Pria di Banyumas Dihukum MA Rp 150 Juta karena Batal Nikahi Kekasih, Ini Ceritanya

Kompas.com - 09/03/2021, 17:27 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Gara-gara batal menikahi kekasihnya, seorang pria berinisial AS (32), warga Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dijatuhi sanksi Rp 150 juta oleh Mahkamah Agung.

Dalam putusan kasasi, AS dianggap ingkar janji terhadap kekasihnya, SSL (31), warga Sidamulya, Kecamatan Kemranjen.

"Garis besarnya seperti itu, sudah janji, tapi tidak ditepati, padahal keluarga SSL sudah melakukan persiapan. Kerugian imateriil itu kan menyangkut nama baik keluarga dan sebagainya," ujar Sarjono, kuasa hukum SSL, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Video Viral Oknum Perangkat Desa di Banyumas Pukul dan Marahi Anak Kecil

Kronologi

Dilansir dari situs resmi MA, Selasa (9/3/2021), kasus tersebut bermula dari lamaran AS terhadap SSL pada bulan Februari 2018.

Lalu, rencana akad nikah akan digelar setahun setelahnya. Namun, pada bulan Oktober 2018, AS datang ke rumah menemui orangtua SSL dan menyatakan batal menikahi anaknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal membuat keluarga SSL tak terima. Melalui kuasa hukumnya, keluarga SSL mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Banyumas, pada 27 Juni 2019 dengan tuntutan ganti rugi total sebesar Rp 1,5 miliar dengan rincian kerugian materiil sebesar Rp 500 juta dan imateriil Rp 1 miliar.

Baca juga: Setubuhi 2 Adik Ipar yang Masih di Bawah Umur, Pria di Banyumas Dibekuk Polisi

 

Lalu dalam putusan PN Banyumas, AS dijatuhi hukuman membayar ganti rugi imaterill Rp 100 juta.

Namun, saat banding Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah, majelis hakim menambahkan sanksi menjadi Rp 150 juta.

AS pun tak tinggal diam, dirinya lalu mengajukan kasasi ke MA. Namun pengajuan itu ditolak.

"Jadi waktu itu mereka bersepakat untuk menikah, kemudian sudah ditentukan hari H, tahu-tahu secara sepihak membatalkan. Keluarga (SSL) kan malunya bukan main," kata Sarjono melalui sambungan telepon, Selasa.

Sarjono berharap, kasus SSL dan AS juga bisa menjadi pembelajaran masyarakat.

Baca juga: MA Beri Sanksi ke Pria yang Batal Nikahi Kekasihnya di Banyumas Rp 150 Juta

(Penulis: Kontributor Banyumas, Fadlan Mukhtar Zain | Editor: Dony Aprian)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Tebing Breksi Sleman Banyak yang Putar Balik, Ini Penyebabnya

Wisatawan Tebing Breksi Sleman Banyak yang Putar Balik, Ini Penyebabnya

Yogyakarta
Uji Coba Buka Wisata Hutan Pinus Mangunan Bantul Temui Kendala, Ini Salah Satunya

Uji Coba Buka Wisata Hutan Pinus Mangunan Bantul Temui Kendala, Ini Salah Satunya

Yogyakarta
Sejarah Malioboro, Jalan yang Dihiasi Untaian Bunga

Sejarah Malioboro, Jalan yang Dihiasi Untaian Bunga

Yogyakarta
Miris, Warga Sleman Temukan Jasad Bayi di Kardus, Polisi: Diduga Baru Saja Dilahirkan

Miris, Warga Sleman Temukan Jasad Bayi di Kardus, Polisi: Diduga Baru Saja Dilahirkan

Yogyakarta
Ini Cara Warga Kampung Miliarder Sleman Habiskan Uang Miliaran Rupiah Hasil Ganti Rugi Tol Yogya-Bawen

Ini Cara Warga Kampung Miliarder Sleman Habiskan Uang Miliaran Rupiah Hasil Ganti Rugi Tol Yogya-Bawen

Yogyakarta
Cerita Warga Kampung Miliarder Sleman, Dulu Pontang-panting Cari Biaya Kuliah Anak, Kini Bisa Beli 3 Mobil

Cerita Warga Kampung Miliarder Sleman, Dulu Pontang-panting Cari Biaya Kuliah Anak, Kini Bisa Beli 3 Mobil

Yogyakarta
Gara-gara Saling Tatap, Siswa SMK di Kulon Progo Babak Belur Dianiaya 4 Orang, Ini Ceritanya

Gara-gara Saling Tatap, Siswa SMK di Kulon Progo Babak Belur Dianiaya 4 Orang, Ini Ceritanya

Yogyakarta
“Yang Penting Telaten dan Tetap Sabar karena Rezeki Ada yang Ngatur”

“Yang Penting Telaten dan Tetap Sabar karena Rezeki Ada yang Ngatur”

Yogyakarta
Mbah Mardi Maafkan Penabrak Mabuk yang Membuatnya Pincang, Kini Ikhlas 8 Itik Dibayar dengan Uang Palsu

Mbah Mardi Maafkan Penabrak Mabuk yang Membuatnya Pincang, Kini Ikhlas 8 Itik Dibayar dengan Uang Palsu

Yogyakarta
Ini Aturan Baru Berwisata di Malioboro, Salah Satunya Ada Pembatasan Waktu

Ini Aturan Baru Berwisata di Malioboro, Salah Satunya Ada Pembatasan Waktu

Yogyakarta
Malioboro dan Stasiun Tugu Yogyakarta Jadi Kawasan Wajib Vaksin dan Masker, Simak Penjelasan Wali Kota

Malioboro dan Stasiun Tugu Yogyakarta Jadi Kawasan Wajib Vaksin dan Masker, Simak Penjelasan Wali Kota

Yogyakarta
Siap-siap, Masuk Kawasan Malioboro Bakal Diminta Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Siap-siap, Masuk Kawasan Malioboro Bakal Diminta Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Yogyakarta
Tradisi Mubeng Beteng, Mencari Ketenangan Hati dalam Sunyi

Tradisi Mubeng Beteng, Mencari Ketenangan Hati dalam Sunyi

Yogyakarta
Luhut: Jadi Nanti Kalian ke Restoran Tak Pakai Kartu Vaksin Ditolak, Belanja Juga Ditolak

Luhut: Jadi Nanti Kalian ke Restoran Tak Pakai Kartu Vaksin Ditolak, Belanja Juga Ditolak

Yogyakarta
Nasib Sejumlah Toko di Malioboro, Dijual di Bawah Harga Pasaran, Pemilik Disebut Terlilit Utang akibat Pandemi

Nasib Sejumlah Toko di Malioboro, Dijual di Bawah Harga Pasaran, Pemilik Disebut Terlilit Utang akibat Pandemi

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.