NEWS
Salin Artikel

Cerita Butet Warungnya Dikunjungi Mark Zuckerberg 8 Tahun Silam

Berdasarkan data CCTV yang tertera, diketahui Zuckerberg makan di Warung Bu Ageng pada 12 Oktober 2014 silam.

"KUNJUNGAN MARK. Malam ini ngobrol dengan sejumlah teman di warung bu ageng. Mendadak muncul cerita, bos FaceBook Mark Zuckerberg suatu kali pernah makan di warung ini. Saat itu nggak ada yang memotret. Ada pengunjung lain yang tahu dan memotret, langsung dicegah bodyguard-nya. Kami hanya punya rekaman gambar dari CCTV aja.

Lalu saya mencari foto saat kunjungan itu. Mengejutkan. Ternyata dia mengganyang menu2 warung bu ageng - nasi campur suwiran dan es teh-persis hari ini, delapan tahun lalu, seperti tertera di kamera CCTV: 12 Oktober 2014.

Kok bisa pas ya? Agaknya, semesta memang sedang mengingatkan. Jangan2 ini akibat wirid visual. Mbuh!!! Uasuwoook," tulis Butet pada akun instagramnya Rabu (12/10/2022).

Pada saat itu Mark berkunjung ke Candi Borobudur, kampung digital, dan warung makan Bu Ageng.

"Pernah. Jadi tahu. 2014 saat si Mark datang ke Indonesia. Itu kan datang ke Borobudur terus dia berkunjung ke Jogja tahu-tahu di Jogja itu jadwalnya itu cuma 2. Dia di kampung digital dan makan di warung saya itu," katanya saat dihubungi, Kamis (13/10/2022).

Lanjut Butet, pada saat itu dia sedang berada di luar kota dan dia tidak mengetahui secara pasti saat kedatangan bos Meta tersebut.

"Saya sedang mendarat dari bandara saya makan terus tiga hari kemudian saya diberitahu sama tamu yang saat itu sedang makan juga di situ dia bilang mark makan di warung," ujar dia.

Pelanggannya sempat bercerita ke Butet pada saat itu sempat memotret Mark, tetapi tak lama kemudian pelanggan didatangi oleh bodyguard Mark dan diminta untuk menghapus foto hasil jepretannya.

"Dia motret tapi waktu dia motret cuma 1 jepretan dia didatangi sama bodyguardnya itu enggak boleh. Enggak boleh memotret," ucap Butet.

Butet lalu mengecek pada rekaman CCTV warungnya, dari rekaman CCTV diketahui yang pertama kali masuk ke warungnya adalah para bodyguard Mark.

Para pengawal memeriksa tempat, memeriksa toilet, dan memeriksa keadaan warung secara keseluruhan. Setelah pengecekan baru Mark Zuckerberg beserta rombongan datang dan duduk seperti turis-turis lainnya.

"Konon yang petama masuk saya lihat CCTV itu awal itu bodyguard-bodyguardnya. Memeriksa tempat, memeriisa di mana toilet. Memeriksa semuanya lah. Lalu beberapa saat kemudian baru si mark 3 atau 4 otang itu datang. Duduk seperti tamu-tamu turis biasa itu," beber Butet.

Saat itu Mark memesan berbagai macam menu makanan Bu Ageng, seperti nasi campur ayam suwir, es teh, paru ketumbar, dan sayur lodeh.

"Kalau yang diinget itu nasi campur ayam suwiran, es teh, lalu beberapa yang lain ada paru ketumbar ada sayur lodeh gitu. Tapi yang makan kawan-kawannya. Kalau si Mark makannya nasi campur ayam suwiran itu," tuturnya.

Butet merasa heran karena walaupun sudah diagendakan dia tidak mengetahui siapa yang menjadi tuan rumah saat Mark Berkunjung.

"Mereka mestinya mengadendakan, mereka tapi saya nggak tahu. Nggak tahu tuan rumah di Jogja siapa nggak tahu. Tahu-tahu dari Borobudur ke kampung digital makan di tempat saya terus balik Jakarta paginya sama pak Jokowi di Tanah Abang itu," ucap dia.

Sama seperti dirinya pekerja di Warung Ageng juga tidak ada yang mengetahui kalau yang datang adalah Mark Zuckerberg. Para karyawan hanya mengetahui pada Oktober banyak wisatawan asing yang berkunjung ke Yogyakarta.

"Enggak ada yang tahu. Tahunya kan bulan Oktober musim bule-bule pada di Jogja. Itu kan kawasan wisata biasa bule masuk ke warung bule-bule backparkeran itu kan," ujarnya.

Butet juga tidak mengetahui siapa yang memberikan referensi kepada Mark untuk makan di Warung Bu Ageng, dan dokumentasi yang ada hanya dari CCTV warungnya.

