Sebabkan 1 Orang Meninggal, 4 Mahasiswa Pembuat dan Penjual Miras Oplosan Jadi Tersangka

Kompas.com - 25/11/2022, 11:28 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Empat orang ditetapkan sebagao tersangka dalam kasus miras oplosan yang menyebabkan satu orang di Sleman meninggal dunia. Empat orang tersangka ini semuanya berstatus sebagai mahasiswa.

"Kami mengamankan empat orang, yang sekarang sudah kami tetapkan sebagai tersangka," ujar Kapolresta Sleman AKBP Achmad Imam Rifai dalam jumpa pers, Jumat (25/11/2022).

Empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni JAS (21) warga Magelang, Jawa Tengah, YDP (21) warga Petamburan, Jakarta Barat, NPW (21) warga Tegalrejo, Kota Yogyakarta dan IF (21) warga Mlati, Kabupaten Sleman. Mereka ditahan di Mapolresta Sleman.

"Iya, mereka kita dapatkan infomasi adalah mahasiswa," tegasnya.

Baca juga: Satu Orang di Sleman Tewas Setelah Konsumsi Miras Oplosan

Para pelaku ini diketahui mengoplos minuman keras, kemudian menjualnya. Mereka menawarkan dengan cara mengirimkan gambar iklan produk miras oplosan melalui WhatsApp (WA).

Empat tersangka ini, lanjut Imam Rifai, mempunyai peran masing-masing. Ada yang bertugas mengoplos, dan ada juga yang menawarkan atau memasarkan.

"Motifnya para tersangka ini untuk mencari keuntungan. Berjualan miras oplosan ini untuk mendapatkan materi," tuturnya.

Sementara itu salah satu tersangka berinisial JAS mengaku baru satu bulan ini membuat dan menjual miras oplosan.

"Baru sebulan, ya untuk mencari keuntungan saja, satu botol dijual Rp 25 ribu. Kami sebelumnya sudah meriset dulu bahan-bahan ini, tapi ya karena kesalahan kelalaian kami, menyebabkan kematian," ungkapnya.

Dari tangan para tersangka, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu gelas ukur, satu jeriken berisi cairan etanol foodgrade dan 60 botol 350 ml berisi miras oplosan hasil produksi yang berlum terjual.

Akibat perbuatanya, para tersangka dijerat Pasal 204 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana 20 tahun penjara.Kemudian pasal 146 ayat 2 huruf b UU RI Nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman pidana 10 tahun penjara. Lalu, pasal 62 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman pidana 5 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu orang di Sleman berinisial MF (24) meninggal dunia setelah minum minuman keras oplosan. Dari hasil penyelidikan polisi berhasil menangkap empat orang yang diduga membuat miras oplosan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jip Wisata dari Bantul Masuk Jurang di Gunungkidul, 1 Penumpang Tewas

Jip Wisata dari Bantul Masuk Jurang di Gunungkidul, 1 Penumpang Tewas

Yogyakarta
Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Warga Pasang Spanduk 'Ndherek Mangayubagyo' dan Selamat Datang Jokowi di Yogyakarta

Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Warga Pasang Spanduk "Ndherek Mangayubagyo" dan Selamat Datang Jokowi di Yogyakarta

Yogyakarta
H-6 Jelang Pernikahan, Erina Sebut Kaesang Pangarep Sudah Latihan Ijab Kabul Sejak 6 Bulan Lalu

H-6 Jelang Pernikahan, Erina Sebut Kaesang Pangarep Sudah Latihan Ijab Kabul Sejak 6 Bulan Lalu

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 4 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Tangkap Komplotan Pencuri Kabel, Pelaku Tentukan Sasaran Lewat Google Maps

Tangkap Komplotan Pencuri Kabel, Pelaku Tentukan Sasaran Lewat Google Maps

Yogyakarta
Ibunda Erina Gudono Ungkap Kondisi Putrinya Jelang Pernikahan dengan Kaesang

Ibunda Erina Gudono Ungkap Kondisi Putrinya Jelang Pernikahan dengan Kaesang

Yogyakarta
Luhut ke Rumah Calon Besan Jokowi, Pakdhe Erina Gudono: Cuma Mengecek Saja

Luhut ke Rumah Calon Besan Jokowi, Pakdhe Erina Gudono: Cuma Mengecek Saja

Yogyakarta
Ada 5 Busana yang Disiapkan untuk Kakak Pertama Erina Gudono, Semua Rancangan Desainer

Ada 5 Busana yang Disiapkan untuk Kakak Pertama Erina Gudono, Semua Rancangan Desainer

Yogyakarta
Jadi Wali Nikah Adiknya dengan Kaesang Pangarep, Kakak Pertama Erina Gudono Persiapkan Ini

Jadi Wali Nikah Adiknya dengan Kaesang Pangarep, Kakak Pertama Erina Gudono Persiapkan Ini

Yogyakarta
Siaran TV Analog di DI Yogyakarta Dimatikan, Warga yang Kehabisan STB Pilih Puasa Nonton TV

Siaran TV Analog di DI Yogyakarta Dimatikan, Warga yang Kehabisan STB Pilih Puasa Nonton TV

Yogyakarta
Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Yogyakarta Hari Ini, 3 Desember 2022: Pagi Berawan, Siang Hujan Ringan

Yogyakarta
Jalan Prambanan-Wonosari Ditargetkan Selesai Tahun 2024, Sultan Sebut Terhubung dengan Tol Yogyakarta-Solo

Jalan Prambanan-Wonosari Ditargetkan Selesai Tahun 2024, Sultan Sebut Terhubung dengan Tol Yogyakarta-Solo

Yogyakarta
Populasi Rentan HIV/AIDS Tambah 500 Persen, KPA Kulon Progo: Paling Banyak di Pekerja Seks dan Laki-laki Suka Laki-laki

Populasi Rentan HIV/AIDS Tambah 500 Persen, KPA Kulon Progo: Paling Banyak di Pekerja Seks dan Laki-laki Suka Laki-laki

Yogyakarta
Terjerat Utang, Bapak dan Anak Kompak Curi Helm hingga 6 Buah Setiap Beraksi

Terjerat Utang, Bapak dan Anak Kompak Curi Helm hingga 6 Buah Setiap Beraksi

Yogyakarta
Aniaya Warga Yogyakarta dan Coba Tarik Kendaraannya, Debt Collector Ditangkap Polisi

Aniaya Warga Yogyakarta dan Coba Tarik Kendaraannya, Debt Collector Ditangkap Polisi

Yogyakarta
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.