Kompas.com - 08/04/2021, 10:51 WIB
Guguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (5/3/2021). Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan Kamis (04/03/2021) pukul 18:00-24:00 WIB dan Jumat (05/03/2021) 00.00-06.00 WIB Gunung Merapi mengalami 81 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.200 m ke arah barat daya. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGuguran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (5/3/2021). Menurut data Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) periode pengamatan Kamis (04/03/2021) pukul 18:00-24:00 WIB dan Jumat (05/03/2021) 00.00-06.00 WIB Gunung Merapi mengalami 81 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.200 m ke arah barat daya.

KOMPAS.com- Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali mengeluarkan lava pijar.

Berdasarkan pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada Kamis (8/4/2021) mulai 00.00 WIB hinga 06.00 WIB, ada enam kali lava pijar yang keluar.

Luncurannya mencapai 900 meter ke arah barat daya.

Baca juga: Volume Kubah Lava Gunung Merapi Capai 1 Juta Meter Kubik

Selain guguran lava pijar, Merapi juga mengalami 32 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-17 milimeter (mm) selama 11-124 detik, serta satu kali gempa fase banyak dengan amplitudo 53 milimeter (mm) selama 11 detik.

Asap kawah tidak teramati keluar dari puncak kawah Merapi selama pengamatan.

Cuaca di gunung itu berawan dan mendung.

Angin bertiup lemah ke tenggara dengan suhu udara 18-21 derajat celsius, kelembaban udara 75-82 persen dan tekanan udara 870-915 mmHg.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Baca juga: Hujan Abu Imbas Awan Panas Guguran Gunung Merapi Turun di Magelang

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan berdampak pada wilayah dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Apabila gunung api itu meletus, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Yogyakarta Hentikan Bantuan Makanan untuk Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri

Pemkot Yogyakarta Hentikan Bantuan Makanan untuk Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri

Yogyakarta
Tercatat, 22 Ribu Senjata Api Dimiliki Warga Sipil di Jateng, Polisi Ingatkan Hal Ini

Tercatat, 22 Ribu Senjata Api Dimiliki Warga Sipil di Jateng, Polisi Ingatkan Hal Ini

Yogyakarta
Ketua RW soal Pemilik Rumah yang Digeledah Densus 88: Sering Ceramah di Masjid, tapi Menyejukkan

Ketua RW soal Pemilik Rumah yang Digeledah Densus 88: Sering Ceramah di Masjid, tapi Menyejukkan

Yogyakarta
Kronologi Surawan Tewas Tertimbun Batu Besar Saat Menambang Batu Sendirian, Korban Sulit Dievakuasi

Kronologi Surawan Tewas Tertimbun Batu Besar Saat Menambang Batu Sendirian, Korban Sulit Dievakuasi

Yogyakarta
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Lava Pijar, Meluncur Sejauh 900 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Lava Pijar, Meluncur Sejauh 900 Meter

Yogyakarta
Perjalanan Kasus Mary Jane, Terpidana Mati Asal Filipina, Kini Habiskan Waktu Membatik di Penjara Yogyakarta

Perjalanan Kasus Mary Jane, Terpidana Mati Asal Filipina, Kini Habiskan Waktu Membatik di Penjara Yogyakarta

Yogyakarta
Syam Organizer Yogyakarta, Digeledah Densus 88, Ada Kaleng Amal dan Tak Terdaftar di Kemenag

Syam Organizer Yogyakarta, Digeledah Densus 88, Ada Kaleng Amal dan Tak Terdaftar di Kemenag

Yogyakarta
Pembunuhan Berantai di Kulon Progo, 2 Perempuan Tewas di Tangan Residivis, Terungkap dari Pesan WhatsApp

Pembunuhan Berantai di Kulon Progo, 2 Perempuan Tewas di Tangan Residivis, Terungkap dari Pesan WhatsApp

Yogyakarta
Wilayah Zona Merah di Yogyakarta Dilarang Gelar Shalat Tarawih Berjemaah

Wilayah Zona Merah di Yogyakarta Dilarang Gelar Shalat Tarawih Berjemaah

Yogyakarta
Cerita di Balik Pria Asal Jakarta Naiki Kereta Kencana Pangeran Keraton Yogya, Hendak Cari Properti Film

Cerita di Balik Pria Asal Jakarta Naiki Kereta Kencana Pangeran Keraton Yogya, Hendak Cari Properti Film

Yogyakarta
Pengakuan Pria Asal Jakarta yang Naiki Kereta Kencana Pangeran Keraton Yogya: Saya Tidak Tahu Aturan di Sini

Pengakuan Pria Asal Jakarta yang Naiki Kereta Kencana Pangeran Keraton Yogya: Saya Tidak Tahu Aturan di Sini

Yogyakarta
GBPH Yudhaningrat Beri Wejangan pada Pria yang Duduk di Atas Keretanya, Apa Isinya?

GBPH Yudhaningrat Beri Wejangan pada Pria yang Duduk di Atas Keretanya, Apa Isinya?

Yogyakarta
Kesaksian Ketua RT Saat Densus 88 Geledah Ponpes di Sleman: Ada Anak Panah Dua dengan Busurnya

Kesaksian Ketua RT Saat Densus 88 Geledah Ponpes di Sleman: Ada Anak Panah Dua dengan Busurnya

Yogyakarta
Asal Usul Gereja Ayam, Rumah Doa di Bukit Rhema, Dikenal karena Film Ada Apa Dengan Cinta 2

Asal Usul Gereja Ayam, Rumah Doa di Bukit Rhema, Dikenal karena Film Ada Apa Dengan Cinta 2

Yogyakarta
Fakta Meninggalnya Adik Sri Sultan HB X, Sosok yang Menguasai Pengetahuan Tanah Kasultanan

Fakta Meninggalnya Adik Sri Sultan HB X, Sosok yang Menguasai Pengetahuan Tanah Kasultanan

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads X