Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berikan Suaranya di TPS 12, Sri Sultan Berharap Perbedaan Selesai Setelah Pencoblosan

Kompas.com - 14/02/2024, 09:17 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Sari Hardiyanto

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12, Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta tepatnya di Ndalem Cokronegaran, Rabu (14/2/2024).

Pantauan Kompas.com, Sultan didampingi oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas bersama putri keraton kecuali GKR Mangkubumi dan menantu datang ke TPS pukul 07.13. WIB.

Sultan dan GKR Hemas datang mengendarai mobil sedangkan keempat putri keraton beserta menantu jalan kaki menuju TPS 12.

Baca juga: Jelang Pencoblosan, Sri Sultan HB X: Jangan Golput

Sultan menjadi orang pertama yang memberikan suaranya di TPS 12 Panembahan, Keraton, Kota Yogyakarta disusul GKR Hemas.

Dirinya berharap warga Yogyakarta juga memberikan hak suaranya dan tidak golput.

"Dengan harapan kita bisa menentukan pilihan untuk pemerintahan yang stabil dalam waktu 5 tahun," ucap Sultan saat ditemui setelah mencoblos, Rabu (14/2/2024).

Baca juga: Pemilu 2024, Borobudur Land Tawarkan Diskon Tiket Masuk 20 Persen


Baca juga: Tunjukkan Bekas Tinta di Jari, Ketep Pass Magelang Beri Promo Pemilu 2024

Pesan Sri Sultan HB X

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat ditemui di Keraton Kilen, Selasa (13/2/2024)KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat ditemui di Keraton Kilen, Selasa (13/2/2024)

Sultan berpesan kepada para peserta pemilu yang mengusung perbedaan dalam visi dan misi pasangan calon presiden dapat saling menghargai perbedaan.

"Perbedaan yang mereka lakukan dalam visi dan misi yang ada saya kira selesai, kita harus ada kemauan menghargai warga masyarakat anak bangsa," kata dia.

Sementara itu, GKR Hemas mengatakan dia mengajak masyarakat datang ke TPS memberikan hak suaranya. 

Hemas juga berharap pencoblosan pemilu ini dapat berjalan lancar dan damai.

"Semoga lancar dan damai," kata dia.

Baca juga: Kronologi ASN Cianjur Terjaring OTT Politik Uang di Pemilu 2024

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pj Gubernur Jateng Minta Masyarakat Berhenti Sebut Sukolilo 'Kampung Bandit'

Pj Gubernur Jateng Minta Masyarakat Berhenti Sebut Sukolilo "Kampung Bandit"

Yogyakarta
Puluhan Wisatawan di Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Puluhan Wisatawan di Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Yogyakarta
Diduga Telilit Utang, 1 Warga Magelang Gantung Diri di Teras Rumah

Diduga Telilit Utang, 1 Warga Magelang Gantung Diri di Teras Rumah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Sisa Makanan Jadi Sampah Terbanyak di Yogyakarta

Sisa Makanan Jadi Sampah Terbanyak di Yogyakarta

Yogyakarta
Lansia Penyadap Nira di Kulon Progo Tewas akibat Jatuh dari Pohon Kelapa

Lansia Penyadap Nira di Kulon Progo Tewas akibat Jatuh dari Pohon Kelapa

Yogyakarta
Depo Sampah di Mandala Krida Penuh, Pedagang Keluhkan Omzet Anjlok dan Ganggu Kesehatan

Depo Sampah di Mandala Krida Penuh, Pedagang Keluhkan Omzet Anjlok dan Ganggu Kesehatan

Yogyakarta
Truk Tangki Terguling di Tanjakan, Jalan Raya Kulon Progo Banjir Minyak Jelantah

Truk Tangki Terguling di Tanjakan, Jalan Raya Kulon Progo Banjir Minyak Jelantah

Yogyakarta
Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya Bantul Yogyakarta

Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya Bantul Yogyakarta

Yogyakarta
Api Lahap Tanah Kas Desa dan Lahan Warga di Kulon Progo, Penyebab Belum Diketahui

Api Lahap Tanah Kas Desa dan Lahan Warga di Kulon Progo, Penyebab Belum Diketahui

Yogyakarta
Uang Sumbangan Salah Satu MAN di Yogya Dinilai Terlalu Besar, Orangtua Siswa Mengadu ke Ombudsman

Uang Sumbangan Salah Satu MAN di Yogya Dinilai Terlalu Besar, Orangtua Siswa Mengadu ke Ombudsman

Yogyakarta
Musim Kemarau, BPBD Ungkap Daerah Rawan Kekeringan dan Kebakaran Hutan di Yogyakarta

Musim Kemarau, BPBD Ungkap Daerah Rawan Kekeringan dan Kebakaran Hutan di Yogyakarta

Yogyakarta
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY, Daerah Mana Saja?

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY, Daerah Mana Saja?

Yogyakarta
Ledakan di Bantul, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi tapi Pemilik Petasan Masih Misteri

Ledakan di Bantul, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi tapi Pemilik Petasan Masih Misteri

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com