi Sabu

Tabrak Lari Anggota DPRD Terpilih Asmat, Pelaku Sempat Konsumsi Sabu

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com