[POPULER YOGYAKARTA] Mantan Polisi Kereta Api Gelapkan Motor Sewaan | Mahasiswa Demo di Titik Nol

Kompas.com - 10/04/2022, 05:38 WIB

KOMPAS.com - Seorang mantan polisi kereta api (Polsuska) bernama Partija (59), ditangkap polisi karena diduga menggelapkan motor sewaan Honda Bet AB 4855 LR.

Ia ditangkap saat sedang bekerja jaga malam di proyek pemasangan pipa Pertamina pada kompleks PDHI Wates, Kulon Progo, 4 April 2022.

Atas perbutannya, ia dijerat polisi dengan pasal 378 tentang penipuan dan atau pasal 372 tentang penggelapan. Ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Sementara itu, Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar aksi demonstrasi di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Dalam aksinya, mereka mengajukan 6 tuntutan kepada pemerintah.

Berikut populer Yogyakarta selengkapnya:

1. Mantan Polsuska gelapkan motor sewaan

Ilustrasi motorOtomania/Setyo Adi Ilustrasi motor

Kepala Polisi Sektor Sentolo (Kapolsek), Komisaris Polisi (Kompol) Ngadiran mengatakan, Partija ditangkap karena menggelapkan sepeda motor yang ia sewa.

Partija, sambungnya, menyewa motor Honda Beat AB 4855 LR milik Hendri Yuni Eko Prasetyo (22), warga kelurahan Srikayangan, Kapanewon Sentolo sejak 3 Maret 2022 dengan sewa 10 hari dengan harga Rp 70.000 per hari.

Selama itu, Partija membayar sewa motor. Namun, motor tidak kembali saat jatuh tempo. Pelaku juga sulit dihubungi.

Korban menerima kabar bahwa motornya yang disewa pelaku ternyata sudah digadai pada orang lain.

Mendengar itu, korban lantas melaporkannya ke Polsek Sentolo pada 2 April 2022.

Polisi yang mendapat laporan dari korban lantas melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga akhirnya pelaku ditangkao saat sedang menjaga malam di proyek pemasangan pipa Pertamina pada kompleks PDHI Wates, Kulon Progo, 4 April 2022.

“Kami menangkapnya saat dia sedang bekerja,” kata Ngadiran melalui keterangan singkat, Sabtu (9/4/2022).

Baca juga: Mantan Polisi Kereta Api Gelapkan Motor Sewaan, Diciduk Saat Jaga Malam

 

2. Mahasiswa demo di titik nol

aksi demo menuntut 6 tuntutan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Sabtu (9/4/2022)KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO aksi demo menuntut 6 tuntutan di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Sabtu (9/4/2022)

Koordinator Umum Forum BEM DIY Abdullah Hariansyah menyampaikan bahwa aksi ini bentuk kekhawatiran mahasiswa karena melihat kondisi Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja.

Dalam aksinya, mereka mengajukan enam tuntutan kepada pemerintah.

Kata Abdullah, tuntutannya yang pertama meminta pemerintah untuk menurunkan harga dan tindak tegas mafia minyak goreng.

Dua, sambunngya, turunkan harga BBM dan optimalkan subsidi dari relokasi APBN.

"Tiga, menuntut Presiden Joko Widodo untuk memberikan pernyataan tegas bahwa tidak akan wacana penundaan pemilu 2024. Ataupun perpanjangan masa jabatan 3 periode," katanya di Titik nol Kilometer, Kota Yogyakarta, Sabtu (9/4/2022).

Keempat, lanjutnya, meminta pemerintah menuntaskan konflik agraria dengan mengedepankan partisipasi masyarakat dan aspek kelestarian lingkungan.

Kelima, sambungnya, mahasiswa menolak segala bentuk kebijakan yang berorientasi pada komersialisasi pendidikan

"Keenam tuntaskan kasus klitih hingga ke akar permasalahannya," ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa Gelar Demo di Titik Nol Yogyakarta, Ajukan 6 Tuntutan ke Pemerintah

 

3. Upacara HUT TNI AU digelar di kota kelahirannya

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo usai memeriksa pasukan dalam upacara peringatan HUT ke -76 TNI AU yang digelar di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta.KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo usai memeriksa pasukan dalam upacara peringatan HUT ke -76 TNI AU yang digelar di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta.

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengatakan, pelaksanaan upacara peringatan HUT ke -76 TNI AU tahun ini sengaja digelar di Yogyakarta.

"Pelaksanaan upacara ini sengaja kami rencanakan dan kami laksanakan di AAU atau di Yogyakarta ini mengingat Kota Yogyakarta adalah Kota kelahiran dari TNI Angkatan Udara," kata Fadjar Prasetyo usai upacara Peringatan HUT ke-76 TNI AU di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Sabtu (9/04/2022).

