Kompas.com - 31/12/2021, 07:20 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB X) berharap maraknya kejahatan jalanan atau klitih tidak kembali terjadi sehingga mengganggu parawisata. 

"Yang penting masalah ini tidak muncul lagi sehingga tidak mengganggu pariwisata," kata HB X di Yogyakarta, Kamis (30/12/2021).

HB X juga menyatakan, pelaku klitih bakal diproses secara hukum. 

Baca juga: Respons HB X soal Rencana Pemerintah Pusat Terapkan PPKM Mikro di DIY

Dengan adanya proses hukum untuk pelaku kejahatan jalanan itu diharapkan tidak timbul lagi rasa khawatir di tengah masyarakat.

Terkait munculnya pemintaan agar kembali dibukanya Prayuwana atau tempat untuk membina anak yang bermasalah dengan hukum seperti pelaku klitih, HB X belum bisa berkomentar banyak.

Pembukaan kembali Prayuwana dianggapnya perlu berdasarkan sejumlah kajian.

Senada dengan HB X, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji menyatakan, efektivitas pembinaan lewat lembaga serupa Prayuwana untuk membina anak yang berurusan hukum perlu dipastikan relevansinya dengan situasi saat ini.

"Kalau tidak sesuai dengan kondisi sekarang ya perlu jalan keluar lain, kan beda dulu sama sekarang. Memang SLB bagi anak-anak kebutuhan khusus seperti itu memang ada," sebut Aji.

Baca juga: Cegah Klitih, Pemkot Yogyakarta Pastikan Lampu Penerangan dan CCTV Dihidupkan Secara Keseluruhan

Sebelumnya diberitakan, media sosial baru-baru ini digemparkan dengan aksi kejahatan jalanan atau kerap disebut klitih yang dilakukan remaja di Yogyakarta.

Aksi viral ini kemudian ramai diperbincangkan di Twitter, bahkan muncul tagar #SriSultanYogyaDaruratKlitih.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ova Emilia Pimpin UGM, Nadiem Makarim: Saya Sangat Senang Ada Satu Lagi Rektor Perempuan

Ova Emilia Pimpin UGM, Nadiem Makarim: Saya Sangat Senang Ada Satu Lagi Rektor Perempuan

Yogyakarta
Jadi Rektor UGM Perempuan Kedua, Ini Profil Ova Emilia

Jadi Rektor UGM Perempuan Kedua, Ini Profil Ova Emilia

Yogyakarta
Ova Emilia Terpilih Jadi Rektor UGM Periode 2022 – 2027

Ova Emilia Terpilih Jadi Rektor UGM Periode 2022 – 2027

Yogyakarta
Ke Jogja Ingin Liburan Sambil Mencuri, Komplotan Maling Malah Tertangkap

Ke Jogja Ingin Liburan Sambil Mencuri, Komplotan Maling Malah Tertangkap

Yogyakarta
Rumah di Film 'KKN di Desa Penari' Dijual Seharga Rp 40 Juta, Minat?

Rumah di Film "KKN di Desa Penari" Dijual Seharga Rp 40 Juta, Minat?

Yogyakarta
Nama Pj Wali Kota Yogyakarta dan Bupati Kulon Progo Keluar Malam Ini

Nama Pj Wali Kota Yogyakarta dan Bupati Kulon Progo Keluar Malam Ini

Yogyakarta
Banjir dan Longsor di Bukit Menoreh, Diduga karena Saluran Air Tertutup Tanah

Banjir dan Longsor di Bukit Menoreh, Diduga karena Saluran Air Tertutup Tanah

Yogyakarta
Sultan HB X Minta Warganya Bijak soal Masker: Pandemi Masih Ada

Sultan HB X Minta Warganya Bijak soal Masker: Pandemi Masih Ada

Yogyakarta
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Yogyakarta, Pasar Beringharjo Terpilih Jadi Lokasinya

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Yogyakarta, Pasar Beringharjo Terpilih Jadi Lokasinya

Yogyakarta
DIY Jadi Satu-satunya Provinsi yang Tak Dipimpin Pj, Ini Penyebabnya

DIY Jadi Satu-satunya Provinsi yang Tak Dipimpin Pj, Ini Penyebabnya

Yogyakarta
Pemilik Rumah Lokasi Syuting 'KKN di Desa Penari' Ungkap Alasan Hendak Jual Rumahnya, Bukan karena Takut

Pemilik Rumah Lokasi Syuting "KKN di Desa Penari" Ungkap Alasan Hendak Jual Rumahnya, Bukan karena Takut

Yogyakarta
Viral Video Wisatawan Terempas Ombak di Pantai Jungwok Gunungkidul

Viral Video Wisatawan Terempas Ombak di Pantai Jungwok Gunungkidul

Yogyakarta
Adik Jokowi dan Ketua MK Akan Menikah di Solo pada 26 Mei, Presiden Jadi Wali

Adik Jokowi dan Ketua MK Akan Menikah di Solo pada 26 Mei, Presiden Jadi Wali

Yogyakarta
Daging Ternak Terjangkit PMK Bisa Dikonsumsi, Jeroan dan Tulang Dimusnahkan

Daging Ternak Terjangkit PMK Bisa Dikonsumsi, Jeroan dan Tulang Dimusnahkan

Yogyakarta
Banjir Disertai Tanah Longsor Bukit Menoreh di Plampang II, Lima Kepala Keluarga Sempat Mengungsi

Banjir Disertai Tanah Longsor Bukit Menoreh di Plampang II, Lima Kepala Keluarga Sempat Mengungsi

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.