Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingin Usung Kader Partai di Pilkada, PDI-P Sleman Panggil Danang Maharsa

Kompas.com - 19/04/2024, 23:46 WIB
Wijaya Kusuma,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Sleman melakukan berbagai persiapan untuk Pilkada 2024. DPC PDI Perjuangan Sleman pun telah memanggil kader internalnya Danang Maharsa untuk menanyakan beberapa hal terkait Pilkada 2024.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Koeswanto mengatakan pihaknya memang mengutamakan untuk kader partai lebih dahulu.

Baca juga: PKB dan Gerindra Jalin Koalisi Usung Sosok Kades pada Pilkada Jombang

"Dari partai dengan pengalaman yang sudah-sudah kemarin, kita diutamakan untuk kader duluan," ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Koeswanto saat dihubungi Kompas.com, Jumat (19/04/2024).

Koeswanto menyampaikan PDI Perjuangan mempunyai kader yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Sleman yakni Danang Maharsa. 

Di pertemuan internal itu, DPC PDI Perjuangan Sleman menanyakan apakah Danang Maharsa ingin maju di Pilkada sebagai calon bupati atau calon wakil bupati.

"Ya sudah kita panggil. Kami tanya mau ke satu (calon bupati) atau ke dua (calon wakil bupati)," ucapnya.

Diungkapkan Koeswanto di pertemuan internal tersebut Danang Maharsa belum memberikan jawaban. Sebab Danang Maharsa masih berdiskusi dengan keluarga.

"Jawabanya baru rembugan dengan keluarga," ucapnya.

Koeswanto menuturkan masih menunggu jawaban secara tertulis dari Danang Maharsa terkait Pilkada 2024 mendatang.

"Ya nanti segera, Kami minta jawaban secara tertulis kesiapanya seperti apa, secara tertulis. Satu seperti apa, dua seperti apa," ujarnya.

Tak hanya kader internal, DPC PDI Perjuangan Sleman, lanjut Koeswanto, terbuka jika ada dari eksternal yang ingin mencalonkan diri.

Dari eksternal pun sudah ada yang mengirimkan surat ke DPC PDI Perjuangan Sleman yakni mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya.

"Yang eksternal sudah seperti Pak Harda itu sudah mengirim surat, mau maju lewat (PDI Perjuangan)," ungkapnya.

Baca juga: PAN Kembali Usung Kustini Sri Purnomo di Pilkada Sleman

DPC PDI Perjuangan Sleman akan mengelar rapat untuk membahas terkait dengan proses penjaringan bakal calon untuk Pilkada 2024. Langkah ini sesuai dengan instruksi dari DPP PDI Perjuangan.

"Ini berkaitan dengan intruksi DPP memang kami baru rapat besok Sabtu sore, yang menentukan kapan dimulainya pembukaan penjaringan ini," tandasnya.

Diungkapkan Koewanto, PDI Perjuangan membuka peluang untuk berkoalisi dengan partai-partai lain di Pilkada Sleman 2024 mendatang.

"Kalau ketentuanya sudah bisa (mengusung calon sendiri), tapi kan tidak menutup kemungkinan Kami berkoalisi dengan partai-partai lain," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

PAN Gunungkidul Usung Mahmud Ardi sebagai Bakal Calon Wakil Bupati

PAN Gunungkidul Usung Mahmud Ardi sebagai Bakal Calon Wakil Bupati

Yogyakarta
Gibran Janji Kawal Program di Solo Meski Tidak Menjabat Sebagai Wali Kota

Gibran Janji Kawal Program di Solo Meski Tidak Menjabat Sebagai Wali Kota

Yogyakarta
Awal Kemarau, Warga di Gunungkidul Mulai Beli Air Bersih Seharga Rp 170.000

Awal Kemarau, Warga di Gunungkidul Mulai Beli Air Bersih Seharga Rp 170.000

Yogyakarta
Persoalan Sampah di Yogyakarta Ditargetkan Kelar pada Juni 2024, Ini Solusinya...

Persoalan Sampah di Yogyakarta Ditargetkan Kelar pada Juni 2024, Ini Solusinya...

Yogyakarta
PPDB SMP Kota Yogyakarta 2024 Banyak Perubahan, Apa Saja?

PPDB SMP Kota Yogyakarta 2024 Banyak Perubahan, Apa Saja?

Yogyakarta
PPDB DIY, Standar Nilai Jalur Prestasi Diturunkan

PPDB DIY, Standar Nilai Jalur Prestasi Diturunkan

Yogyakarta
Golkar-PKB Koalisi di Pilkada Gunungkidul 2024, Sudah Ada Calon?

Golkar-PKB Koalisi di Pilkada Gunungkidul 2024, Sudah Ada Calon?

Yogyakarta
'Study Tour' Dilarang, GIPI DIY Khawatir Wisatawan Turun jika Pemerintah Tak Tegas

"Study Tour" Dilarang, GIPI DIY Khawatir Wisatawan Turun jika Pemerintah Tak Tegas

Yogyakarta
Jelang Idul Adha, Begini Cara Memilih Sapi Kurban Menurut Pakar UGM

Jelang Idul Adha, Begini Cara Memilih Sapi Kurban Menurut Pakar UGM

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Senin 20 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Senin 20 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Senin 20 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Senin 20 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Duka Keluarga Korban Pesawat Jatuh di BSD Serpong: Lebaran Kemarin Tak Sempat Pulang...

Duka Keluarga Korban Pesawat Jatuh di BSD Serpong: Lebaran Kemarin Tak Sempat Pulang...

Yogyakarta
Sejumlah Daerah Larang 'Study Tour', Pemda DIY Yakin Tak Pengaruhi Kunjungan Wisata

Sejumlah Daerah Larang "Study Tour", Pemda DIY Yakin Tak Pengaruhi Kunjungan Wisata

Yogyakarta
Ditemukan Selamat, 2 Nelayan Gunungkidul Disambut Tangis Haru Keluarga

Ditemukan Selamat, 2 Nelayan Gunungkidul Disambut Tangis Haru Keluarga

Yogyakarta
Hilang 2 Hari, Nelayan Ditemukan Terombang-ambing karena Mesin Kapal Rusak

Hilang 2 Hari, Nelayan Ditemukan Terombang-ambing karena Mesin Kapal Rusak

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com