Upacara ini, katanya, digelar secara terbatas dan selama pelaksaannya juga menerapkan protokol kesehatan.

Kata Fadjar, pada ucapara ini pihaknya dapat melaksanakan kembali pertunjukkan fly pas

"Kami setelah dua tahun dapat melaksanakan lagi upacara dengan pertunjukan fly pass itu pun dengan pesawat-pesawat yang jumlahnya dibatasi. Mereka lepas landas dan kembali home base masing-masing dari Iswahjudi dan juga pesawat-pesawat latih yang memang berada di Lanud Adisutjipto ini," ungkapnya.

Baca juga: Upacara HUT Ke-76 TNI AU digelar di Kota Kelahiran, Yogyakarta

 

Sumber: KOMPAS.com (Penulis: Wijaya Kusuma, Wisang Seto Pangaribowo, Dani Julius Zebua | Editor : Ardi Priyatno Utomo, Khairina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa FH UGM Juara Pertama Numberg Moot Court Competititon di Belanda

Mahasiswa FH UGM Juara Pertama Numberg Moot Court Competititon di Belanda

Yogyakarta
Beredar Pesan di WA soal Polemik Jilbab di SMAN 1 Banguntapan Pakai Nama LBH Muhammadiyah

Beredar Pesan di WA soal Polemik Jilbab di SMAN 1 Banguntapan Pakai Nama LBH Muhammadiyah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 9 Agustus 2022: Cerah dan Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 9 Agustus 2022: Cerah dan Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Investigasi Pemaksaan Jilbab di SMA Banguntapan 1 Ditargetkan Selesai Minggu Ini

Investigasi Pemaksaan Jilbab di SMA Banguntapan 1 Ditargetkan Selesai Minggu Ini

Yogyakarta
Pemerintah DIY Jamin Seragam Jilbab Tak Pengaruhi Akreditasi Sekolah

Pemerintah DIY Jamin Seragam Jilbab Tak Pengaruhi Akreditasi Sekolah

Yogyakarta
Rombongan Pengendara Motor Vs Jukir di Titik Nol, Ini Tanggapan Polresta Yogyakarta

Rombongan Pengendara Motor Vs Jukir di Titik Nol, Ini Tanggapan Polresta Yogyakarta

Yogyakarta
Hanya Gara-gara Saling Tatap, 3 Pemuda Ini Nekat Mengeroyok

Hanya Gara-gara Saling Tatap, 3 Pemuda Ini Nekat Mengeroyok

Yogyakarta
Masuk Jurang, Pesepeda di Bantul Meninggal dunia

Masuk Jurang, Pesepeda di Bantul Meninggal dunia

Yogyakarta
Anak Pembuat Gula Merah di Bukit Menoreh Ini Pulang Bawa Medali Emas ASEAN Para Games, Warga Dusun Menyambutnya

Anak Pembuat Gula Merah di Bukit Menoreh Ini Pulang Bawa Medali Emas ASEAN Para Games, Warga Dusun Menyambutnya

Yogyakarta
Euforia HUT RI, Bendera Merah Putih Berbaris di Jembatan Bambu yang Menghubungkan Kulon Progo–Bantul

Euforia HUT RI, Bendera Merah Putih Berbaris di Jembatan Bambu yang Menghubungkan Kulon Progo–Bantul

Yogyakarta
[POPULER YOGYAKARTA] Jokowi Disambut Hangat di CFD Solo | Nasib Pilu Remaja Tidur di Makam Ayah

[POPULER YOGYAKARTA] Jokowi Disambut Hangat di CFD Solo | Nasib Pilu Remaja Tidur di Makam Ayah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 8 Agustus 2022: Cerah dan Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 8 Agustus 2022: Cerah dan Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Presiden Jokowi Jalan Santai di CFD Solo, Warga: Pak, Boleh Foto?

Presiden Jokowi Jalan Santai di CFD Solo, Warga: Pak, Boleh Foto?

Yogyakarta
Cerita Haru Remaja Yatim Piatu di Boyolali 2 Bulan Tidur di Makam Ayah...

Cerita Haru Remaja Yatim Piatu di Boyolali 2 Bulan Tidur di Makam Ayah...

Yogyakarta
Dari Sate Kere hingga Sate Ratu, Ini  5 Kuliner Sate di Yogyakarta yang Wajib Dicoba

Dari Sate Kere hingga Sate Ratu, Ini 5 Kuliner Sate di Yogyakarta yang Wajib Dicoba

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.