Bertemu Dubes Palestina, Haedar Nashir Tegaskan Muhammadiyah Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina

Kompas.com - 15/07/2022, 21:13 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menerima kunjungan Duta Besar Palestina Zuhair Al-Shun, berkomitmen untuk dukung kemerdekaan Palestina.

Haedar menyampaikan, komitmen Muhammadiyah sebagaimana juga Pemerintah dan bangsa Indonesia tidak akan luntur dan tidak akan surut dalam memberi dukungan terhadap Palestina untuk menjadi negara yang merdeka, sebagaimana haknya menjadi bangsa dan negara merdeka di tanah airnya sendiri.

“Kami juga terus meningkatkan usaha-usaha untuk memberi ruang yang lebih luas lagi bagi pendidikan anak-anak Palestina termasuk kita sudah membangun Madrasah tahap ke-2 di Beirut untuk anak-anak Palestina. Dan bangsa Palestina yang jumlahnya sekitar 14 juta baik di dalam maupun di luar itu, berdiaspora di berbagai negara yang menunjukkan bahwa Palestina memang punya sejarah yang besar dan panjang sebagai sebuah bangsa,” jelas Haedar melalui keterangan tertulis, Jumat (15/7/2022).

Baca juga: Bertemu Ketum PP Muhammadiyah, Sandiaga Uno Dapat Wejangan Agar Fokus Bekerja

Haedar berharap bahwa PBB dan negara-negara yang selama ini menjunjung tinggi kemerdekaan dan hak setiap bangsa untuk merdeka untuk semakin melakukan langkah-langkah yang progresif.

Hal itu dibutuhkan agar Palestina selain terlindungi dari berbagai tindakan-tindakan yang agresif oleh Israel agar memperoleh haknya menjadi bangsa yang merdeka.

“Menjadi paradoks kalau di tengah situasi di mana dunia ingin menciptakan damai, dunia menjunjung tinggi hak-hak bangsa untuk merdeka kita masih melihat nestapa Palestina,” ungkapnya.

Haedar juga mengimbau negara-negara Arab juga dunia Islam makin solid dan menunjukkan dukungan yang pasti, optimal dan bersatu dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina.

“Kita berharap bahwa persoalan Palestina jangan ditarik pada persoalan yang bersifat primordial agama, ini persoalan yang universal menyangkut hak hidup sebuah bangsa dan negara,” katanya.

Baca juga: Haedar Nashir: Elite Boleh Bersiap untuk Pemilu 2024, tapi Jangan Lupakan Tugas

Haedar menambahkan bahwa pertemuan ini sebenarnya sudah direncanakan beberapa waktu lalu namun baru teralisasi pada hari ini.

“Kehadiran Duta Besar Palestina ini, pertama memang sudah dari beberapa kali ingin langsung ketemu dengan saya di Yogyakarta dan bersamaan dengan acara di UMY,” kata Haedar.

Menurut Haedar, Dubes Palestina menyampaikan penghargaan yang tinggi dan terima kasih atas dukungan yang terus menerus dari Muhammadiyah dan bangsa Indonesia dan Pemerintah Indonesia atas perjuangan membantu Palestina bukan hanya saat sekarang ini tetapi juga sebelum-sebelum ini yang bersifat kontinuitas.

“Dubes menjadi sangat memperoleh penghargaan atas dukungan itu dan berharap terus mendukung perjuangan Palestina. Juga terima kasih atas kesediaan Muhammadiyah untuk menempatkan anak-anak Palestina yang bersekolah, yang memperoleh beasiswa di beberapa PTM yang juga beberapa tahun ini sebagai bukti dari dukungan  nyata Muhammadiyah,” terang Haedar.

