Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arus Balik di Terminal Jombor Sleman, Didominasi Penumpang Tujuan Jabodetabek

Kompas.com - 15/04/2024, 14:42 WIB
Wijaya Kusuma,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Puncak arus balik di Terminal Tipe B Jombor, Kabupaten Sleman terjadi pada 13-14 April 2024. Penumpang yang berangkat dari Terminal Jombor didominasi tujuan Jabodetabek.

"Puncak arus sudah Sabtu dan Minggu kemarin," ujar Kepala UPT Balai Pengelolaan Terminal dan Perparkiran Dinas Perhubungan DI Yogyakarta (DIY) Agnes Dhiany Indria Sari saat dihubungi, Senin (15/04/2024).

Baca juga: Puncak Arus Balik, 17.000 Penumpang Diprediksi Mengakses Bandara YIA Hari ini

Agnes menyampaikan berdasarkan data saat arus balik, armada yang datang ke Terminal Jombor ada peningkatan 18,26 persen. Sedangkan armada yang berangkat dari Terminal Jombor naik 17,61 persen.

"Di puncaknya kemarin penumpang yang datang 957 orang, peningkatan 12,58 persen. Sedangkan yang berangkat ada 1.951 orang, itu meningkat 39,36 persen," ucapnya.

Dia mengatakan pada arus balik ini, banyak penumpang yang berangkat dari Terminal Jombor dengan tujuan Jabodetabek. Sedangkan yang datang ke Terminal Jombor paling banyak dari Sumatera.

"Paling banyak (yang berangkat tujuan) ke Jabodetabek. Yang datang biasanya dari luar Jabodetabek, dari Sumatera. Total satu harinya kemarin sekitar 2.908 orang untuk mobilisasi yang ada di Terminal Jombor," tuturnya.

Menurut Agnes arus balik masih terjadi di Terminal Jombor. Diprediksi arus balik masih terjadi hingga 16 April 2024 besok.

"(Arus balik) masih hari ini dan besok. Tapi jumlahnya sudah menurun tidak sebanyak yang hari minggu kemarin," ucapnya.

Selama arus balik ini, lanjut Agnes, ada penambahan petugas di Terminal Jombor. Langkah ini demi kelancaran proses arus balik di Terminal Jombor.

"Kami menyediakan petugas dan dari petugas kami sendiri dan dari security itu kami menambah jumlah personel di jam layanan. Jadi untuk membantu operasional mobilisasi kendaraan. Petugas piket tetap ditambah yang patroli ditambah," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Awal Kemarau, Warga di Gunungkidul Mulai Beli Air Bersih Seharga Rp 170.000

Awal Kemarau, Warga di Gunungkidul Mulai Beli Air Bersih Seharga Rp 170.000

Yogyakarta
Persoalan Sampah di Yogyakarta Ditargetkan Kelar pada Juni 2024, Ini Solusinya...

Persoalan Sampah di Yogyakarta Ditargetkan Kelar pada Juni 2024, Ini Solusinya...

Yogyakarta
PPDB SMP Kota Yogyakarta 2024 Banyak Perubahan, Apa Saja?

PPDB SMP Kota Yogyakarta 2024 Banyak Perubahan, Apa Saja?

Yogyakarta
PPDB DIY, Standar Nilai Jalur Prestasi Diturunkan

PPDB DIY, Standar Nilai Jalur Prestasi Diturunkan

Yogyakarta
Golkar-PKB Koalisi di Pilkada Gunungkidul 2024, Sudah Ada Calon?

Golkar-PKB Koalisi di Pilkada Gunungkidul 2024, Sudah Ada Calon?

Yogyakarta
'Study Tour' Dilarang, GIPI DIY Khawatir Wisatawan Turun jika Pemerintah Tak Tegas

"Study Tour" Dilarang, GIPI DIY Khawatir Wisatawan Turun jika Pemerintah Tak Tegas

Yogyakarta
Jelang Idul Adha, Begini Cara Memilih Sapi Kurban Menurut Pakar UGM

Jelang Idul Adha, Begini Cara Memilih Sapi Kurban Menurut Pakar UGM

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Senin 20 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Senin 20 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Senin 20 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Senin 20 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Duka Keluarga Korban Pesawat Jatuh di BSD Serpong: Lebaran Kemarin Tak Sempat Pulang...

Duka Keluarga Korban Pesawat Jatuh di BSD Serpong: Lebaran Kemarin Tak Sempat Pulang...

Yogyakarta
Sejumlah Daerah Larang 'Study Tour', Pemda DIY Yakin Tak Pengaruhi Kunjungan Wisata

Sejumlah Daerah Larang "Study Tour", Pemda DIY Yakin Tak Pengaruhi Kunjungan Wisata

Yogyakarta
Ditemukan Selamat, 2 Nelayan Gunungkidul Disambut Tangis Haru Keluarga

Ditemukan Selamat, 2 Nelayan Gunungkidul Disambut Tangis Haru Keluarga

Yogyakarta
Hilang 2 Hari, Nelayan Ditemukan Terombang-ambing karena Mesin Kapal Rusak

Hilang 2 Hari, Nelayan Ditemukan Terombang-ambing karena Mesin Kapal Rusak

Yogyakarta
Kapal Karam, Nelayan di Gunungkidul Kirim Video kepada Petugas Minta Pertolongan

Kapal Karam, Nelayan di Gunungkidul Kirim Video kepada Petugas Minta Pertolongan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Pagi hingga Siang Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Pagi hingga Siang Cerah Berawan

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com