"Nggak tahu. Iya dokumnetasi hanya CCTV aja," imbuh dia.

Menurut Butet saat itu Mark menikmati makanan yang dihidangkan kepada Mark. Namun ada yang menarik menurut Butet. Setelah kunjungan Mark banyak pengunjung yang memesan tempat duduk Mark di Warung Bu Ageng.

"Dia enjoy, yang menarik pada waktu itu kan nggak pernah saya posting itu tamu warung Bu Ageng seluruh indonesia, kalau datang ke warung Bu Ageng minta duduk di kursi yang diduduki mark. Selalu minta pesan ordernya sama order mark, di meja nomor 3. Di pinggir dekat dinding," kata dia.

Foto itu ia unggah kembali ke akun instagram miliknya karena pada Rabu (12/10/2022) malam ia bertemu dengan rekannya dan bercerita kunjungan Mark kepada rekannya. Namun, rekannya tidak mempercayainya untuk sebagai bukti Butet lalu membuka file-file miliknya.

"Di Warung Bu Ageng sama kawan-kawan ngobrol ada yang nanya warung saya kan. Itu juga tahun 2011 berdiri. Saya ngomong Mark itu pernah ke sini, soalnya mereka nggak percaya terus saya carikan itu. Kok saya lihat kok pas hari itu tadi malam kan tanggal 12. Kok bisa pas gitu. Makanya heran juga kok harinya pas," ujar Butet.

https://yogyakarta.kompas.com/read/2022/10/13/130143378/cerita-butet-warungnya-dikunjungi-mark-zuckerberg-8-tahun-silam

Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Tingkat Inflasi Sulsel di Bawah Nasional, Pengamat Ekonomi: Bravo Pemprov Sulsel

Regional
Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Hadiri Milad Ke-111 Muhammadiyah, Gubernur Riau: Bersama Kita Hadapi Tantangan

Regional
Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Regional
Pelopor Smart City, Aplikasi Milik Pemkot Tangerang Telah Direplikasi 47 Daerah di Indonesia

Pelopor Smart City, Aplikasi Milik Pemkot Tangerang Telah Direplikasi 47 Daerah di Indonesia

Regional
Turunkan Stunting di Jembrana, Bupati Tamba Fokus Bantu 147 Keluarga Kurang Mampu

Turunkan Stunting di Jembrana, Bupati Tamba Fokus Bantu 147 Keluarga Kurang Mampu

Regional
Implementasi Program BAAS, Bupati Tamba Bagikan Bahan Makanan Sehat untuk Anak Stunting

Implementasi Program BAAS, Bupati Tamba Bagikan Bahan Makanan Sehat untuk Anak Stunting

Regional
Fokus Pembangunan Kalteng pada 2024, dari Infrastruktur, Pendidikan, hingga Perekonomian

Fokus Pembangunan Kalteng pada 2024, dari Infrastruktur, Pendidikan, hingga Perekonomian

Regional
Sekdaprov Kalteng Paparkan Berbagai Inovasi dan Strategi KIP Kalteng, dari Portal PPID hingga Satu Data

Sekdaprov Kalteng Paparkan Berbagai Inovasi dan Strategi KIP Kalteng, dari Portal PPID hingga Satu Data

Regional
Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Target Produksi hingga 180.000 Ton Per Tahun

Pabrik Biomassa Segera Berdiri di Blora, Target Produksi hingga 180.000 Ton Per Tahun

Regional
Atasi Banjir di Kaligawe dan Muktiharjo Kidul, Mbak Ita Optimalkan Koordinasi Lintas Sektor

Atasi Banjir di Kaligawe dan Muktiharjo Kidul, Mbak Ita Optimalkan Koordinasi Lintas Sektor

Regional
Komitmen Jaga Kelestarian Satwa Burung, Mas Dhito: Kami Terbuka dengan Masukan dari Masyarakat

Komitmen Jaga Kelestarian Satwa Burung, Mas Dhito: Kami Terbuka dengan Masukan dari Masyarakat

Regional
Soal Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono, Pemkab Kediri: Tinggal 2 Persen

Soal Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono, Pemkab Kediri: Tinggal 2 Persen

Regional
Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Turunkan Angka Stunting di Sumut, Pj Gubernur Hassanudin Lakukan 2 Langkah Ini

Regional
Hadiri Pelantikan Ketua KONI Kalteng, Gubernur Sugianto Harap Prestasi PON Meningkat

Hadiri Pelantikan Ketua KONI Kalteng, Gubernur Sugianto Harap Prestasi PON Meningkat

Regional
Matangkan Pengadaan Lahan Tol Serpong-Balaraja, DPRKP Banten Gelar Konsultasi Publik

Matangkan Pengadaan Lahan Tol Serpong-Balaraja, DPRKP Banten Gelar Konsultasi Publik

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke