Wilayah Zona Merah di Yogyakarta Dilarang Gelar Shalat Tarawih Berjemaah

Kompas.com - 05/04/2021, 23:32 WIB
Shalat tarawih di masjid Agung Assyuhada Pamekasan sudah menerapkan physics distancing. Hal yang sama juga akan diberlakukan oleh takmir majid pada saat pelaksanaan shalat Idul Fitri. KOMPAS.COM/TAUFIQURRAHMANShalat tarawih di masjid Agung Assyuhada Pamekasan sudah menerapkan physics distancing. Hal yang sama juga akan diberlakukan oleh takmir majid pada saat pelaksanaan shalat Idul Fitri.

KOMPAS.com -  Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melarang wilayah masuk kategori zona merah penyebaran Covid-19 melaksanakan shalat tarawih berjemaah di masjid.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, hal tersebut untuk mengantisipasi sebaran Covid-19 selama bulan Ramadhan.

Pihak sampai saat ini masih berupaya menyusun teknis pelaksanaannya.

"Pola PPKM masih kita jalankan. RT dan RW yang wilayahnya belum kondusif, masjid belum bisa menjalankan tarawih dan segala macam," cetus Heroe, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Plt Gubernur Sulsel Izinkan Shalat Tarawih di Masjid, tapi...

Penentuan zona risiko sendiri masih memakai perhitungan 14 indikator epidemiologi, yang diperbaharui setiap pekannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga terdapat kemungkinan per minggu ada pergeseran status.

Meski demikian, tetap akan diatur untuk pelaksanaan shalat tarawih di wilayah yang bukan masuk zona merah Covid-19.

"Kalaupun tarawih dijalankan harus diatur, jumlah jemaahnya dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas masjid," katanya.

Heroe mengimbau agar masyarakat melaksanakan tarawih di lingkungannya masing-masing.

"Kita masih menunggu petunjuk dari pusat juga. Tapi, kita terus sosialisasikan, kondisi epidemiologi di wilayah sangat menentukan bisa dilaksanakan atau tidaknya salat (jemaah) tarawih di masjid-masjid," tegasnya.

Baca juga: Wali Kota Makassar Imbau Shalat Tarawih Dipisah, Penyintas dan Orang yang Sudah Divaksin di Dalam Masjid

Heroe menambahkan, pihaknya juga akan mengatur perizinan pasar sore Ramadhan seperti di Jogokariyan, atau Kauman.

Menurut dia, jika Pemkot mengeluarkan izin, maka akan diatur jarak para pedagang agar tidak berhimpitan.

"Sudah beberapa yang mengajukan. Sekarang harus berjarak agak lebar. Tidak hanya satu atau dua meter, tapi agak lebar, supaya tidak memunculkan potensi-potensi kerumunan," kata Heroe.

 

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul RT dan RW Zona Merah Covid-19 di Kota Yogya Dilarang Menggelar Salat Tarawih Berjamaah di Masjid

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari SKCK Lusuh, Identitas Mayat Wanita yang Terkubur di Kebun Akhirnya Terungkap

Dari SKCK Lusuh, Identitas Mayat Wanita yang Terkubur di Kebun Akhirnya Terungkap

Yogyakarta
Duduk di Luar Teras, Ini Cerita Penghulu KUA Nikahkan Pengantin Pria Positif Covid-19, Kertas Disemprot 'Hand Sanitizer'

Duduk di Luar Teras, Ini Cerita Penghulu KUA Nikahkan Pengantin Pria Positif Covid-19, Kertas Disemprot "Hand Sanitizer"

Yogyakarta
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas, Meluncur Sejauh 1,5 Km

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas, Meluncur Sejauh 1,5 Km

Yogyakarta
HB X soal Lonjakan Kasus Covid-19 di DIY: Satu-satunya Cara 'Lockdown Totally'

HB X soal Lonjakan Kasus Covid-19 di DIY: Satu-satunya Cara "Lockdown Totally"

Yogyakarta
Pedagang Pecel Lele Mahal Ditemukan, Disanksi Tutup 6 Hari dan Diminta Lakukan Ini

Pedagang Pecel Lele Mahal Ditemukan, Disanksi Tutup 6 Hari dan Diminta Lakukan Ini

Yogyakarta
Viral, Curhat Warga Diminta Uang Parkir Rp 20.000 di Yogyakarta, Ini Ceritanya

Viral, Curhat Warga Diminta Uang Parkir Rp 20.000 di Yogyakarta, Ini Ceritanya

Yogyakarta
Satu Keluarga Dipaksa Sewa Jip ke Petilasan Mbah Maridjan, Wajib Bayar Rp 550.000, Ini Ceritanya

Satu Keluarga Dipaksa Sewa Jip ke Petilasan Mbah Maridjan, Wajib Bayar Rp 550.000, Ini Ceritanya

Yogyakarta
Saat Ikat Korbannya, Perampok Bilang 'Santai Saja Pak, Baca Basmalah, Tak Apa-apa Kok'

Saat Ikat Korbannya, Perampok Bilang "Santai Saja Pak, Baca Basmalah, Tak Apa-apa Kok"

Yogyakarta
Pria Ini Digigit Ular Saat Tidur di Ruang Tamu, Tewas 5 Jam Setelahnya

Pria Ini Digigit Ular Saat Tidur di Ruang Tamu, Tewas 5 Jam Setelahnya

Yogyakarta
Selama Libur Lebaran, Jumlah Wisatawan Malioboro Turun Drastis

Selama Libur Lebaran, Jumlah Wisatawan Malioboro Turun Drastis

Yogyakarta
Sultan HB X Minta Warga DIY Shalat Idul Fitri di Rumah Masing-masing

Sultan HB X Minta Warga DIY Shalat Idul Fitri di Rumah Masing-masing

Yogyakarta
5 Fakta Sosok Nani Pengirim Sate Sianida, Merantau sejak Lulus SMP, Ditangkap di Hari Ulang Tahun

5 Fakta Sosok Nani Pengirim Sate Sianida, Merantau sejak Lulus SMP, Ditangkap di Hari Ulang Tahun

Yogyakarta
22 Jemaah Masjid di Bantul Terkonfirmasi Positif Covid-19

22 Jemaah Masjid di Bantul Terkonfirmasi Positif Covid-19

Yogyakarta
Tragedi Sate Beracun, Salah Sasaran Berujung Tewasnya Anak Pengemudi Ojol

Tragedi Sate Beracun, Salah Sasaran Berujung Tewasnya Anak Pengemudi Ojol

Yogyakarta
Pengirim Sate Beracun Ditangkap, Aksinya Telah Direncanakan, Ini Penjelasan Polisi

Pengirim Sate Beracun Ditangkap, Aksinya Telah Direncanakan, Ini Penjelasan Polisi

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads X