Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

JogjaROCKarta Digelar di Tebing Breksi, Hadirkan Band Rock Papan Atas

Kompas.com - 14/07/2022, 22:47 WIB
Wijaya Kusuma,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Tebing Breksi bakal menjadi venue gelaran musik JogjaROCKarta Festival 2022.

Acara musik rock tahunan ini akan digelar pada 24 dan 25 September 2022 mendatang.

Founder Rajawali Indonesia & CEO JogjaROCKarta Festival Anas Syahrul Alimi mengatakan, regulasi penyelenggaraan festival musik Indonesia mengalami perkembangan.

Sehingga diputuskan untuk mengubah tema dan konsep penonton.

"Kalau yang dulu itukan kami merespons regulasi yang ada, jadi harus menonton berjarak makanya kami coba cari yang paling pas saat itu adalah nonton di atas jeep. Kami sebut namanya rock on jeep," ujar Anas Syahrul Alimi, selaku founder Rajawali Indonesia & CEO JogjaROCKarta Festival dalam jumpa pers, pada Kamis (14/07/2022).

Baca juga: Jaringan Predator Seksual Anak di Yogyakarta, Polisi Ungkap Peran 7 Pelaku yang Ditangkap

Anas menyampaikan, seiring dengan perkembangan regulasi, konsep penonton JogjaROCKarta Festival 2022 diputuskan untuk diubah.

Konsep penonton tidak lagi di atas jeep. Namun, dikembalikan seperti pada umumnya menonton musik rock.

"Kami ubah, tidak ada namanya rock on jeep. Jadi nanti penonton JogjaROCKarta Festival 2022 semuanya berdiri, jadi penonton bisa lompat-lompat, prinsipnya kami kembalikan ke habitat awal musik rock," ungkap dia.

Sedangkan tema JogjaROCKarta Festival 2022 adalah "History Continues".

"Kenapa History Continues, karena sejarah tetap berlanjut, sejarah akan terus berjalan dan kami tidak akan pernah berhenti sampai JogjaROCKarta ke sekian, kami tetap akan tetap terus mempertahankan ini," urai dia.

Acara musik JogjaROCKarta Festival 2022 ini sebelumnya direncanakan digelar di Landasan Udara (Lanud) Gading Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kemudian, dengan adanya perubahan konsep, venue JogjaROCKarta Festival 2022 menjadi di Tebing Breksi, Kabupaten Sleman.

Dipilihnya Tebing Breksi ini karena memiliki landscape yang eksotis dan spot yang beragam.

Latar tebing bebatuan hasil aktivitas vulkanis gunung api purba yang dipadukan dengan tata cahaya akan menghadirkan pengalaman baru bagi penonton dalam menikmati musik rock.

Baca juga: Jaringan Predator Seksual Anak di Yogyakarta Terungkap, Ini Saran IDAI untuk Orangtua

"Di Breksi yang backgroundnya nanti ada gunung purba begitu pasti sangat keren karena kami akan merespons dengan tata cahaya yang sangat bagus," ungkap dia.

Anas mengungkapkan tetap akan berkolaborasi dengan komunitas jeep yang ada di Tebing Breksi.

Nantinya mobil-mobil jeep akan mengantar penonton menuju ke venue JogjaROCKarta Festival 2022.

 

"Jeep ini tetap akan kami gunakan sebagai pengantar penonton, jadi nanti kami siapkan ada satu kantong parkir orang bisa ngedrop di situ dan penonton akan kami antarkan pakai jeep. Jadi nonton JogjaROCKarta diantar pakai jeep," urai dia.

Tak hanya itu, di dalam gelaran JogjaROCKarta Festival 2022 di Tebing Breksi ini juga akan ada Pasar Kangen.

Adanya Pasar Kangen ini sebagai ruang dan bentuk dukungan kepada UMKM.

Perubahan konsep, lanjut Anas, diikuti dengan harga tiket yang lebih terjangkau.

Sebelumnya tiket JogjaROCKarta Festival 2022 Rp 750.000 dan Rp 500.000.

"Sekarang early entry cukup Rp 150.000 terbatas, kemudian reguler Rp 200.000 dan on the spot Rp 300.000. Saya pikir Rp 150.000 atau Rp 200.000 ini harga yang sangat murah untuk bisa menonton semua band rock papan atas Indonesia," ungkap dia.

Band papan atas

Founder Rajawali Indonesia & CEO JogjaROCKarta Festival Anas Syahrul Alimi menyampaikan untuk penyelenggaraan tahun ini tidak menghadirkan artis international.

"Kami tetap pakai semua artis Indonesia tetapi sebagian besar artis Indonesia ini sudah pernah tur luar negeri. Itu memang kemarin salah satu prasyarat yang harus kami sampaikan, tapi ada beberapa yang belum," ucap dia.

