Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pedagang Pasar Terban Keluhkan Pelanggan Menurun Sejak Pindah ke Shelter

Kompas.com - 23/04/2024, 23:58 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pedagang ayam Pasar Terban yang direlokasi ke shelter mengeluhkan penjualan menurun. Para pedagang mendapatkan keluhan dari pelanggan soal jarak shelter yang lebih jauh dari Pasar Terban. 

Pedagang Pasar Terban, Nur Khasanah mengatakan saat dipindah ke shelter ini seperti saat berjualan pertama kali di pasar. 

"Mulai dari awal lagi karena jika dibandingkan dengan saat di Pasar Terban memang jauh berbeda," katanya saat ditemui di shelter Pasar Terban, Selasa (23/4/2024).

Baca juga: Pasar Terban Yogyakarta Direvitalisasi, Pedagang Pindah ke Shelter

Dia menambahkan, sampai sekarang pelanggannya baru 10 persen jika dibanding dengan di Pasar Terban.

"Kadang hanya lima pembeli saja sudah untung," katanya.

Menurutnya, berkurangnya pembeli disebabkan karena jarak yang jauh dari Pasar Terban, hal tersebut membuat pelanggan lama warung Nur Khasanah tidak membeli lagi karena lokasinya yang jauh.

"Mengeluh (pelanggan) terlalu jauh," imbuhnya.

Kondisi berbeda dialami penjual ayam Pasar Terban Rizky. Pedagang yang pindah ke shelter sejak tanggal 19 April 2024 menyebut penjualannya tidak berbeda dibanding dulu. 

"Ini kan baru awal-awal, kalau sekarang transaksi jual beli sudah mulai normal," ujarnya. 

Selain melayani pembeli dari Kota Yogyakarta, dia juga mengirim ayam dagangannya ke Jakarta. Menurut dia penjualan terbanyak adalah mengirim ke Jakarta.

Namun, menurut dia banyak pelanggannya yang mengeluh karena jarak yang lebih jauh daripada di Pasar Terban.

"Ya pertama banyak yang mengeluh pindahnya agak jauh," kata dia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Penodong Perempuan di JJLS Bantul Dibekuk, Motor dan HP Diamankan

Penodong Perempuan di JJLS Bantul Dibekuk, Motor dan HP Diamankan

Yogyakarta
Lagi, DLH Gunungkidul Tutup Lokasi Pembuangan Sampah Ilegal

Lagi, DLH Gunungkidul Tutup Lokasi Pembuangan Sampah Ilegal

Yogyakarta
Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Kulon Progo

Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Kulon Progo

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Cerah Berawan Sepanjang Hari

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Kamis 23 Mei 2024, dan Besok : Siang Berawan

Yogyakarta
Persoalan Sampah Jadi PR Pj Wali Kota Yogyakarta yang Baru

Persoalan Sampah Jadi PR Pj Wali Kota Yogyakarta yang Baru

Yogyakarta
Tanjakan Bibis, Titik Rawan Kecelakaan di Kulon Progo yang Harus Diwaspadai Wisatawan

Tanjakan Bibis, Titik Rawan Kecelakaan di Kulon Progo yang Harus Diwaspadai Wisatawan

Yogyakarta
8 Warga Binaan Lapas Cebongan Sleman Diduga Terlibat Pungli

8 Warga Binaan Lapas Cebongan Sleman Diduga Terlibat Pungli

Yogyakarta
Dugaan Pungli di Lapas Cebongan, Polisi Temukan Buku Rekening Berisi Miliaran Rupiah

Dugaan Pungli di Lapas Cebongan, Polisi Temukan Buku Rekening Berisi Miliaran Rupiah

Yogyakarta
Alami Gangguan Pengereman, KA Fajar Utama Yogyakarta Telat 2 Jam

Alami Gangguan Pengereman, KA Fajar Utama Yogyakarta Telat 2 Jam

Yogyakarta
Jadwal PPDB SMA/SMK di Yogyakarta 2024

Jadwal PPDB SMA/SMK di Yogyakarta 2024

Yogyakarta
Lantik Dua Pj Kepala Daerah, Sultan Singgung Masalah Sampah dan Bandara YIA

Lantik Dua Pj Kepala Daerah, Sultan Singgung Masalah Sampah dan Bandara YIA

Yogyakarta
Mahfud MD Sebut Demokrasi Indonesia Mirip seperti Saat Nazisme dan Fasisme Lahir

Mahfud MD Sebut Demokrasi Indonesia Mirip seperti Saat Nazisme dan Fasisme Lahir

Yogyakarta
Kustini Terima Rekomendasi sebagai Bakal Calon Bupati Sleman dari DPP PAN

Kustini Terima Rekomendasi sebagai Bakal Calon Bupati Sleman dari DPP PAN

Yogyakarta
Dihantam Gelombang, Perahu Nelayan Gunungkidul Karam

Dihantam Gelombang, Perahu Nelayan Gunungkidul Karam

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com