Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Golkar Kerucutkan 3 Nama Bacawalkot Yogyakarta, Ada Mantan Pj Singgih Raharjo

Kompas.com - 30/05/2024, 09:32 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta mulai mengerucutkan nama bakal calon Wali Kota Yogyakarta dari 5 pendaftar menjadi 3 nama.

Ketiga nama tersebut yakni Wakil Wali Kota Yogyakarta periode 2017-2022 Heroe Poerwadi, Anggota DPD RI M. Afnan Hadikusumo, dan eks Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Yogyakarta, Agus Mulyono mengatakan ada dua nama yang mundur dalam penjaringan yang dilakukan oleh Partai Golkar beberapa waktu lalu. Kedua nama tersebut yakni pengusaha bernama Aryanto dan dirinya sendiri.

Baca juga: Bisa Usung Calon Sendiri pada Pilkada Yogyakarta, PDI-P Pilih Koalisi dengan Parpol Lain

"Saya mau fokus mengembangkan Golkar di Kota Yogyakarta saja. Selain memang fokus di kampus (dosen)," ujarnya Kamis (30/5/2024).

Agus menjelaskan tahapan berikutnya adalah survei internal terhadap tiga kandidat tersebut. Survei ini nantinya dilakukan dua hingga tiga tahapan.

Setelah survei yang dilakukan internal partai selesai, pimpinan pusat bakal mengeluarkan rekomendasi Bakal Calon Wali Kota Yogyakarta yang akan diusung pada Pilkada Kota Yogyakarta 2024.

"Yang melakukan survei DPP. Nanti akan ada dua atau tiga kali survei. Sekarang baru yang pertama. Jadi, kami menunggu itu," ungkapnya.

"Petanya seperti apa kami masih menunggu presentasi dari surveyor," imbuh dia.

Selain akan menggelar survei, pihaknya juga terus melakukan komunikasi politik dengan partai-partai lain di Kota Yogyakarta untuk koalisi di Pilkada 2024.

Koalisi dibutuhkan, mengingat Golkar hanya mendapatkan lima kursi legislatif. Sedangkan syarat pengusungan calon minimal partai politik mendapatkan 8 kursi DPRD Kota Yogyakarta.

"Pilkada Kota Yogya, kan, harus delapan kursi untuk bisa mengusung (paslon). Sehingga, kita masih perlu penjajakan koalisi dengan partai lain tentunya," tutup dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pj Gubernur Jateng Minta Masyarakat Berhenti Sebut Sukolilo 'Kampung Bandit'

Pj Gubernur Jateng Minta Masyarakat Berhenti Sebut Sukolilo "Kampung Bandit"

Yogyakarta
Puluhan Wisatawan di Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Puluhan Wisatawan di Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Yogyakarta
Diduga Telilit Utang, 1 Warga Magelang Gantung Diri di Teras Rumah

Diduga Telilit Utang, 1 Warga Magelang Gantung Diri di Teras Rumah

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Prakiraan Cuaca Solo Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Berawan

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Yogyakarta Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang Ini Cerah Berawan

Yogyakarta
Sisa Makanan Jadi Sampah Terbanyak di Yogyakarta

Sisa Makanan Jadi Sampah Terbanyak di Yogyakarta

Yogyakarta
Lansia Penyadap Nira di Kulon Progo Tewas akibat Jatuh dari Pohon Kelapa

Lansia Penyadap Nira di Kulon Progo Tewas akibat Jatuh dari Pohon Kelapa

Yogyakarta
Depo Sampah di Mandala Krida Penuh, Pedagang Keluhkan Omzet Anjlok dan Ganggu Kesehatan

Depo Sampah di Mandala Krida Penuh, Pedagang Keluhkan Omzet Anjlok dan Ganggu Kesehatan

Yogyakarta
Truk Tangki Terguling di Tanjakan, Jalan Raya Kulon Progo Banjir Minyak Jelantah

Truk Tangki Terguling di Tanjakan, Jalan Raya Kulon Progo Banjir Minyak Jelantah

Yogyakarta
Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya Bantul Yogyakarta

Mahasiswa Asal Papua Ditemukan Meninggal di Kamar Kosnya Bantul Yogyakarta

Yogyakarta
Api Lahap Tanah Kas Desa dan Lahan Warga di Kulon Progo, Penyebab Belum Diketahui

Api Lahap Tanah Kas Desa dan Lahan Warga di Kulon Progo, Penyebab Belum Diketahui

Yogyakarta
Uang Sumbangan Salah Satu MAN di Yogya Dinilai Terlalu Besar, Orangtua Siswa Mengadu ke Ombudsman

Uang Sumbangan Salah Satu MAN di Yogya Dinilai Terlalu Besar, Orangtua Siswa Mengadu ke Ombudsman

Yogyakarta
Musim Kemarau, BPBD Ungkap Daerah Rawan Kekeringan dan Kebakaran Hutan di Yogyakarta

Musim Kemarau, BPBD Ungkap Daerah Rawan Kekeringan dan Kebakaran Hutan di Yogyakarta

Yogyakarta
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY, Daerah Mana Saja?

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan di DIY, Daerah Mana Saja?

Yogyakarta
Ledakan di Bantul, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi tapi Pemilik Petasan Masih Misteri

Ledakan di Bantul, Polisi Sudah Periksa 10 Saksi tapi Pemilik Petasan Masih Misteri

Yogyakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com