Co Founder JogjaROCKarta Festival Bakkar Wibowo mengungkapkan, tiga line-up terbaru yang akan tampil di gelaran musik rock tahunan ini.

Baca juga: Selasa Wagen di Yogyakarta Kembali Digelar, Pemuda Diajak Ikut Daripada Terlibat Kejahatan Jalanan

Line up terbaru, akan tampil band Grass Rock.

Band ini mempunyai sejarah panjang di kancah musik Indonesia khususnya musik rock.

 

"Sebenarnya kami beberapa kali JogjaROCKarta sempat menghubungi Grass Rock untuk tampil. Ini cukup menarik karena Edi Kemput sudah lama vakum, terus hijrah dan dua tahun terakhir sudah sering nge-jam bareng lagi," tutur dia.

Kemudian, akan tampil juga band The Melting Minds yang merupakan band asal Wonosari.

Selain itu, ada juga band Sangkakala. Band heavy metal asal Yogyakarta akan kali kedua tampil di JogjaROCKarta.

Baca juga: Terungkapnya Jaringan Predator Seksual Anak di Yogyakarta, Para Pelaku Saling Berbagi Nomor Korban lewat Grup WhatsApp

"Jadi kami selalu memberikan ruang untuk band-band lokal," ungkap dia.

Beberapa band yang diumumkan bakal tampil di JogjaROCKarta Festival 2022 di Tebing Breksi, di antaranya Burgerkill, Seringai, Dead Squad, Death Vomit dan masih banyak lagi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Komplotan Pencuri di Yogyakarta Ditangkap, Sehari Ganjal 10 Mesin ATM, Uang Rp 150 Juta Disikat

Komplotan Pencuri di Yogyakarta Ditangkap, Sehari Ganjal 10 Mesin ATM, Uang Rp 150 Juta Disikat

Yogyakarta
Jelang Desentralisasi Sampah, Pj Wali Kota: Pembangunan TPST 3R Karangmiri Mundur

Jelang Desentralisasi Sampah, Pj Wali Kota: Pembangunan TPST 3R Karangmiri Mundur

Yogyakarta
Tak Mau 'Snack Lelayu' Terulang Saat Pilkada, Ketua KPU DIY Minta Lebih Teliti

Tak Mau "Snack Lelayu" Terulang Saat Pilkada, Ketua KPU DIY Minta Lebih Teliti

Yogyakarta
Terdapat 3 Sengketa Pemilu, Penetapan Anggota Legislatif di DIY Terancam Mundur

Terdapat 3 Sengketa Pemilu, Penetapan Anggota Legislatif di DIY Terancam Mundur

Yogyakarta
Muncul dalam Penjaringan PDI Perjuangan, Soimah Tidak Bersedia Maju Pilkada

Muncul dalam Penjaringan PDI Perjuangan, Soimah Tidak Bersedia Maju Pilkada

Yogyakarta
Lansia di Kulon Progo Dibacok Residivis yang Cemburu Buta

Lansia di Kulon Progo Dibacok Residivis yang Cemburu Buta

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 26 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Jumat 26 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Jumat 26 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Jumat 26 April 2024, dan Besok : Siang Hujan Sedang

Yogyakarta
Pelihara Buaya dari Sekecil Tokek Kini 2 Meter, Pemilik Ngeri dan Serahkan ke BKSDA Yogyakarta

Pelihara Buaya dari Sekecil Tokek Kini 2 Meter, Pemilik Ngeri dan Serahkan ke BKSDA Yogyakarta

Yogyakarta
Saat Bansos Jelang Pilkada Jadi Perhatian Khusus KPU DIY...

Saat Bansos Jelang Pilkada Jadi Perhatian Khusus KPU DIY...

Yogyakarta
Pembebasan Lahan di IKN, AHY: Tidak Boleh Asal Gusur

Pembebasan Lahan di IKN, AHY: Tidak Boleh Asal Gusur

Yogyakarta
Soal Gugatan 'Snack Lelayu', KPU Sleman: No Comment, Kami Sampaikan pada Waktu yang Tepat

Soal Gugatan "Snack Lelayu", KPU Sleman: No Comment, Kami Sampaikan pada Waktu yang Tepat

Yogyakarta
Soal Posisi PDI-P Pasca-Pilpres 2024, Ganjar: Rasanya Iya, di Luar Pemerintahan

Soal Posisi PDI-P Pasca-Pilpres 2024, Ganjar: Rasanya Iya, di Luar Pemerintahan

Yogyakarta
Besok BPBD DIY Gelar Simulasi Gempa, Masyarakat Diminta Tidak Kaget

Besok BPBD DIY Gelar Simulasi Gempa, Masyarakat Diminta Tidak Kaget

Yogyakarta
Ganjar Pastikan Siap Turun untuk Pemenangan PDI-P pada Pilkada 2024

Ganjar Pastikan Siap Turun untuk Pemenangan PDI-P pada Pilkada 2024

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com