Bus Pariwisata Rombongan Siswa Tabrak Tebing di Jalur Tengkorak Purbalingga, Kernet Tewas

Kompas.com - 03/03/2022, 17:51 WIB

KOMPAS.com - Kecelakaan maut terjadi di Jalur Bayeman, Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (3/3/2022).

Sebuah bus pariwisata yang membawa rombongan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Arif, Kudus, Jateng, menabrak tebing.

Akibat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu, seorang meninggal dunia.

Korban bernama Lukman (20), warga Desa Mbandengan RT 7 RW 2, Kudus. Ia merupakan kernet bus tersebut. 

Selain itu, 21 orang mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Bus Bawa Rombongan Siswa Rem Blong, Tabrak Tebing di Purbalingga, 1 Tewas, 29 Terluka

Rawan kecelakaan

Babinsa Desa Tlahab Lor dan Kidul Slamet Witoyo menuturkan, jalur tersebut rawan kecelakaan.

"Apalagi di bagian turunan yang berkelok, selain itu kondisinya aspal juga ada yang mengelupas. Ditambah belum adanya rambu-rambu lalu lintas yang sebagai penanda ketika akan memasuki jalur rawan tersebut," ujarnya, Kamis, dikutip dari Tribun Jateng.

Slamet menuturkan, lokasi kecelakaan itu terdapat belokan dan turunan. Jika sopir tidak menguasai jalur, ia akan mengalami kesulitan.

"Memang sering terjadi kecelakaan. Dalam satu minggu terakhir ini sudah dua kali terjadi kecelakaan di daerah tersebut, dan kebanyakan adalah jenis kendaraan besar. Terakhir, truk sampai terguling, tapi tidak ada korban jiwa waktu itu," ucapnya.

Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Rizky Widyo Pratomo melalui Kanit Gakkum Iptu Rochmat S membenarkan bahwa lokasi tersebut rawan kecelakaan.

Pasalnya, kontur tanah di sana berkelok.

"Sebenarnya image jalur tengkorak sudah bergeser dan jarang lagi. Namun, potensi kecelakaan masih ada. Apalagi kecelakaan itu faktornya banyak, bisa dari pengendara, kondisi alam, dan kondisi kendaraan hingga jalan," ungkapnya.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Bus Rombongan Siswa di Purbalingga, Rem Blong dan Tabrak Tebing, Kondektur Tewas

 

Bus diduga mengalami rem blong

Ilustrasi kecelakaan bus di jalan bebas hambatan. Sumber: Shutterstock Ilustrasi kecelakaan bus di jalan bebas hambatan. Sumber: Shutterstock

Rochmat menjelaskan, kecelakaan tersebut diduga disebabkan rem blong.

"Kalau kecepatan sangat normal karena itu kan tanjakan dan lebih ke turunan,” tuturnya.

Saat ini, sopir bus Kalingga Jaya masih menjalani perawatan. Ia akan dimintai keterangan lebih lanjut nantinya.

Baca juga: Rem Blong hingga Tabrak Tebing, Bus Rombongan Siswa MI Kudus Mulanya Hendak Berwisata ke Baturraden

Menurut Rochmat, rombongan tersebut awalnya hendak berwisata ke Baturraden.

“Namun, ketika masuk ke wilayah Karangreja bus mengalami rem blong dan menabrak tebing jalan yang berada sebelum jalur penyelamat," jelasnya dalam keterangan tertulis, dilansir dari Tribun Jateng.

Kronologi kecelakaan maut

Bus bernomor polisi B 7084 KAA itu membawa 53 penumpang yang merupakan siswa MI Miftahul Arif dan guru pendampingnya.

Rombongan berangkat dari Kudus pada Rabu (2/3/2022) pukul 21.00 WIB.

Mereka terlebih dulu berziarah ke makam Sunan Kalijaga di Demak, Jateng, dan lanjut ziarah ke makam Sapuro di Pekalongan, Jateng.