“Beliau juga menyampaikan betapa tidak mudahnya perjuangan Palestina di tengah begitu rupanya politik global yang tetap membiarkan Israel sebagai negara yang mengagresi, menginvasi, dan bertindak terus menekan bangsa dan rakyat Palestina maka di tengah politik global seperti itu bangsa Palestina betul-betul merasakan dukungan yang sangat luar biasa dari Pemerintah Indonesia, Muhammadiyah, dan segenap Bangsa Indonesia,” jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Kasus Kejahatan Jalanan yang Tewaskan Siswa SMA di Yogyakarta Berlanjut

Sidang Kasus Kejahatan Jalanan yang Tewaskan Siswa SMA di Yogyakarta Berlanjut

Yogyakarta
Resmikan MPP Kota Yogyakarta, Menpan-RB: 'Kata Presiden Birokrasi Itu Jangan Mbulet'

Resmikan MPP Kota Yogyakarta, Menpan-RB: "Kata Presiden Birokrasi Itu Jangan Mbulet"

Yogyakarta
Menpan-RB Siapkan 3 Skenario Pemindahan ASN ke IKN Nusantara

Menpan-RB Siapkan 3 Skenario Pemindahan ASN ke IKN Nusantara

Yogyakarta
Sejumlah Kader Keluar Usai Anies Jadi Bakal Capres, DPW Nasdem DIY: Dia Tidak Sesuai Demokrasi

Sejumlah Kader Keluar Usai Anies Jadi Bakal Capres, DPW Nasdem DIY: Dia Tidak Sesuai Demokrasi

Yogyakarta
LBH Yogyakarta Sebut Intimidasi Polemik Seragam Sudah Dimulai Sejak Pelibatan Satpol PP Kulon Progo

LBH Yogyakarta Sebut Intimidasi Polemik Seragam Sudah Dimulai Sejak Pelibatan Satpol PP Kulon Progo

Yogyakarta
Ditinggal Shalat di Masjid, Uang Rp 60 Juta Raib

Ditinggal Shalat di Masjid, Uang Rp 60 Juta Raib

Yogyakarta
Komnas HAM Sebut Ada Pelanggaran HAM dalam Tragedi Kanjuruhan, Dalami Penggunaan Gas Air Mata

Komnas HAM Sebut Ada Pelanggaran HAM dalam Tragedi Kanjuruhan, Dalami Penggunaan Gas Air Mata

Yogyakarta
Mengenal Kreteg Pegat Grojogan Sewu Tawangmangu dan Mitos Asmara Kandas di Baliknya

Mengenal Kreteg Pegat Grojogan Sewu Tawangmangu dan Mitos Asmara Kandas di Baliknya

Yogyakarta
Aliansi Rakyat Bergerak Gelar Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan di Depan Mapolda DI Yogyakarta

Aliansi Rakyat Bergerak Gelar Aksi Solidaritas Tragedi Kanjuruhan di Depan Mapolda DI Yogyakarta

Yogyakarta
Ketua Seknas Ganjar Kabupaten Purworejo: Partai Kalau Tidak Mendengarkan Suara Rakyat Akan Ditinggal Pemilihnya

Ketua Seknas Ganjar Kabupaten Purworejo: Partai Kalau Tidak Mendengarkan Suara Rakyat Akan Ditinggal Pemilihnya

Yogyakarta
Wali Murid SMAN 1 Wates Diduga Disekap karena Pertanyakan Seragam Sekolah, Banyak Pihak Berharap Berakhir Damai

Wali Murid SMAN 1 Wates Diduga Disekap karena Pertanyakan Seragam Sekolah, Banyak Pihak Berharap Berakhir Damai

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 6 Oktober 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 6 Oktober 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Sultan Minta Perdamaian Antar-suporter Sepak Bola Dibuktikan Nyata

Sultan Minta Perdamaian Antar-suporter Sepak Bola Dibuktikan Nyata

Yogyakarta
Haedar Nashir Minta Pemerintah Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Secara Objektif, Terbuka, dan Transparan

Haedar Nashir Minta Pemerintah Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Secara Objektif, Terbuka, dan Transparan

Yogyakarta
Mengenal Gamelan Sekaten Keraton Yogyakarta, Kyai Guntur Madu dan Kyai Nogo Wilogo

Mengenal Gamelan Sekaten Keraton Yogyakarta, Kyai Guntur Madu dan Kyai Nogo Wilogo

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.