Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bupati Sleman Kustini Mendaftar Maju Pilkada lewat PDI-P

Kompas.com - 17/05/2024, 19:34 WIB
Wijaya Kusuma,
Gloria Setyvani Putri

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo secara resmi mengembalikan berkas pendaftaran penjaringan Pilkada ke kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Kabupaten Sleman.

Berkas pendaftaran diterima langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman Koeswanto.

Kustini datang ke kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan, Kabupaten Sleman untuk mengembalikan formulir.

Baca juga: Nasdem dan Gerindra Sepakat Berkoalisi Dukung Petahana di Pilkada Karawang 2024

"Saya datang ke sini untuk mengembalikan formulir, yang kemarin sudah kita ambil. Ikut mendaftar untuk calon bupati dari PDI-P," ujar Kustini di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman, Jumat (17/05/2024).

Kustini menyampaikan, Pilkada sebelumnya dirinya diusung oleh PDI Perjuangan dan berhasil menjadi Bupati Sleman.

Hal itulah yang menjadi alasan untuk kembali mendaftar ke PDI Perjuangan.

"Kami merasa bahwa kemarin kami menjadi bupati yang mengangkat dari PDI-P. Karena kemarin kami merasa jadi dari sini (PDI Perjuangan), saya kembali kembali (pendaftar) ke PDI Perjuangan. Kalau itu direkomendasi," ucapnya.

Diungkapkan Kustini, dirinya memutuskan maju kembali dalam Pilkada Sleman karena adanya dukungan dari berbagai akar rumput. Di sisi lain, Kustini ingin melanjutkan program-programnya.

"Kami didukung oleh kelompok ini maka akhirnya kami meneruskan program kami. Karena selama ini kan memang saya jadi bupati memang belum lima tahun jadi program kami belum maksimal," tegasnya.

Baca juga: Adik Ahok dan Anak Yusril Bersaing pada Pilkada Bangka Belitung

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman Gustan Ganda membenarkan, kedatangan Kustini untuk mengembalikan formulir.

"Beliau hari ini bukan mengambil formulir, tetapi mengembalikan formulir. Kami sampaikan bahwa kami partai terbuka dan kami bekerjasama dengan siapapun dalam membangun Sleman ini," ucap Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman Gustan Ganda.

Ganda mengungkapkan, saat ini sudah ada tiga nama yang mengembalikan berkas pendaftaran ke DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman. Tiga nama tersebut yakni Harda Kiswaya, Danang Maharsa dan Kustini Sri Purnomo.

"Sore ini kita akan rapat internal DPC memberikan catatan-catatan kepada DPP yang sebentar lagi akan dibawa ke dalam rakernas siapa yang akan mendapatkan rekomendasi," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Puluhan Wisatawan di Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Puluhan Wisatawan di Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Yogyakarta
Diduga Telilit Utang, 1 Warga Magelang Gantung Diri di Teras Rumah

Diduga Telilit Utang, 1 Warga Magelang Gantung Diri di Teras Rumah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Sisa Makanan Jadi Sampah Terbanyak di Yogyakarta

Sisa Makanan Jadi Sampah Terbanyak di Yogyakarta

Yogyakarta
Lansia Penyadap Nira di Kulon Progo Tewas akibat Jatuh dari Pohon Kelapa

Lansia Penyadap Nira di Kulon Progo Tewas akibat Jatuh dari Pohon Kelapa

Yogyakarta
Depo Sampah di Mandala Krida Penuh, Pedagang Keluhkan Omzet Anjlok dan Ganggu Kesehatan

Depo Sampah di Mandala Krida Penuh, Pedagang Keluhkan Omzet Anjlok dan Ganggu Kesehatan

Yogyakarta
Truk Tangki Terguling di Tanjakan, Jalan Raya Kulon Progo Banjir Minyak Jelantah

Truk Tangki Terguling di Tanjakan, Jalan Raya Kulon Progo Banjir Minyak Jelantah

Yogyakarta
Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya Bantul Yogyakarta

Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya Bantul Yogyakarta

Yogyakarta
Api Lahap Tanah Kas Desa dan Lahan Warga di Kulon Progo, Penyebab Belum Diketahui

Api Lahap Tanah Kas Desa dan Lahan Warga di Kulon Progo, Penyebab Belum Diketahui

Yogyakarta
Uang Sumbangan Salah Satu MAN di Yogya Dinilai Terlalu Besar, Orangtua Siswa Mengadu ke Ombudsman

Uang Sumbangan Salah Satu MAN di Yogya Dinilai Terlalu Besar, Orangtua Siswa Mengadu ke Ombudsman

Yogyakarta
Musim Kemarau, BPBD Ungkap Daerah Rawan Kekeringan dan Kebakaran Hutan di Yogyakarta

Musim Kemarau, BPBD Ungkap Daerah Rawan Kekeringan dan Kebakaran Hutan di Yogyakarta

Yogyakarta
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY, Daerah Mana Saja?

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY, Daerah Mana Saja?

Yogyakarta
Ledakan di Bantul, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi tapi Pemilik Petasan Masih Misteri

Ledakan di Bantul, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi tapi Pemilik Petasan Masih Misteri

Yogyakarta
Pemilik Rental Mobil di Yogyakarta 'Blacklist' Penyewa Ber-KTP Pati, Ada yang sejak 2020

Pemilik Rental Mobil di Yogyakarta "Blacklist" Penyewa Ber-KTP Pati, Ada yang sejak 2020

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com