Baca juga: Bus yang Ditabrak Kereta Api di Tulungagung Angkut Rombongan Wisatawan, 5 Orang Tewas

Pukul 01.00 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan ke Baturraden. Mereka melintasi jalur Pemalang-Purbalingga.

Sesampainya di jalur Bayeman, bus pariwisita tersebut diduga mengalami rem blong.

Bus kemudian menabrak tebing yang berlokasi sekitar 50 meter sebelum jalur penyelamat.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Banyumas, Iqbal Fahmi | Editor: Robertus Belarminus)

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Lokasi Kecelakaan Bus Rombongan MI Miftahul Maarif Kudus di Purbalingga Sangat Rawan

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 16 Agustus 2022: Siang Hingga Sore Hujan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 16 Agustus 2022: Siang Hingga Sore Hujan

Yogyakarta
“Ilustrasiana Goes to Yogya”, Pameran Karya Seni yang Mengutamakan Kegembiraan

“Ilustrasiana Goes to Yogya”, Pameran Karya Seni yang Mengutamakan Kegembiraan

Yogyakarta
Kerangka Manusia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Gunungkidul

Kerangka Manusia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Gunungkidul

Yogyakarta
ORI Sarankan Pembagian Kelas di Sekolah di DIY Berperspektif Kebhinekaan

ORI Sarankan Pembagian Kelas di Sekolah di DIY Berperspektif Kebhinekaan

Yogyakarta
Perbaiki SD Negeri yang Terbakar, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran Rp 1,76 Miliar

Perbaiki SD Negeri yang Terbakar, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran Rp 1,76 Miliar

Yogyakarta
Jelang 17 Agustus, Hasil Karya Warga Binaan Lapas di Seluruh DIY Dipamerkan

Jelang 17 Agustus, Hasil Karya Warga Binaan Lapas di Seluruh DIY Dipamerkan

Yogyakarta
Perjanjian Giyanti: Latar Belakang, Isi, dan Dampak

Perjanjian Giyanti: Latar Belakang, Isi, dan Dampak

Yogyakarta
Pemda DI Yogyakarta Minta Dugaan Pemaksaan Penggunaan Jilbab Segera Diselesaikan, Sekda: Secepatnya Sudah Ditunggu Masyarakat

Pemda DI Yogyakarta Minta Dugaan Pemaksaan Penggunaan Jilbab Segera Diselesaikan, Sekda: Secepatnya Sudah Ditunggu Masyarakat

Yogyakarta
Pelajar asal Semarang Hilang di Pantai Parangtritis

Pelajar asal Semarang Hilang di Pantai Parangtritis

Yogyakarta
Kasus Suap Apartemen Royal Kedhaton Segera Disidangkan di PN Yogyakarta

Kasus Suap Apartemen Royal Kedhaton Segera Disidangkan di PN Yogyakarta

Yogyakarta
7 Kali Curi Motor yang Terparkir di Sawah, Residivis: untuk Bayar Kos

7 Kali Curi Motor yang Terparkir di Sawah, Residivis: untuk Bayar Kos

Yogyakarta
Lansia yang Tinggal Sendirian Ditemukan Tergeletak Tidak Bernyawa di Pintu Kamar Mandi, Diperkirakan Sudah Tiga Hari Meninggal

Lansia yang Tinggal Sendirian Ditemukan Tergeletak Tidak Bernyawa di Pintu Kamar Mandi, Diperkirakan Sudah Tiga Hari Meninggal

Yogyakarta
ETLE Mobile Berlaku di Gunungkidul, Sebagian Pelanggaran karena Tak Pakai Helm

ETLE Mobile Berlaku di Gunungkidul, Sebagian Pelanggaran karena Tak Pakai Helm

Yogyakarta
Jembatan Sesek Sungai Progo Jebol Diterjang Banjir dan Sampah, Warga Terpaksa Memutar Jauh

Jembatan Sesek Sungai Progo Jebol Diterjang Banjir dan Sampah, Warga Terpaksa Memutar Jauh

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 15 Agustus 2022: Siang Hingga Malam Hujan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 15 Agustus 2022: Siang Hingga Malam Hujan

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.