[POPULER YOGYAKARTA] Erick Thohir Bertemu Sultan | Lansia Tewas Ditabrak Saat Menyeberang Jalan

Kompas.com - 22/02/2022, 06:03 WIB

KOMPAS.com - Berita Menteri BUMN Erick Thohir silaturahmi dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadi perhatian publik.

Dalam pertemuan itu, Sultan meminta kejelasan pembangunan tol dan pengembangan wilayah Borobudur.

Sementara itu, seorang lanjut usia 61 tahunbernama Kasidal tewas saat menyeberang Jalan Kenteng – Brosot, Pedukuhan Belik, Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Korban tewas setelah mengalami luka dalam parah akibat tertabrak motor.

Berikut populer Yogyakarta:

1. Erick Thohir bertemu Sultan

Sultan ditemui di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta terkait pertemuan dengan Menteri BUMN Senin (21/2/2022)KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO Sultan ditemui di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta terkait pertemuan dengan Menteri BUMN Senin (21/2/2022)

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, saat bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir, pihaknya meminta kejelasan pembangunan tol, karena pelaksanaan pembangunan adalah BUMN.

"Ya sama karena itu menyangkut BUMN ya pelaksanaannya," kata Sultan saat ditemui di Kompleks Kepatihan Kota Yogyakarta, Senin (21/2/2022).

Selain titu, pihaknya juga meminta kejelasan pengembangan wilayah Borobudur.

Karena dalam pembangunan Borobudur tidak hanya menyangkut pada sektor pariwisata tetapi juga pembangunan kawasan Jogja, Solo, Semarang (Joglosemar).

"Yang kedua menyangkut masalah Borobudur itu kepastiannya gimana. Ya Borobudur itu masalah pembangunan programnya untuk pengembangan pariwisata kan itu tidak hanya sekadar pariwisata tapi juga Joglosemar ya. Karena itu juga menyangkut beberapa BUMN," ujarnya.

Baca juga: Bertemu dengan Erick Thohir, Sultan Meminta Kejelasan Pembangunan Tol dan Pengembangan Borobudur

 

2. Lansia tewas ditabrak saat menyeberang

Seorang pejalan kaki tertabrak pengendara sepeda motor di Jalan Kenteng – Brosot tepatnya di Pedukuhan Belik, Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Korban dan pengendara motor sama-sama dilarikan ke rumah sakit. Pejalan kaki tewas di rumah sakit.DOKUMENTASI POLRES KP Seorang pejalan kaki tertabrak pengendara sepeda motor di Jalan Kenteng – Brosot tepatnya di Pedukuhan Belik, Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Korban dan pengendara motor sama-sama dilarikan ke rumah sakit. Pejalan kaki tewas di rumah sakit.

Seorang pria lanjut usia bernama Kasidal (61) tewas saat menyeberang menyeberang Jalan Kenteng – Brosot, Pedukuhan Belik, Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (21/2/2022) sekitar pukul 06.30 WIB.

Korban tewas setelah mengalami luka dalam parah akibat tertabrak motor.

Sementara, pengendara motor yang menabraknya bernama Triyono (30) asal Pedukuhan Gegunung, Kalurahan Bumirejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, hanya mengalami luka ringan.

Kasi Humas Polres Kulon Progo Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana mengatakan, kejadian berawal saat korban menyeberang jalan dari Timur ke Barat.

Sementara Triyono mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit AB 2068 HC datang dari Selatan ke Utara.

Saat berpapasan dengan korban, Triyono tidak mampu mengendalikan kendaraannya dengan baik hingga akhirnya menabrak korban.

“Korban meninggal dunia di rumah sakit,” kata Jeffry, melalui pesan singkat, Senin.

Baca juga: Ditabrak Saat Menyeberang Jalan, Seorang Lansia di Kulon Progo Tewas

 

3. Sultan minta tindak tegas jika ada yang menimbun minyak goreng

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X ketika ditemui di Kompleks Kepatihan, Kamis (2/12/2021)KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X ketika ditemui di Kompleks Kepatihan, Kamis (2/12/2021)

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta kepada petugas untuk tidak segan-segan menindak jika ada oknum yang menimbun minyak goreng.

"Kalau menimbun itu jelas melanggar hukum. Ya tangkap saja, kalau memang itu pidana. Nggak usah sungkan," kata dia, Senin (21/2/2022).

Terkait dengan kelangkaan minyak goreng, Sultan mengaku tidak bisa berbuat banyak. Sebab, kata Sultan, terkait minyak goreng ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat.

"Penanganan itu kebijakan Jakarta (pemerintah pusat)," kata raja berusia 75 tahun tersebut.

Baca juga: Minyak Goreng Masih Mahal, Sultan Minta Tindak Tegas jika Ada Penimbun

 

4. Minyak goreng di Yogyakarta langka akbibat panic buying

Ilustrasi minyak goreng. FREEPIK/USER3802032 Ilustrasi minyak goreng.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Yanto Apriyanto mengatakan, ketersediaan minyak goreng menipis karena banyak warga yang makukan panic buying.

Yanto menyebut, di Yogyakarta, harga minyak goreng di toko modern sudah sesuai dengan harga eceran tertinggi, untuk minyak goreng curah harganya Rp 11.500, kemasan sederhana Rp 13.500 dan premium Rp 14.500.

"Ketersediannya karena kondisi panic buying, seberapapun disuplai, konternya diserbu terus masyarakat. Kondisinya panic buying keterangan dari distributor pemasokan harusnya sudah cukup," kata Yanto, saat dihubungi, Senin (21/2/2022).

Saat kondisi panic buying, minyak yang dipasok hanya bertahan selama 15 menit saja.

"Sekarang enggak sampai 15 menit barang sudah habis. Kondisinya masyarakat panic buying," ujarnya.

Baca juga: Minyak Goreng di Yogyakarta Langka akibat Panic Buying, Baru Dipasok 15 Menit Langsung Habis

 

Sumber: KOMPAS.com (Penulis : Wisang Seto Pangaribowo, Dani Julius Zebua, | Editor : Robertus Belarminus, Teuku Muhammad Valdy Arief, Ardi Priyatno Utomo)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabel Puluhan Meter Dicuri dari Penggilingan Batu, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kabel Puluhan Meter Dicuri dari Penggilingan Batu, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Yogyakarta
Ghania Taufiqa Salma Wibowo, Paskibraka dari DI Yogyakarta Ingin Masuk Akpol Setelah Lulus Sekolah

Ghania Taufiqa Salma Wibowo, Paskibraka dari DI Yogyakarta Ingin Masuk Akpol Setelah Lulus Sekolah

Yogyakarta
Ghania, Perwakilan Paskibraka dari DI Yogyakarta, Ingin Jadi Pembawa Baki Bendera pada Upacara 17 Agustus di Istana Negara

Ghania, Perwakilan Paskibraka dari DI Yogyakarta, Ingin Jadi Pembawa Baki Bendera pada Upacara 17 Agustus di Istana Negara

Yogyakarta
HUT RI Ke-77, Puluhan Petani Lereng Merbabu Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Sawah

HUT RI Ke-77, Puluhan Petani Lereng Merbabu Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Sawah

Yogyakarta
Menyongsong HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berukuran Besar Dikibarkan di Bukit Klangon Sleman

Menyongsong HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Berukuran Besar Dikibarkan di Bukit Klangon Sleman

Yogyakarta
Jogja International Heritage Festival Digelar pada 22 Agustus, Ini Tema yang Diusung

Jogja International Heritage Festival Digelar pada 22 Agustus, Ini Tema yang Diusung

Yogyakarta
Ini Alasan Bupati Pecat Oknum Dokter di Gunungkidul yang Selingkuh

Ini Alasan Bupati Pecat Oknum Dokter di Gunungkidul yang Selingkuh

Yogyakarta
Bupati Gunungkidul Pecat Oknum Dokter yang Tertangkap Warga Selingkuh

Bupati Gunungkidul Pecat Oknum Dokter yang Tertangkap Warga Selingkuh

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 16 Agustus 2022: Siang Hingga Sore Hujan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 16 Agustus 2022: Siang Hingga Sore Hujan

Yogyakarta
“Ilustrasiana Goes to Yogya”, Pameran Karya Seni yang Mengutamakan Kegembiraan

“Ilustrasiana Goes to Yogya”, Pameran Karya Seni yang Mengutamakan Kegembiraan

Yogyakarta
Kerangka Manusia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Gunungkidul

Kerangka Manusia Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Gunungkidul

Yogyakarta
ORI Sarankan Pembagian Kelas di Sekolah di DIY Berperspektif Kebhinekaan

ORI Sarankan Pembagian Kelas di Sekolah di DIY Berperspektif Kebhinekaan

Yogyakarta
Perbaiki SD Negeri yang Terbakar, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran Rp 1,76 Miliar

Perbaiki SD Negeri yang Terbakar, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran Rp 1,76 Miliar

Yogyakarta
Jelang 17 Agustus, Hasil Karya Warga Binaan Lapas di Seluruh DIY Dipamerkan

Jelang 17 Agustus, Hasil Karya Warga Binaan Lapas di Seluruh DIY Dipamerkan

Yogyakarta
Perjanjian Giyanti: Latar Belakang, Isi, dan Dampak

Perjanjian Giyanti: Latar Belakang, Isi, dan Dampak

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.