Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi dan AHY Bersepeda dan Sarapan Gudeg Bersama di Yogyakarta

Kompas.com - 28/01/2024, 09:38 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Reni Susanti

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersepeda di sekitar Gedung Agung, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (28/1/2024).

Pantauan Kompas.com, di sela kegiatan bersepedanya, mereka duduk berhadapan menyantap Gudeg Yu Djum Wijilan saat sarapan pukul 07.00 WIB.

Jokowi nampak menggunakan kaus lengan panjang berwarna hitam sedangkan AHY mengenakan kaus lengan pendek berwarna biru.

Baca juga: Malam Mingguan di Amplaz, Jokowi Borong Mainan untuk Cucunya

Jokowi juga nampak menggunakan helm sepeda berwarna merah sedangkan AHY menggunakan helm berwarna biru.

Setelah makan sekira pukul 07.57 WIB, Jokowi menyempatkan diri membagikan kaus kepada masyarakat sekitar yang sudah memadati area rumah makan Gudeg Yujum di Wijilan, Kota Yogyakarta, DIY.

Hal ini membuat warga berkerumun dan berdesakan untuk mendapatkan kaus yang dibagikan presiden Indonesia ke 7 ini.

Baca juga: Main Bola di Dekat Lokasi Kampanye Ganjar-Mahfud, Jokowi Bilang Begini

Setelah membagikan kaus, Jokowi meladeni masyarakat yang ingin berswafoto dengannya. Setelah itu Jokowi dan AHY bersepeda bersama meninggalkan area Gudeg Yujum Wijilan.

Manajer Operasional Gudeg Yujum, Adit Fajar mengatakan Jokowi datang bersama rombongan menggunakan sepeda dan Ketum Partai Demokrat AHY.

"Datang bareng bersama Pak AHY. Tadi pesan gudeg semua, pesan gudeg ayam sama telor. Pak AHY juga sama," ujar Adit ditemui di Gudeg Djum, Minggu (28/1/2024).

Ia merasa senang, karena baru pertama kali Presiden datang ke Gudeg Yu Djum Wijilan.

Menurut dia tak ada pengamanan khusus saat Jokowi beserta rombongan dan AHY makan di Gudeg Yu Djum.

"Kami senang sekali bisa melayani pak presiden dan anak presiden. Kemarin hanya reservasi dari timnya, ternyata yang datang pak presiden dan pak AHY," tutur dia.

"Iya (duduk berdua), lainnya di meja yang lain. Ada tamu juga di sini jadi tidak dibatasi, mintanya tidak di-clear semua cuma minta disediakan 8 meja," pungkas dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Truk Terguling hingga Masuk Jurang di Bantul, Obat Nyamuk Bakar Berhamburan di Jalanan

Truk Terguling hingga Masuk Jurang di Bantul, Obat Nyamuk Bakar Berhamburan di Jalanan

Yogyakarta
Kemenlu Sebut 165 WNI Terancam Hukuman Mati, Terbanyak di Malaysia dengan Kasus Narkoba

Kemenlu Sebut 165 WNI Terancam Hukuman Mati, Terbanyak di Malaysia dengan Kasus Narkoba

Yogyakarta
Sakit Hati Difitnah Curi Ayam, Pria di Gunungkidul Bunuh Nenek Tetangganya Sendiri

Sakit Hati Difitnah Curi Ayam, Pria di Gunungkidul Bunuh Nenek Tetangganya Sendiri

Yogyakarta
Curi Sepeda Motor, Pria Asal Sukoharjo 'Didor' Polisi di Gunungkidul

Curi Sepeda Motor, Pria Asal Sukoharjo "Didor" Polisi di Gunungkidul

Yogyakarta
Pelaku Pembunuhan Nenek di Gunungkidul Ditangkap, Motif Sakit Hati Difitnah

Pelaku Pembunuhan Nenek di Gunungkidul Ditangkap, Motif Sakit Hati Difitnah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Diskominfo Pati Kesulitan Ubah Cap Negatif Sukolilo di Google Maps, Ini Alasannya

Diskominfo Pati Kesulitan Ubah Cap Negatif Sukolilo di Google Maps, Ini Alasannya

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Pilkada 2024, Bupati Bantul Bantah Pecah Kongsi dengan Wakilnya

Pilkada 2024, Bupati Bantul Bantah Pecah Kongsi dengan Wakilnya

Yogyakarta
Alami Kecelakaan Tunggal, Pengendara Motor di Bantul Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan

Alami Kecelakaan Tunggal, Pengendara Motor di Bantul Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan

Yogyakarta
Mengenal Blondo, Kuliner Lawas dari Sisa Pembuatan Minyak Kelapa

Mengenal Blondo, Kuliner Lawas dari Sisa Pembuatan Minyak Kelapa

Yogyakarta
Usai Tabrak Lari Anggota DPRD Terpilih Asmat, Pelaku Sempat Jalan-jalan ke Malioboro

Usai Tabrak Lari Anggota DPRD Terpilih Asmat, Pelaku Sempat Jalan-jalan ke Malioboro

Yogyakarta
Tabrak Lari Anggota DPRD Terpilih Asmat, Pelaku Sempat Konsumsi Sabu

Tabrak Lari Anggota DPRD Terpilih Asmat, Pelaku Sempat Konsumsi Sabu

Yogyakarta
Lagi, Sampah Menumpuk di Jalanan Kota Yogyakarta

Lagi, Sampah Menumpuk di Jalanan Kota Yogyakarta

Yogyakarta
4 Jemaah Haji Asal DIY Meninggal Dunia di Tanah Suci, Apa Penyebabnya?

4 Jemaah Haji Asal DIY Meninggal Dunia di Tanah Suci, Apa Penyebabnya?

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com