NEWS
Salin Artikel

KPU dan Pemerintah DIY Tandatangani Nota Kesepahaman Pemilu Pastikan Pelajar Tidak Kehilangan Hak Suara

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan kerja sama penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Diharapkan setelah penandatanganan nota kesepahaman ini pemilihan umum (Pemilu) 2024 daftar pemilih dapat diidentifikasi.

"KPU ini otoritas atau wewenangnya mengurusi daftar pemilu namun demikian daftar pemilu itu kan adalah basisnya adalah domisili yuridis berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK)," kata Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Jumat (19/8/2022).

Hasyim menambahkan, di Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pelajar ini menjadi penting identifikasi daftar pemilih, mengingat pelajar yang datang ke Yogyakarta dari berbagai daerah.

"Sehingga dengan begitu kerja sama antara KPU dan Pemda DIY menjadi sesuatu yang penting khususnya di Yogya yang dikenal kota pelajar banyak kampus besar, anak-anak dari seluruh nusantara sekolah di Yogya," ucapnya.

Ia menjelaskan, pada Pemilu 2024 yang rencananya digelar pada 14 Februari 2024 dibutuhkan identifikasi.

Pada tanggal itu para pelajar sedang berada di Yogyakarta atau pulang ke kampung halamannya. Sehingga para pelajar tidak kehilangan hak suaranya.

"Pada hari H perlu diidentifikasi kira-kira hari Rabu 14 Februari 2024 ada di mana. Kalau ada di Yogya mau tidak mau harus dilayani di Yogya ini kan penting diidentifikasi," jelas dia.

Selain itu, lanjut Hasyim, dalam penandatanganan nota kesepahaman ini pihaknya juga meminta dukungan kepada Pemerintah DIY terutama pada lingkup kecanatan dan kelurahan.

Mengingat pembentukan badan ad hoc, panitia pemilihan dibutuhkan andil dari tingkat kecamatan hingga desa.

"Nah dalam kesepahaman seperti ini jadi suatu yang penting karena dukungan dari Pemda," kata dia.

Sementara itu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menambahkan, Pemerintah DIY sendiri sudah memiliki pengalaman menggelar Pemilu yang digelar 5 tahunan.

Walaupun sudah berpengalaman Sultan menyoroti terkait jadwal Pemilu 2024, menurut Sultan, jadwal Pemilu perlu dipastikan terlebih dahulu.

Hal itu bertujuan untuk memastikan para pelajar di DI Yogyakarta sedang berada di Yogyakarta atau pulang ke asalnya.

"Kalau bulan April mungkin libur semester berarti orang ini di Yogya atau pulang tapi kalau pulang dia terdaftar apa enggak. Nanti kalau di sini juga tidak terdaftar nanti kan juga bermasalah karena pelajar mahasiswa ini dan sekolah di sini tidak otomatis berpindah kartu penduduknya," ujar dia.

Ia berharap dengan dipastikannya jadwal oleh KPU RI pelajar tetap dapat menggunakan hak pilihnya.

"Harapan saya anak-anak muda bisa menggunakan hak pilihnya," jelas Sultan.

https://yogyakarta.kompas.com/read/2022/08/19/221841378/kpu-dan-pemerintah-diy-tandatangani-nota-kesepahaman-pemilu-pastikan

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.