Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Detik-detik Bentrokan Perguruan Silat di Sragen, Polisi: Kebanyakan Anak-anak

Kompas.com - 10/07/2023, 20:06 WIB
Muhamad Syahrial

Editor

KOMPAS.com - Bentrok antar kelompok perguruan silat terjadi di Terminal Lama Sragen, Jawa Tengah, pada Minggu (9/7/2023).

Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Wikan Sri Kadiyono mengatakan, kejadian itu bermula ketika salah satu kelompok perguruan silat melakukan konvoi sepeda motor.

"Kejadian itu terjadi hari Minggu (9/7/2023) kemarin, usai ada pengesahan anggota salah satu dari kelompok perguruan silat," kata Wikan, dikutip dari TribunSolo.com, Senin (10/7/2023).

Dari lokasi pengesahan anggota baru, Wikan menjelaskan, konvoi yang diikuti sekitar 150 orang melaju ke arah selatan hingga tiba di simpang Empat Terminal Lama.

Kemudian, dia melanjutkan, rombongan itu belok ke kiri. Rencananya, setelah tiba di Tugu Adipura, mereka akan melanjutkan perjalanan ke arah timur.

Baca juga: Bentrok Ormas di Langkat Sumut, 4 Orang Ditangkap

Akan tetapi, saat berada di Simpang Empat Terminal Lama, rombongan tersebut bertemu dengan sekelompok orang yang kemudian terjadi bentrokan.

"Bentrokan terjadi ketika dari sekelompok orang tidak dikenal ada yang merebut bendera milik anggota perguruan silat, dan ada juga yang melempari batu," ujar Wikan.

"Rombongan perguruan silat tidak terima dan melawan dengan cara ikut melempari batu ke arah sekelompok orang tidak dikenal tersebut," imbuhnya.

Wikan melanjutkan, salah satu anggota perguruan silat sempat terjatuh kemudian dipukul oleh kelompok orang tak dikenal itu.

Tak berselang lama, petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung membubarkan bentrokan tersebut.

Baca juga: Lerai Bentrok Ormas di Sumut, Anggota Sat Intelkam Polres Langkat Terluka

Akibat kejadian tersebut, menurutnya, dua orang mengalami luka, salah satunya masih harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Didominasi remaja

Wikan menyampaikan, anggota perguruan silat yang melakukan konvoi itu didominasi oleh remaja.

"Kalau konvoi kemarin diikuti sekitar 150 orang, kebanyakan masih anak-anak, di bawah umur," ucap Wikan.

Saat ini, dia menyampaikan, pihaknya masih menunggu laporan dari korban untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

Bentrok terjadi di lokasi lain

Wikan membeberkan, bentrokan juga terjadi di Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Jawa Tengah.

Baca juga: Ketua PAC IPK di Sumut Tewas saat Bentrok dengan Kelompok FKPPI

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tolak Larangan Study Tour, PHRI DIY: Awasi Kelayakan Kendaraan

Tolak Larangan Study Tour, PHRI DIY: Awasi Kelayakan Kendaraan

Yogyakarta
Jokowi Diminta Tetap Berpolitik Usai Tidak Jadi Presiden, Projo: Rakyat Masih Butuh Bapak

Jokowi Diminta Tetap Berpolitik Usai Tidak Jadi Presiden, Projo: Rakyat Masih Butuh Bapak

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok : Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok : Malam Cerah Berawan

Yogyakarta
Bantul dan Yogyakarta Kerja Sama Olah Sampah, Sultan: Semoga UMKM Tumbuh

Bantul dan Yogyakarta Kerja Sama Olah Sampah, Sultan: Semoga UMKM Tumbuh

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok :Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok :Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Mahasiswa FH UGM Hendak Tabrak Mahasiswa Lain Pakai Mobil, Ini Penyebabnya

Mahasiswa FH UGM Hendak Tabrak Mahasiswa Lain Pakai Mobil, Ini Penyebabnya

Yogyakarta
Duet Kustini-Danang di Pilkada Sleman Masih Terbuka, meski Sama-sama Daftar Bakal Calon Bupati

Duet Kustini-Danang di Pilkada Sleman Masih Terbuka, meski Sama-sama Daftar Bakal Calon Bupati

Yogyakarta
Pemkot Yogyakarta Bakal Kirim Sampah ke Bantul untuk Diolah

Pemkot Yogyakarta Bakal Kirim Sampah ke Bantul untuk Diolah

Yogyakarta
Kantornya Digeruduk Warga Gara-gara Penumpukan Sampah, Ini Respons DLH Yogyakarta

Kantornya Digeruduk Warga Gara-gara Penumpukan Sampah, Ini Respons DLH Yogyakarta

Yogyakarta
Bupati Sleman Kustini Mendaftar Maju Pilkada lewat PDI-P

Bupati Sleman Kustini Mendaftar Maju Pilkada lewat PDI-P

Yogyakarta
Tumpukan Sampah di Depo Pengok Yogyakarta, Ekonomi Warga Terdampak

Tumpukan Sampah di Depo Pengok Yogyakarta, Ekonomi Warga Terdampak

Yogyakarta
Bau Sampah Tercium hingga Radius 1 Km, Warga Kampung Pengok Geruduk Kantor DLH Kota Yogyakarta

Bau Sampah Tercium hingga Radius 1 Km, Warga Kampung Pengok Geruduk Kantor DLH Kota Yogyakarta

Yogyakarta
Sayangkan Larangan 'Study Tour' di Sejumlah Daerah, PHRI Gunungkidul: Bisa Berdampak Luas

Sayangkan Larangan "Study Tour" di Sejumlah Daerah, PHRI Gunungkidul: Bisa Berdampak Luas

Yogyakarta
Beberapa Daerah Larang 'Study Tour', PHRI DIY: Apa Bedanya dengan Kunker?

Beberapa Daerah Larang "Study Tour", PHRI DIY: Apa Bedanya dengan Kunker?

Yogyakarta
Pegawai K2 Gunungkidul Minta Diangkat Jadi ASN, Sudah Mengabdi dan Sebagian Akan Pensiun

Pegawai K2 Gunungkidul Minta Diangkat Jadi ASN, Sudah Mengabdi dan Sebagian Akan Pensiun

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com